Sentani, Jubi – Ketua Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kabupaten Jayapura, Efra Jerianto Tunya mengatakan, dalam tahapan persiapan Pilkada serentak KPU akan melaksanakan perekrutan Panitia Pemutakhiran Data Pemilih atau Pantarlih. Dalam tahapan itu KPU RI juga telah menyerahkan daftar pemilih kepada KPU Kabupaten Kota. Selanjutnya telah dilakukan pemetaan Tempat Pemungutan Suara atau TPS untuk menginventarisir TPS sesuai dengan regulasi.
“Dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap atau DPT maksimal untuk pemilihan kepala daerah itu sudah dilakukan inventarisir TPS. Kemudian pasca perekrutan Pantarlih nanti akan diturunkan data pemilih untuk dilakukan pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih,” kata Tunya, di kantor KPU Kabupaten Jayapura, di perbatasan Distrik Sentani dan Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, pekan lalu.
Jerianto Tunya mengatakan Data Penduduk Potensi Pemilih pada Pemilu atau DP4 telah diturunkan oleh Kementerian Dalam Negeri kepada KPU RI, lalu dari KPU RI kepada KPU Provinsi hingga ke KPU Kabupaten dan Kota. Atas dasar itu KPU kabupaten dan kota akan melakukan pemutakhiran data pemilih melalui Pantarlih.
“Yang akan dikerjakan oleh Pantarlih itu setiap TPS yang ada. Ada TPS yang Pantarlihnya dua orang, ada yang satu orang tergantung jumlah DPT yang ada di setiap TPS itu. Korelasi dengan jumlah DPT yang ada itu yang sekiranya sampai 400 DPT itu satu orang Pantarlih, kalau lebih dari 400 DPT Pantarlihnya dua orang,” kata Tunya.
Dia menuturkan data yang ada dari DP4 yang diberikan kepada KPU Kabupaten Jayapura sejumlah 134.544 DPT, dari sebelumnya sejumlah 134.568 dengan mengalami sedikit penurunan.
“Mengalami penurunan ini karena ada yang pindah penduduk dan karena ada pula yang meninggal dunia,” ujarnya.
Meski DPT saat ini mengalami sedikit penurunan, namun setelah Pantarlih bekerja, pemutakhiran data pemilih diperoleh justru bisa mengalami penambahan DPT, ujar ketua KPU. Karena biasanya ada orang yang keluar pindah penduduk atau meninggal, tetapi ada pula yang masuk di wilayah Kabupaten Jayapura.
“Kalau kita bandingkan DPT kita kemarin 134.568, tapi kalau dilihat yang ada tentunya cenderung DPT bisa bertambah melebihi sebelumnya. Karena potensi pemilih baru yang memasuki usia 17 tahun itu kan banyak. Kita lihat saja yang tamat-tamat SMA ini banyak jadi dengan pemutakhiran data bisa bertambah,” kata ketua KPU Jayapura itu.
Komisioner Divisi Sumber Daya Manusia atau SDM KPU Kabupaten Jayapura, Dira, saat dikonfirmasi Jubi pada Selasa (11/6/2024), mengakui bahwa DPT mengalami penurunan berdasarkan DP4 yang diberikan KPU RI kepada KPU Kabupaten Jayapura. Namun untuk memastikan data pemilih secara lengkap tetap akan bersumber dari anggota Pantarlih yang bekerja mengambil data di lapangan.
“Belum bisa pastikan data pemilih berapa. Karena KPU belum merekrut anggota Pantarlih untuk pemutakhiran data. Jadi setelah Pantarlih nanti bekerja selama satu bulan baru bisa ditetapkan DPT untuk Kabupaten Jayapura,” kata Dira. (*)




Discussion about this post