Jayapura, Jubi – Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop & UKM) terus memperkuat ekosistem usaha bagi Orang Asli Papua atau OAP, dengan memanfaatkan alokasi dana Otonomi Khusus (Otsus).
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Jayapura, Alberto Fred Itaar mengatakan, Pemerintah Kota Jayapura berkomitmen mengawal pelaku usaha lokal hingga mencapai titik mandiri.
Menurutnya, pemberdayaan UMKM OAP tidak hanya berupa pemberian bantuan modal, melainkan pendampingan berkelanjutan yang terukur.
Alberto Itaar mengatakan, setiap kelompok usaha mendapatkan pengawasan dan bantuan sarana prasarana yang spesifik sesuai bidangnya. Salah satu contoh nyata adalah dukungan bagi pelaku usaha kuliner.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
”Kami berikan perhatian khusus melalui dana Otsus. Kami dampingi sampai mereka mandiri. Misalnya usaha roti, kami bantu dengan alat seperti oven untuk menunjang produksi. Masa pendampingan ini berkisar antara satu hingga tiga tahun,” kata Alberto Itaar kepada Jubi di ruang kerjanya, Rabu (18/2/2026).
Menurutnya, strategi itu menerapkan sistem “lulus” atau graduasi. Jika sebuah kelompok usaha dinilai telah stabil dan mandiri, dinas akan melepas pengawasan secara perlahan untuk kemudian mulai membina kelompok UMKM baru.
Itaar mengklaim sudah banyak pelaku UMKM OAP di Kota Jayapura yang kini mampu berdiri di kaki sendiri. Namun, pihaknya masih melakukan sinkronisasi data pasti mengenai pelaku usaha yang telah berhasil didampingi.
”Sudah ada yang mandiri. Terkait data pastinya, karena saya baru menjabat (sebagai Plt) sejak Mei tahun lalu, saya perlu melihat kembali data tahun-tahun sebelumnya untuk detail jumlah pastinya,” ujarnya.
Pada 2026 ini, Disperindagkop Kota Jayapura telah menyiapkan rangkaian program unggulan yang fokus pada penguatan kapasitas melalui pelatihan dan sosialisasi.
Puncaknya, sebuah ajang pameran besar akan digelar dalam waktu dekat bertepatan dengan agenda HUT Kota Jayapura.
”Festival UMKM rencananya akan kami gelar bertepatan dengan Hari Jadi Kota bulan depan. Ini akan menjadi ruang kolaborasi bagi seluruh UMKM binaan kami maupun dari sektor pariwisata,” ucapnya. (*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua





















Discussion about this post