• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Nasional & Internasional

Rencana “Berburu Emas” Blok Wabu Perparah Pelanggaran HAM di Papua

March 28, 2022
in Nasional & Internasional
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: - Editor:
HAM

Blok Wabu - Grafis Jubi

0
SHARES
53
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Amnesty Internasional Indonesia merilis hasil pertemuan dengan berbagai Lembaga untuk menyampaikan temuan dan rekomendasi dari Laporan “Perburuan Emas” rencana penambangan Blok Wabu Berisiko Memperparah Pelanggaran HAM di Papua yang dikeluarkan pada hari Senin (21/3-2022) lalu.

Amnesty International Indonesia menunggu tindak lanjut dari lembaga dan institusi negara untuk memastikan bahwa hak Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Intan Jaya dan di seluruh provinsi Papua dan Papua Barat  terpenuhi, menyusul dikeluarkannya laporan berjudul _‘Perburuan Emas’: Rencana Penambangan Blok Wabu Berisiko Memperparah Pelanggaran HAM di Papua.

“Dalam beberapa pekan terakhir, Amnesty telah bertemu dengan berbagai pejabat dan lembaga negara – termasuk Menteri Sekretaris Negara, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM, Kantor Staf Kepresidenan, Komisi III DPR RI, Lembaga Pertahanan Nasional, dan Dewan Ketahanan Nasional – untuk menyampaikan temuan dan rekomendasi yang tertuang dalam laporan ‘Perburuan Emas’ yang baru kami luncurkan,” kata Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid.

Dalam laporan tersebut, Amnesty International mendokumentasikan bagaimana telah terjadi pertambahan jumlah aparat keamanan yang mengkhawatirkan di Kabupaten Intan Jaya sejak 2019, dengan setidaknya 12 kasus dugaan pembunuhan di luar hukum yang melibatkan aparat keamanan, dan bagaimana Orang Asli Papua di sana mengalami peningkatan pembatasan kebebasan bergerak serta pemukulan dan penangkapan yang rutin.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Amnesty mendesak pihak berwenang Indonesia untuk segera menghentikan rencana untuk menambang Blok Wabu di Papua karena berisiko meningkatkan konflik dan melanggar hak-hak OAP.

“Kami juga meminta agar temuan dan rekomendasi tersebut disampaikan kepada pihak-pihak yang terkait, termasuk Presiden Joko Widodo. Kami berharap bahwa lembaga-lembaga tersebut dapat segera menindaklanjuti yang kami sampaikan, terutama mengenai perlunya konsultasi yang bermakna dengan OAP setempat untuk mendapatkan persetujuan atas dasar informasi, awal, dan tanpa paksaan (PADIATAPA) atas rencana penambangan di Blok Wabu,” kata Usman.

“Sementara itu, kami prihatin bahwa selama beberapa hari terakhir, kembali terjadi represi terhadap kebebasan berpendapat terkait Papua, seperti ditetapkannya Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti sebagai tersangka.”

BERITATERKAIT

Learning Papua’s History Through the “Dreams in the Land of Papua” time museum

Presiden Prabowo diminta membuka diri terkait kondisi HAM di Tanah Papua

Prabowo mesti tegakkan HAM di Tanah Papua sebelum membicarakan HAM negara lain

Sebelum Mendamaikan Dunia, Siapa Juru Damai bagi Papua?

Pada tanggal 18 Maret, aktivis Haris Azhar dan Koordinator Kontras Fatia Maulidiyanti ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Sebelumnya, pada tanggal 22 September 2021, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan melaporkan Haris dan Fatia ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong terkait video diskusi yang diunggah di kanal YouTube Haris Azhar pada tanggal 20 Agustus.

Dalam video tersebut, Haris dan Fatia mendiskusikan laporan berjudul “Ekonomi-Politik Penempatan Militer di Papua: Kasus Intan Jaya” yang diterbitkan oleh gabungan beberapa organisasi masyarakat sipil. Laporan tersebut merupakan kajian terhadap faktor-faktor yang memicu pelanggaran hak asasi manusia di Papua, salah satunya adalah dugaan keterlibatan beberapa tokoh-tokoh militer dalam industri tambang.

“Hak asasi manusia berlaku untuk seluruh manusia, termasuk OAP.  Negara mempunyai kewajiban untuk menghormati, melindungi dan memenuhi hak mereka, termasuk hak mereka untuk memberikan, atau tidak memberikan, PADIATAPA.”(*)

Artikel ini terbit pertama kali di Jubitv.id

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: Blok WabuHAMOAPPapua
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

KontraS

Koalisi desak presiden perintahkan tangkap pelaku teror terhadap aktivis KontraS

March 17, 2026
KontraS

Aktivis disiram air keras, KontraS desak pelaku diusut

March 14, 2026

Target rampung 2028, Kemendagri dan Kementerian PU percepat pembangunan KIPP di empat DOB Papua

February 26, 2026

Velix Wanggai : Perlu Desain Ulang Peran Freeport untuk Tanah Papua

February 22, 2026

Akademisi UGM: Dibutuhkan solidaritas lintas kelompok melawan kebijakan PSN

February 21, 2026

Catahu KBB 2025: Kebijakan agama mundur pada masa pemerintahan Prabowo-Gibran

February 14, 2026

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Paskah

Kaledonia Baru, tradisi Paskah dan tradisi kuliner makan cokelat

April 6, 2026
KONI

Dana belum cair, agenda KONI Papua Barat tertunda

April 6, 2026
Fiji

Kabinet setujui dana darurat untuk warga Fiji di Timur Tengah

April 6, 2026
Paskah

Paskah 2026, Jemaat GKI Paulus hias taman dan libatkan semua rayon

April 6, 2026
Layanan

Berobat tanpa panjar: PIH–NAGL luncurkan layanan Cashless

April 6, 2026
PT Freeport

Peringati kontrak perdana PT Freeport, FIM WP turun aksi

April 6, 2026
Members of the Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Papua Pania Raya (IPMAPAPARA) Malang study city and the Papua Student Alliance of Kawanua Family (KK) Malang — Courtesy of Jubi

Papuan Student Groups in Malang issue statement on Dogiyai violence

April 6, 2026
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

April 4, 2026
beasiswa

Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

April 2, 2026
persipura

Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

April 2, 2026
ekskavator

Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

April 1, 2026
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

April 4, 2026
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

April 4, 2026
Paskah

Kaledonia Baru, tradisi Paskah dan tradisi kuliner makan cokelat

0
KONI

Dana belum cair, agenda KONI Papua Barat tertunda

0
Fiji

Kabinet setujui dana darurat untuk warga Fiji di Timur Tengah

0
Paskah

Paskah 2026, Jemaat GKI Paulus hias taman dan libatkan semua rayon

0
Layanan

Berobat tanpa panjar: PIH–NAGL luncurkan layanan Cashless

0
PT Freeport

Peringati kontrak perdana PT Freeport, FIM WP turun aksi

0
Members of the Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Papua Pania Raya (IPMAPAPARA) Malang study city and the Papua Student Alliance of Kawanua Family (KK) Malang — Courtesy of Jubi

Papuan Student Groups in Malang issue statement on Dogiyai violence

0

Trending

  • LNG

    JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara