Jayapura, Jubi – Sekolah Tinggi Teologi atau STT Baptis di tanah Papua dan Sekolah Tinggi Teologi Baptis Indonesia atau STBI Semarang melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) atau kesepakatan bersama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Tanah Papua.
Ketua STT Baptis Papua, Pdt Dr. Umas Tabuni, M.Th mengatakan perjanjian kerja sama itu dilakukan karena minimnya tenaga doktor di lembaganya.
Selain itu, penandatangan MoU yang dilakukan di Semarang, Jawa Tengah pada 31 Juli 2025 itu, merupakan upaya untuk meningkatkan SDM di Tanah Papua.
“Karena Dosen tetap di STT Baptis Papua [hanya] 14 orang, dari jumlah tersebut dosen yang memiliki gelar S-3 (doktor) hanya tiga orang, dan yang lainnya dosen S-2,” ujar Tabuni di Kota Jayapura, Papua, Senin (4/8/2025).
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Menurutnya, dengan perjanjian kerjasama itu para dosen STT Baptis Papua dan kader gereja Baptis Papua dapat melanjutkan program S-3 mereka di STBI Semarang berdasarkan indeks prestasi kumulatif atau IPK.
“Tempat proses belajar mengajar dipusatkan di kampus STT Baptis Papua. Untuk melanjutkan program doktor S-3 bukan khusus dosen dari kampus STT Baptis Papua, tetapi berlaku terbuka untuk umum, dari didominasi baptis. Pembiayaan mengacu sesuai peraturan kampus STBI Semarang,” ujarnya.
Katanya, pendaftaran untuk program doktor mulai dari Agustus 2025. Program ini berlaku hingga 2029, atau selama kepemimpinannya sebagai Ketua STT Baptis Papua. (*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua


















Discussion about this post