• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Menyapa Nusantara

Merawat nalar di tengah badai hoaks

September 13, 2025
in Menyapa Nusantara
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: ANTARA - Editor: Jean Bisay
hoaks

Sejumlah warga mengakses media sosial melalui telepon pintar, di Mataram, NTB, Selasa (17/1). Data Kementerian Komunikasi dan Informatika menyebutkan NTB tertinggi di Indonesia untuk jumlah kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yakni 80 kasus, disusul Sulawesi Selatan 50 kasus diantaranya yang berkaitan dengan Pasal 27 Ayat 3 tentang Pencemaran Nama Baik. - ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/ama/17.

0
SHARES
15
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Mataram – Pada sebuah sore di akhir Agustus 2025, layar ponsel Oky–seorang pegawai muda di Mataram–dipenuhi pesan berantai di grup WhatsApp keluarga. Sebuah video memperlihatkan kerumunan massa yang marah, api menjilat tinggi, dan bangunan besar yang terbakar. Teks yang menyertainya menegaskan: “Pembakaran gedung pemerintahan di Filipina oleh generasi muda yang marah pada pemerintah!”

Sekilas, visual itu tampak meyakinkan. Banyak anggota keluarga Oky bereaksi spontan: ada yang mengutuk, ada pula yang khawatir kerusuhan meluas ke Asia Tenggara. Video itu juga cepat beredar di TikTok dan Facebook, menimbulkan gelombang komentar dan kecaman.

Apakah hoaks atau bukan akan tetapi tak lama kemudian, fakta terkuak.  Video tersebut bukan dari Filipina. Itu adalah rekaman peristiwa nyata berupa pembakaran Gedung DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) saat aksi demonstrasi berakhir ricuh pada 30 Agustus 2025. Klaim bahwa peristiwa itu terjadi di Filipina adalah murni disinformasi atau narasi yang salah tempat.

Bagi Oky, kabar ini jadi pelajaran berharga. “Saya hampir percaya begitu saja. Untung ada berita klarifikasi dari media, jadi tidak ikut-ikutan menyebarkan,” ujarnya. Kisah sederhana ini menggambarkan betapa cepat dan luasnya hoaks menyusup ke ruang-ruang digital kita.

Fenomena seperti yang dialami Oky bukan hal baru. Di era digital, informasi bergerak lebih cepat daripada kemampuan kita untuk memeriksa kebenarannya. Media sosial, aplikasi pesan instan, hingga portal daring memberi akses instan kepada jutaan orang. Namun, justru di balik kecepatan itu, tumbuh krisis baru yakni krisis kepercayaan.

Masyarakat kini cenderung lebih percaya pada unggahan singkat di media sosial daripada laporan panjang yang disusun jurnalis profesional. Padahal, sebagaimana diingatkan para pakar, verifikasi adalah ruh dari jurnalisme. Tanpa itu, kabar bohong akan merajalela.

Data dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menunjukkan, sepanjang 2024, Tim AIS Subdit Pengendalian Konten mencatat sedikitnya 1.923 konten hoaks nasional yang beredar, mulai dari isu politik, kesehatan, hingga sosial kemasyarakatan. Jumlah ini tak hanya angka statistik, tetapi cermin betapa derasnya arus misinformasi yang melintasi ruang digital Indonesia.

BERITATERKAIT

Ketika Leluhur Mengajari Kita Cara Merawat Bumi

Pemerintah berkomitmen dalam meratakan akses informasi di Tanah Papua

IFCS 2024: Hoaks merebak, tanda pilkada sudah dekat

Road to IFCS: Cara memonetisasi konten cek fakta

Media lokal sebagai penjernih

Di tengah situasi itulah, media arus utama–terutama media lokal–menjadi garda terdepan untuk menjernihkan kabar. Media lokal perlu turun tangan meluruskan informasi keliru yang beredar di grup WhatsApp dan media sosial.

Media lokal memiliki peran dalam menangkal berita-berita hoaks. Apalagi tugas media bukan hanya menyajikan berita, tetapi juga menjaga agar ruang publik tidak dipenuhi kabar sesat.

Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB, Fahrul menyatakan generasi Z perlu skeptis. “Apa pun informasi yang diterima harus dipertanyakan, kemudian dikomparasikan. Jangan langsung percaya atau membagikan,” katanya dalam seminar Generasi Z dan Jurnalistik Partisipatif “Antara Fakta, Opini, dan Hoaks yang digelar Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Sativa Fakultas Pertanian Universitas Mataram (Unram) belum lama ini.

