• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Aksi protes Perjanjian New York juga diadang di Manokwari

August 16, 2024
in Polhukam, Domberai
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Adlu Raharusun - Editor: Aries Munandar
Aksi

Aksi massa memprotes Perjanjian New York 1962 diadang polisi di kawasan Asrama Mansinam, Manokwari, Kamis (15/8/2024). - dok KNPB Mnukwar

0
SHARES
19
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Manokwari, Jubi – Polisi mengadang sejumlah aktivis yang menggelar aksi protes terhadap Perjanjian New York 1962, di Manokwari, Kamis (15/8/2024). Pengadangan terjadi di depan Asrama Mansinam, Kelurahan Amban.

Para aktivis dari berbagai organisasi pergerakan Rakyat Papua tersebut merencanakan aksi mereka berpusat di kawasan Makalo. Mereka telah menetapkan sejumlah lokasi sebagai titik kumpul sebelum bergerak bersama ke Makalo.

Erick Aleknoe, aktivis Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Mnukwar mengatakan polisi sempat mendatangi lokasi titik kumpul mereka di depan Kantor Kelurahan Amban. Namun, peserta aksi tetap bergerak dengan dua baris iringan menuju Makalo.

“Polisi kemudian mengadang kami di Bukit Doa, di depan Asrama Mansinam. Negosiator lapangan telah memberi bukti pemberitahuan [rencana aksi], tetapi polisi tetap menahan, dan mengadang massa aksi,” kata Aleknoe.

Polisi melintangkan sejumlah kendaraan operasional mereka di tengah jalan untuk mengadang massa aksi. Negosiator dari massa aksi telah meminta polisi membuka blokade tersebut, tetapi tidak digubris.

“Negosiator sampai menawarkan polisi mengantar massa ke lokasi [Makalo], tetapi juga ditolak mereka. Begitu pun ketika negosiator menawarkan massa aksi menggunakan kendaraan masing-masing menuju Makalo, tetap tidak diizinkan,” kata Aleknoe.

Karena tertahan di depan Asrama Mansinam, massa aksi pun menggelar orasi di lokasi tersebut. Tidak lama setelah itu, kondisinya memanas karena polisi tidak kunjung mengizinkan massa melanjutkan perjalanan mereka.

BERITATERKAIT

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

Perdana Menteri membela kunjungan Presiden Fiji ke PBB

KNPB khawatir pendataan pengungsi oleh pemerintah untuk kepentingan politik

BEM Uncen: Kami punya bukti polisi menembak saat demonstrasi berujung ricuh

Menurut Aleknoe, sempat terjadi aksi saling dorong antara massa aksi dengan polisi. Massa juga menolak sebuah mobil polisi yang mencoba masuk ke Asrama Mansinam.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Karena polisi terus memblokade aksi, kami pun [kembali] berorasi, bermusik, dan berpuisi di lokasi pengadangan. Setelah itu, dilanjutkan pembacaan pernyataan sikap,” kata Aleknoe.

Polkam Aksi KNPB Manokwari KNPB 1
Massa berorasi di depan Asrama Mansinam, Manokwari, Kamis (15/8/2024). Aksi mereka tertahan di lokasi tersebut karena diadang polisi. – dok. KNPB Mnukwar

Depopulasi dan eksploitasi

Perjanjian New York berlangsung antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Belanda pada 15 Agustus 1962. Perjanjian mengenai pengalihan kekuasaan di Tanah Papua, dari Belanda kepada Indonesia itu tanpa melibatkan Orang Asli Papua (OAP).

“Hari ini, Bangsa Papua memperingati 62 tahun penjajahan oleh kolonial Indonesia. Sementara itu, Indonesia [akan] merayakan kemerdekaan mereka, dan mengklaim sebagai negara antikolonial,” kata Ketua KNPB Mnukwar Alexander Nekenem, saat membacakan pernyataan sikap.

Nekedem melanjutkan depopulasi terhadap OAP masih terus berlangsung hingga sekarang. Menurut data Badan Pusat Statistik, jumlah OAP saat ini hanya sekitar 2,9 juta dari 5,4 juta penduduk di Tanah Papua.

“Jumlah warga Non-Papua jauh lebih besar, dengan laju pertumbuhan 6,39 persen setahun. Kemiskinan dan tingkat harapan hidup yang rendah juga menempatkan Tanah Papua selalu berada pada urutan pertama dalam indikator-indikator negatif di Indonesia,” kata Nekedem.

Kondisi Rakyat Papua tersebut makin diperburuk oleh perusakan alam. Nakedem menyebut ada sekitar 793 ribu dari 34,3 juta hektare hutan primer habis dibabat di Tanah Papua pada 2021–2022.

“Operasi militer Indonesia juga menyebabkan sekitar 77 ribu warga mengungsi dan hidup dalam ketidakpastian [di Tanah Papua]. Solusi damai dan jeda kemanusiaan yang diusulkan Dewan Gereja Papua bersama United Liberation Movement for West Papua ditolak Jakarta. Mereka lebih memilih operasi berdarah [dalam menyelesaikan persoalan],” kata koordinator aksi protes terhadap Perjanjian New York, tersebut.

Karena itu, KNPB Mnukwar mendesak Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) segera meninjau kembali Perjanjian New York 1962 dan hasil Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) 1969. Mereka juga menuntut PBB menggelar referendum yang benar-benar demokratis bagi Bangsa Papua.

