• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Domberai

Tolak DOB Aifat Timur, mahasiswa: itu aspirasi segelintir politikus

February 18, 2026
in Domberai
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Gamaliel Kaliele - Editor: Angela Flassy
Aifat

Ikatan Mahasiswa/i Ayosami Se-Nusantara menolak wacana pemekaran Kabupaten Maisomara atau Aifat Timur - Jubi/IST

0
SHARES
254
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sorong, Jubi – Ikatan Mahasiswa/i Ayosami Se-Nusantara menolak wacana pemekaran Kabupaten Maisomara atau Aifat Timur lepas dari Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. Mahasiswa menilai bahwa wacana pemekaran tersebut tidak lahir dari aspirasi murni rakyat, melainkan didorong oleh kepentingan elit politik tertentu.

Ketua Ikatan Mahasiswa/I Ayosami Jayapura, Yulius Tamunaite menegaskan bahwa pemekaran ini bukan aspirasi rakyat.

“Kami turun langsung dan mendengar suara masyarakat mereka lebih membutuhkan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan bukan sekadar pembentukan kabupaten baru yang berpotensi membuka ruang konflik baru,” katanya dalam jumpa pers yang digelar di Kampus Unimuda Aimas, Kabupaten Sorong, Selasa (17/2/2026).

Ia menambahkan bahwa wacana pemekaran Kabupaten Maisomara/Aifat Timur saat ini belum memenuhi syarat, baik secara geografis maupun administratif.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

“Infrastruktur belum memadai, kesiapan sumber daya manusia masih terbatas, dan kondisi sosial masyarakat belum siap untuk menghadapi konsekuensi pemekaran. Ini bukan soal menolak pembangunan, tetapi soal kesiapan dan kepentingan rakyat,” kata Yulius.

Mereka juga menegaskan bahwa pengalaman pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) di Tanah Papua sebelumnya telah menyisakan persoalan serius, baik dari sisi prosedural maupun substansi.

“Pengesahan tiga RUU DOB di seluruh Tanah Papua dilakukan melalui rapat paripurna DPR-RI di Jakarta tanpa melibatkan rakyat Papua dan Majelis Rakyat Papua (MRP) proses pembahasan dan pengesahan itu dilakukan secara sepihak oleh pembuat undang-undang. Ini adalah bentuk pengabaian terhadap hak politik Orang Asli Papua,” kata Perwakilan Ikatan Mahasiswa/I Ayosami Se-Nusantara, Gass Paul Kamat, Selasa (17/2/2026).

BERITATERKAIT

Masyarakat Adat di Kabupaten Sorong tolak DOB Kabupaten Malamoi

Di Expo, polisi bubarkan paksa massa aksi tolak DOB-Otsus

Rencana aksi tolak pemekaran, aparat keamanan dan demonstran diingatkan patuhi aturan

Demonstran dipukuli polisi di halaman Fakultas Teknik Uncen

Menurutnya, meskipun pemerintah berdalih bahwa pembahasan tersebut berlandaskan Pasal 76 UU Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua, namun substansi dan prosesnya tetap dinilai cacat secara moral dan politik.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Kami menilai bahwa produk undang-undang tersebut merupakan bagian dari produk penjajahan terhadap Orang Asli Papua,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Ikatan Mahasiswa/I Ayosami Sorong, Florensia Mate, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin sejarah pemekaran sebelumnya yang sarat persoalan kembali terulang di wilayah Aifat Timur.

“Kami belajar dari pengalaman DOB sebelumnya di Tanah Papua. Banyak daerah yang dimekarkan tetapi tidak mampu mandiri secara fiskal, bergantung penuh pada dana transfer pusat, dan pada akhirnya tidak membawa perubahan signifikan bagi kesejahteraan masyarakat jangan sampai Maisomara/Aifat Timur menjadi korban kebijakan yang tergesa-gesa,” ujar Florensia.

Florensia juga menyoroti bahwa setiap kebijakan yang menyangkut wilayah adat dan masa depan Orang Asli Papua harus melalui mekanisme persetujuan yang sah dan bermartabat dari masyarakat adat, tokoh perempuan, tokoh gereja, dan generasi muda.

“Tanpa persetujuan mereka, pemekaran hanya akan menjadi proyek politik elit. Kami menolak jika Aifat Timur dijadikan ajang kepentingan kekuasaan,” katanya

Jumpa pers yang berlangsung di Kampus Unimuda Aimas itu dihadiri oleh sejumlah mahasiswa dan perwakilan organisasi kemahasiswaan lainnya.

“Kami tidak anti pembangunan. Kami hanya menolak pembangunan yang tidak berakar pada aspirasi rakyat. Tanah ini milik rakyat, bukan milik elit,” kata Gass Pauu Kamat.

Sebagian masyarakat di distrik ini masih mengungsi sejak 2 September 2021, kini perusahaan emas berencana masuk tanpa izin masyarakat dan isu pemekaran distrik menjadi kabupaten mulai disosialisasikan(*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: Aksi tolak DOBKabupaten Aifat Timur
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Tambrauw

Mediasi Komnas HAM–Bupati Tambrauw, 5 DPO penyerangan Bamusbama serahkan diri

April 4, 2026
noken

Menjahit harapan dari noken: Cerita Yulita menghidupi keluarga

April 3, 2026

Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

April 1, 2026

Pertamina pastikan harga BBM tak berubah, Perindagkop Manokwari: Kami akan sidak

April 1, 2026

Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

April 1, 2026

Kasus pembunuhan ART di manokwari dilimpahkan ke Jaksa

April 1, 2026

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

April 4, 2026
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

April 4, 2026
Mahasiswa

IPMAPAPARA dan mahasiswa Kawanua nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 4, 2026
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

April 4, 2026
Kaledonia Baru

UU Reformasi konstitusi Kaledonia Baru ditolak Majelis Nasional Prancis

April 4, 2026
Tambrauw

Mediasi Komnas HAM–Bupati Tambrauw, 5 DPO penyerangan Bamusbama serahkan diri

April 4, 2026
persipura

Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

April 2, 2026
beasiswa

Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

April 2, 2026
ekskavator

Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

April 1, 2026
Peristiwa Dogiyai

Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 3, 2026
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
gubernur

Ini penjelasan Gubernur Fakhiri terkait pemberhentian petugas kebersihan

March 31, 2026
Gubernur

Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

April 1, 2026
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

0
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

0
Mahasiswa

IPMAPAPARA dan mahasiswa Kawanua nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

0
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

0
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

0
Kaledonia Baru

UU Reformasi konstitusi Kaledonia Baru ditolak Majelis Nasional Prancis

0
Tambrauw

Mediasi Komnas HAM–Bupati Tambrauw, 5 DPO penyerangan Bamusbama serahkan diri

0

Trending

  • persipura

    Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara