Jayapura, Jubi – Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki Nawipa S.H dan Wakil Gubernur Deinas Geley S.Sos secara resmi menutup kompetisi Liga 4 Papua Tengah di Timika, Kabupaten Mimia, Papua Tengah, Selasa (17/3/2026).
Momentum penutupan ini menjadi puncak dari persaingan sengit antar-kabupaten yang berakhir dengan kemenangan bagi tim Persipani. Laga grand final yang mempertemukan Puncak Cartensz melawan Persipani.
Persipani akhirnya mengukuhkan diri sebagai juara Liga 4 Papua Tengah setelah menundukkan Puncak Cartensz dengan skor 2-0.
Pada pagi hari di tempat yang sama, Persido Dogiyai sukses mengamankan posisi juara ketiga setelah memenangkan laga ketat melawan tuan rumah Persemi Mimika dengan skor akhir 2-1.
Gubernur Meki Nawipa menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh panitia dan petugas lapangan yang telah bekerja keras di bawah terik matahari maupun hujan, dan memohon maaf atas dinamika penonton yang terjadi selama turnamen.
“Saya mewakili masyarakat Papua Tengah menyampaikan terima kasih dan minta maaf kalau masyarakat ada lempar-lempar, itu hal yang biasa. Jadi saya juga mewakili masyarakat minta maaf atas semua ini,” kata Meki Nawipa saat penutupan.
Gubernur Nawipa menegaskan, turnamen ini adalah batu loncatan besar bagi harga diri provinsi baru tersebut. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk mulai fokus membangun kekuatan sepak bola sendiri.
“Kita sudah mendukung Persipura selama ini. Hari ini kita juga harus maju dengan tim-tim sepak bola di Papua Tengah ini, siapapun dia timnya,” ucapnya.
Gubernur Nawipa juga memberikan pesan untuk dukungan sponsor lokal, khususnya PT Freeport Indonesia. Ia berharap perusahaan yang beroperasi di wilayah mereka memberikan dukungan nyata bagi kemajuan atlet lokal Papua Tengah.
“Kita juga kasih tahu Freeport, Kita harus mendukung tim kita untuk maju. Ini bukan persoalan perbedaan, tapi ini persoalan prinsip dasar hidup harga diri orang Papua Tengah,” ujarnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Alfred Fredy Anouw melaporkan bahwa kompetisi ini sukses menjaring bakat-bakat muda dari tujuh kabupaten. Pemerintah Provinsi Papua Tengah memberikan dukungan dana sebesar Rp 1,5 miliar untuk menyukseskan acara ini.
Namun, ia menitipkan harapan besar agar pemerintah mulai membangun fasilitas stadion yang lebih memadai di masa depan.
“Melalui kompetisi Liga 4 ini, kita telah menyaksikan secara langsung bakat-bakat muda yang luar biasa. Panitia dan seluruh insan sepak bola berharap adanya perhatian untuk mendorong pembangunan stadion sepak bola di Tanah Papua Tengah agar pembinaan pemain muda semakin berkembang,” kata Alfred Fredy Anouw.
Penutupan ini dihadiri pajaran pimpinan daerah, di antaranya Bupati Mimika Johannes Rettob, Bupati Paniai Yan Pit Nawipa, Bupati Deiyai Melkianus Mote, dan Bupati Puncak Elvis Tabuni, serta sejumlah pejabat teras lainnya yang datang memberikan dukungan langsung. (*)




Discussion about this post