“Kepada Melanesian Spearhead Group [Kelompok Negara Melanesia] dan Pacific Islands Forum [Forum Negara Pasifik], kami mohon memperkuat solidaritas dalam mendukung perjuangan Bangsa Papua. Kami juga minta hentikan kompromi dengan Indonesia dan menggalang dukungan dari dunia internasional,” kata Nakedem.

KNPB Mnukwar pun mendesak Pemerintah Indonesia menghormati hak-hak Bangsa Papua untuk menentukan masa depan sendiri. Mereka juga menolak kehadiran militer Indonesia karena dinilai telah menindas OAP.

“Kami menolak pandangan rasis yang menganggap Papua sebagai bangsa primitif dan terbelakang. Pandangan ini merupakan diskriminasi yang menindas hak kebangsaan dan kedaulatan Bangsa Papua,” kata Nakedem. (*)

Tags: aksi protesKNPBMnukwarPBBPerjanjian New YorkReferendum
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

September 19, 2026
Presiden Fiji

Perdana Menteri membela kunjungan Presiden Fiji ke PBB

August 30, 2026

KNPB khawatir pendataan pengungsi oleh pemerintah untuk kepentingan politik

August 24, 2026

BEM Uncen: Kami punya bukti polisi menembak saat demonstrasi berujung ricuh

August 22, 2026

KNPB: Dugaan penembakan warga Maybrat mungkin berkaitan dengan SDA

August 19, 2026

Aksi KNPB di Makassar diwarnai kericuhan

August 15, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Malind Indigenous landowners lose legal challenge over 135km road project
22 September 2026
Malind Indigenous landowners lose legal challenge over 135km road project

Jayapura, Jubi – The Jayapura Administrative Court (PTUN Jayapura) has rejected a legal challenge brought by Malind Indigenous representatives against [...]

Yobe residents protest alleged diversion of subsidised rice
22 September 2026
Yobe residents protest alleged diversion of subsidised rice

Jayapura, Jubi – Dozens of residents of Yobe urban village in Abepura district, Jayapura city, Papua, gathered at the local [...]

Broken classrooms and missing furniture expose education challenges in Jayapura
21 September 2026
Broken classrooms and missing furniture expose education challenges in Jayapura

Sentani, Jubi – Conditions at many schools in Jayapura Regency, Papua, are concerning. Some schools no longer have adequate desks, [...]

Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project
19 September 2026
Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project

Jayapura, Jubi – The Boven Digoel Customary Community Institution (LMA) in South Papua has declared its support for the Awyu [...]

Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence
19 September 2026
Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence

Jayapura, Jubi – Pembina Papua State Special School (SLB Negeri Pembina Papua) is expanding vocational education for students with disabilities [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah perkuat tata kelola dana hibah

September 22, 2026
Tanah Papua

Tanah Papua tak butuh kegaduhan, namun kerja nyata

September 22, 2026
Aktivis perempuan dari Vanuatu

Aktivis perempuan Vanuatu raih penghargaan keberagaman dan inklusi global

September 22, 2026
Fiji

Pemimpin Fiji serukan pengawasan terhadap perjanjian keamanan Fiji-Australia

September 22, 2026
Bougainville

Percayalah pada prosesnya, Bougainville akhirnya bisa merdeka dari PNG

September 22, 2026
Pemetaan wilayah adat

Pemetaan wilayah adat Suku Nasawat dibahas lewat lokakarya

September 22, 2026
Wagub Geley pembangunan gedung

Wagub Geley: Pembangunan sejumlah gedung mesti rampung akhir Desember 2026

September 22, 2026
Bougainville

Percayalah pada prosesnya, Bougainville akhirnya bisa merdeka dari PNG

September 22, 2026
Pemetaan wilayah adat

Pemetaan wilayah adat Suku Nasawat dibahas lewat lokakarya

September 22, 2026
Rektor Uncen

Syowi kasumasa, Rektor Uncen Prof. Dr. Oscar Oswald Oktovianus Wambrauw

September 21, 2026
Wagub Geley pembangunan gedung

Wagub Geley: Pembangunan sejumlah gedung mesti rampung akhir Desember 2026

September 22, 2026
Kera ekor panjang di Jayapura

Tentara Jepang dan jejak kera ekor panjang di Jayapura

September 21, 2026
Fiji dan Israel

1.500 warga Fiji dapat bekerja di Israel berdasarkan perjanjian

September 20, 2026
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

September 19, 2026
Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah perkuat tata kelola dana hibah

0
Tanah Papua

Tanah Papua tak butuh kegaduhan, namun kerja nyata

0
Aktivis perempuan dari Vanuatu

Aktivis perempuan Vanuatu raih penghargaan keberagaman dan inklusi global

0
Fiji

Pemimpin Fiji serukan pengawasan terhadap perjanjian keamanan Fiji-Australia

0
Bougainville

Percayalah pada prosesnya, Bougainville akhirnya bisa merdeka dari PNG

0
Pemetaan wilayah adat

Pemetaan wilayah adat Suku Nasawat dibahas lewat lokakarya

0
Wagub Geley pembangunan gedung

Wagub Geley: Pembangunan sejumlah gedung mesti rampung akhir Desember 2026

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara