Jayapura, Jubi – Kontingen PON Papua akhirnya resmi dilepas menuju Pekan Olahraga Nasional atau PON XXI Aceh – Sumatera Utara yang berlangsung 8 – 20 September 2024. Upacara pelepasan Kontingen PON Papua yang diketuai Asisten III Pemerintah Provinsi Papua, Derek Hegemur itu dilaksanakan di Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Papua, Rabu (21/8/2024).
Jumlah anggota Kontingen PON Papua mencapai 546 orang. Mereka terdiri dari 325 atlet, 69 pelatih, 43 asisten pelatih, 22 teknisi, 28 ofisial pembantu, dan 40 orang ofisial KONI Papua non in campus. Jumlah atlet dalam Kontingen PON Papua itu lebih sedikit dari jumlah atlet Papua yang lolos kualifikasi PON XXI, yaitu 374 atlet.
Para atlet Kontingen PON Papua akan tampil pada 43 cabang dan disiplin olahraga. Jumlah cabang dan disiplin olahraga dalam PON XXI mencapai 65 cabang/disiplin.
Di Gugus Wilayah Aceh, 180 atlet Papua akan berlomba/bertanding dalam 23 cabang olahraga. Sedangkan di Gugus Wilayah Sumatera Utara, 145 atlet Papua akan berlomba/bertanding dalam 20 cabang olahraga.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong saat melepas Kontingen PON Papua menyeru para atlet untuk tetap bersemangat dan optimis bisa meraih prestasi terbaik pada PON XXI. “Tidak ada yang kebetulan, dan tidak ada yang mustahil dalam hidup. Proses tidak akan ada yang mengkhianati hasil. Dengan kerja keras dan berlatih, saya yakin adik-adikku mampu membuat yang terbaik untuk Papua,” katanya.

Ramses meminta para atlet berjuang sepenuh hati untuk mengharumkan dan membanggakan nama Papua pada PON XXI. “Tujuan kita hanya satu, membanggakan dan membawa nama baik Papua. [Kalian] berangkat dari sini dengan keyakinan, dan tunjukkan yang terbaik. Masyarakat Papua menunggu hasil yang akan diraih oleh kalian semua. Kami menunggu Papua berkibar di Aceh maupun Sumatera Utara,” katanya.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua, Kenius Kogoya menyampaikan terima kasihnya kepada Penjabat Gubernur Papua dan Pemerintah Provinsi Papua yang telah memberi dukungan dana sehingga atlet Papua bisa mengikuti PON XXI. “Kami berterima kasih kepada Gubernur yang telah memberikan semangat dan dukungan kepada patriot olahraga Bumi Cenderawasih,” kata Kogoya.
Meskipun pemusatan latihan para atlet Papua menghadapi banyak keterbatasan, Kogoya optimistis Kontingen PON Papua bisa memberikan prestasi terbaik pada PON XXI.
“[Atlet harus] berjuang demi harkat dan martabat Papua. Pada PON XX Papua tahun 2021 lalu, kita masuk posisi empat besar, itu sejarah bagi kami, dan semangat itu masih ada. Saya percaya semangat itu ada pada anak-anak yang akan berjuang. Pasti patriot olahraga akan mengharumkan nama Papua,” ujarnya.
Petakan peluang
KONI Papua telah memetakan prioritas atlet dan cabang olahraga unggulan yang ditargetkan meraih medali PON XXI. KONI Papua menyatakan ada 64 atlet unggulan yang diproyeksikan untuk meraih medali PON XXI.
“Dari sekian yang kami kirim, kami sudah menganalisis performa dan kesiapan mereka. Ada 22 cabang olahraga [yang potensial meraih medali], dan ada 64 atlet yang kami proyeksi [meraih] medali karena mereka sudah menjalani pemusatan latihan dan tergabung pemusatan latihan nasional. Bahkan empat orang [atlet Papua yang sempat mengikuti] kualifikasi Olimpiade. Ada satu atlet lolos [kualifikasi dan mengikuti Olimpiade Paris 2024], dari cabang olahraga panahan,” kata Kogoya.
KONI Papua menarget Kontingen PON Papua untuk merebut 42 medali emas PON XXI. KONI Papua optimis target itu akan terpenuhi, meskipun sebagian besar atlet mereka tidak sempat menjalani pemusatan latihan.
“Kami sampaikan, 42 [medali] emas [PON XXI menjadi] target kami. Itu estimasi target sementara kami, bisa berkurang dan bertambah. Kami harus jujur bahwa atlet yang kami kirim banyak yang belum [menjalani] pemusatan latihan, ada yang berlatih secara mandiri. Tapi saya percaya dengan semangat atlet kami mengharumkan nama Papua,” ujarnya.
Pelatih Tim Muaythai PON Papua, Dony Ayorbaba mengatakan timnya sudah bersemangat dan termotivasi untuk meraih prestasi pada PON XXI. “Walaupun berdarah-darah, kami tetap maju terus dengan pemusatan latihan mandiri. Atlet kami mempunyai semangat dan motivasi yang tinggi. [Mereka] siap mendulang prestasi dalam PON nanti,” katanya. (*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua




Discussion about this post