Jayapura, Jubi- Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru membuka Festival Port Numbay yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kota Jayapura berkolaborasi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan atau BPK Wilayah XXII Papua. Festival yang bertema “Merajut Budaya diatas Pasir dan Laut”. Kegiatan tersebut dilakukan di Kampung Kayu Batu, Kota Jayapura Papua Kamis (09/10/2025).
Festival tersebut diselenggarakan selama tiga hari mulai dari Kamis hingga 11/10/2025.
Wakil Walikota Jayapura Rustan Saru mengatakan Pemerintah Kota Jayapura menyampaikan apresiasi dan terima kasih terutama kepada Kepala Kampung dan masyarakat Kampung Kayu Batu serta seluruh panitia penyelenggara yang telah menggagas dan menyiapkan tempat penyelenggaraan Festival Port Numbay.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Lanjutnya pemerintah Kota Jayapura mengharapkan Festival Port Numbay ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat melalui promosi produk UMKM dan pariwisata. Begitu juga kreativitas masyarakat dapat terpacu dengan tersedianya ruang bagi komunitas seni dan budaya.
“Juga disampaikan apresiasi kepada dinas pariwisata Kota Jayapura serta Balai Pelestarian Kebudayaan XXII Wilayah Papua yang telah melaksanakan salah satu misi Walikota Jayapura adalah mewujudkan Kota Jayapura sebagai kota yang maju, beriman dan berbudaya,” katanya
Menurutnya mimpi Pemerintah kota Jayapura adalah meningkatkan ekonomi yang bertumbuh pada sektor pariwisata dan produktivitas kearifan lokal.
“Malam ini suatu ruang yang sangat berharga untuk kita menunjukkan, memamerkan dan memperlihatkan kreativitas karya-karya anak asli Papua lebih khusus Port Numbay. Kita harus bisa menunjukkan budaya asli daerah kita,” katanya
Ia juga meminta kepada panitia untuk berusaha semaksimal mungkin mendatangkan pengunjung ke festival tersebut. Jangan sepi pengunjung karena festival ini berdampak kepada pelaku usaha yang ada di sekitar area festival, minimal ada orang yang mengunjungi.
“Kalau dibeli berarti ada pendapatan, berarti ada uang, ada uang bisa mengembangkan usaha kemudian usaha tersebut terus berkembang biak tapi kalau yang hadir terbatas tentu juga mereka juga terbatas pendapatan,”katanya
Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura Richard Nahumury, mengatakan kegiatan Festival Port Numbay atau Explore Kayu Batu tahun 2025, adalah upaya Pemerintah Kota Jayapura melalui Dina Pariwisata untuk terus menjaga identitas dan jati diri masyarakat serta budaya warisan leluhur. Kegiatan tahunan ini dilaksanakan di setiap kampung dan di tahun ini dilaksanakan di Kayu Batu dan mengangkat tema yaitu merajut budaya di atas pasir dan laut.
“Tujuan kita melaksanakan kegiatan ini yang pertama kita melestarikan nilai budaya, menjaga tradisi adat serta mempromosikan potensi wisata dan ekonomi kreatif yang ada di kampung kayu batu,”katanya. (*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua



















Discussion about this post