Kehadiran media lokal dengan akses langsung ke lapangan membuat klarifikasi bisa dilakukan lebih cepat dan akurat. Dalam kasus pembakaran DPRD NTB, misalnya, liputan media lokal membantu publik memahami duduk perkara sebenarnya, sekaligus meredam isu liar yang sempat menyebar.

Kekuatan media lokal dalam menghadapi hoaks juga terbukti saat pandemi COVID-19. Ketika kabar miring tentang vaksin merebak–dari isu chip dalam suntikan hingga efek samping yang dilebih-lebihkan–warga NTB dilanda ketakutan. Banyak yang ragu untuk divaksin.

Media lokal lalu mengambil langkah strategis dengan cara menghadirkan dokter, tenaga kesehatan, hingga tokoh agama dalam liputan mereka. Liputan itu bukan sekadar menyajikan data medis, tetapi juga menghadirkan wajah-wajah familiar yang dipercaya masyarakat.

Hasilnya nyata. Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan NTB, angka vaksinasi meningkat signifikan setelah berbagai kampanye informasi yang melibatkan media dan tokoh masyarakat. Hoaks yang semula begitu dominan akhirnya terkikis oleh fakta yang terus dipublikasikan secara konsisten.

Kasus pembakaran DPRD NTB yang dijadikan hoaks lintas negara hanyalah satu contoh betapa luasnya medan pertempuran melawan disinformasi. ANTARA NTB mencatat, dalam beberapa tahun terakhir, hoaks yang beredar di NTB mencakup berbagai isu, mulai dari gempa Lombok 2018 yang memunculkan kabar palsu tsunami, hingga Pilkada 2020 dan 2024 yang dipenuhi survei palsu dan fitnah politik.

Kecenderungan ini sejalan dengan survei nasional yang dilakukan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Pada 2024, tercatat lebih dari 220 juta pengguna internet di Indonesia, dengan mayoritas aktif di media sosial. Besarnya jumlah pengguna inilah yang membuat hoaks begitu mudah menyebar dan sulit dibendung.

Di NTB sendiri, keterhubungan antarwarga yang kuat melalui grup WhatsApp keluarga atau komunitas membuat kabar apa pun, entah benar atau salah, cepat sekali menyebar. Kondisi ini memperkuat urgensi peran media lokal sebagai “filter kebenaran.”

Tanggung jawab sosial media

hoaks
Warga memeriksa kebenaran informasi melalui laman anti hoaks Kemenkominfo di Senayan, Jakarta, Kamis (4/12024). Kemenkominfo berhasil menangani 203 isu hoaks atau informasi bohong terkait Pemilu 2024 yang ditemukan dalam periode Desember 2022 hingga 2 Januari 2024 dengan sebaran di platform digital sebanyak 2.882 konten. – ANTARA FOTO/Muhammad Ramdan/sgd/foc.

Tugas media jelas tak berhenti pada menyajikan berita. Dalam lanskap informasi digital yang riuh, media memikul tanggung jawab sosial yang lebih besar yakni menjadi agen literasi publik.

Melalui liputan investigasi, rubrik fact-checking, hingga reportase berbasis kemanusiaan, media membantu masyarakat memilah mana fakta dan mana ilusi. Lebih dari itu, media juga berperan membangun daya kritis warga agar tidak mudah terombang-ambing oleh kabar menyesatkan.

Di NTB, misalnya, berbagai inisiatif kolaboratif sudah mulai tumbuh. PWI NTB, media lokal hingga komunitas literasi digital sering menggelar diskusi publik atau pelatihan jurnalisme warga. Semua diarahkan untuk membekali masyarakat dengan keterampilan dasar memeriksa informasi.

Hoaks, pada akhirnya, bukan hanya soal berita salah. Ia adalah ancaman sosial yang bisa menggerus kepercayaan, memicu ketakutan, bahkan mempengaruhi kebijakan publik.

Di tengah arus deras informasi yang tak mengenal batas, jurnalisme berbasis verifikasi tampil sebagai mercusuar atau penuntun agar masyarakat tidak tersesat. Media, khususnya media lokal, menjadi filter kebenaran yang menjaga nalar publik tetap waras.

Sebagaimana kisah Oky di awal tulisan ini, kebenaran seringkali datang terlambat jika kita hanya mengandalkan media sosial. Namun dengan media yang bekerja secara profesional, kita masih punya benteng terakhir.

Di era ketika satu video bisa menyalakan api kepanikan lintas negara, menjaga nalar bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak. Dan di sinilah peran media menjadi vital: merawat nalar di tengah badai hoaks. (*)

Tags: badai hoaksHoaksmerawatmerawat nalarnalar
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Leluhur

Ketika Leluhur Mengajari Kita Cara Merawat Bumi

March 11, 2026
Komitmen

Pemerintah berkomitmen dalam meratakan akses informasi di Tanah Papua

December 17, 2024

IFCS 2024: Hoaks merebak, tanda pilkada sudah dekat

November 8, 2024

Road to IFCS: Cara memonetisasi konten cek fakta

November 4, 2024

KPU Jayapura harap lima paslon kepala daerah hindari berita hoaks

September 26, 2024

Mafindo: Hoaks meningkat pada Pemilu 2024, awas merebak ke pilkada

September 2, 2024

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papuan Indigenous Communities Achieve Self-Reliance Through Customary Forest Management
10 October 2026
Papuan Indigenous Communities Achieve Self-Reliance Through Customary  Forest Management

Teminabuan, Jubi – Indigenous Papuans have their own ways of managing customary forests to ensure they remain protected. They harvest [...]

Cenderawasih University student reports police officers over alleged assault
9 October 2026
Cenderawasih University student reports police officers over alleged assault

Jayapura, Jubi – Wialo Silak, chair of Cenderawasih University’s Student Consultative Assembly (MPM Uncen) for the 2026–2027 term, has reported [...]

Merauke regent calls for 2027 special autonomy funds to target three priorities
9 October 2026
Merauke regent calls for 2027 special autonomy funds to target three priorities

Merauke, Jubi – Merauke Regent Yoseph Bladib Gebze has called for Papua’s 2027 Special Autonomy (Otsus) funds to focus on [...]

Authorities stop smuggling of 115 parrot eggs from Merauke
8 October 2026
Authorities stop smuggling of 115 parrot eggs from Merauke

Merauke, Jubi – Authorities in Indonesia’s South Papua province have intercepted an attempt to smuggle 115 wild parrot eggs from [...]

Asian churches for an end to violence in Papua through Chiang Main declaration
8 October 2026
Asian churches for an end to violence in Papua through Chiang Main declaration

Jayapura, Jubi – A symposium of Asian churches has called for an end to violence in Papua through a declaration [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
PSN penghancur hutan hujan tropis

Aliansi: Hentikan PSN penghancur hutan hujan tropis di Tanah Papua

October 11, 2026
Indonesia mesti menjawab pelanggaran HAM

Koalisi: Berikan akses kepada PIF memantau kondisi HAM di Tanah Papua

October 11, 2026
Pemilu PNG

KPU PNG membutuhkan banyak waktu selenggarakan Pemilu 2027

October 11, 2026
Pesta Olahraga Melanesia

Akankah segera ada pesta olahraga Melanesia?

October 11, 2026
PM Solomon hari kemerdekaan Fiji

PM Solomon ucapkan selamat kemerdekaan Fiji ke-56

October 11, 2026
KRI tiba di Fiji

KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 tiba di Fiji

October 11, 2026
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

October 10, 2026
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

October 10, 2026
Hibah renovasi gedung parlemen Vanuatu

Pemerintah Indonesia berikan hibah untuk renovasi gedung parlemen Vanuatu

October 10, 2026
MRP verifikasi dokumen IPDN

MRP Papua Tengah verifikasi faktual dokumen, memastikan hak OAP masuk IPDN

October 10, 2026
Bakal calon ketua PSSI

Empat orang mendaftar sebagai bakal calon Ketua Pengprov PSSI Papua Barat

October 9, 2026
Samudra Pasifik

Samudra Pasifik bukanlah penyebab krisis iklim

October 10, 2026
RSUD Yowari

Keluarga pasien berharap Pemkab Jayapura evaluasi menyeluruh RSUD Yowari

March 17, 2026
Pemeriksaan kesehatan

Dinkes Jayapura hadirkan dokter spesialis saat pemeriksaan kesehatan gratis

March 17, 2026
PSN penghancur hutan hujan tropis

Aliansi: Hentikan PSN penghancur hutan hujan tropis di Tanah Papua

0
Indonesia mesti menjawab pelanggaran HAM

Koalisi: Berikan akses kepada PIF memantau kondisi HAM di Tanah Papua

0
Pemilu PNG

KPU PNG membutuhkan banyak waktu selenggarakan Pemilu 2027

0
Pesta Olahraga Melanesia

Akankah segera ada pesta olahraga Melanesia?

0
PM Solomon hari kemerdekaan Fiji

PM Solomon ucapkan selamat kemerdekaan Fiji ke-56

0
KRI tiba di Fiji

KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 tiba di Fiji

0
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara