• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Dunia

Indonesia di ambang mencetak sejarah penting di Qatar

January 24, 2024
in Dunia, Olahraga
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: Antara - Editor: Admin Jubi
Indonesia

Latihan Timnas Indonesia sebelum mengawali laga perdana di Piala Asia 2023 melawan Irak. - PSSI.org

0
SHARES
95
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jakarta, Jubi – Setelah China menyerah 0-1 kepada Qatar dan Lebanon digebuk 1-2 oleh Tajikistan dalam laga terakhir Grup A yang membuat peringkat ketiga grup ini hanya mengemas 2 poin, maka peluang timnas Indonesia lolos ke 16 besar Piala Asia 2023 menjadi semakin besar.

Indonesia bisa mengharapkan salah satu dari tiga laga penentu peringkat ketiga di Grup B, C dan F berakhir seri sehingga hasil apa pun dari kontes melawan Jepang tak mempengaruhi langkah Indonesia ke babak gugur.

Tentu saja, tak elok berharap semacam itu, apalagi Asnawi Mangkualam cs tak mungkin membuang kesempatan mengimbangi Jepang, yang menjadi salah satu raksasa sepak bola Asia.

Laga di Stadion Al Thumama, Doha, Qatar, Rabu (24/1/2024) malam esok itu sendiri adalah pertemuan pertama Indonesia dan Jepang dalam putaran final Piala Asia.

Indonesia
Ekspresi Yakob Sayuri bersama kolega di Timnas Indonesia. – PSSI.org

Ini juga menjadi pertemuan pertama kedua tim dalam kurun 45 tahun sejak Juni 1989 ketika Indonesia takluk 0-5 dalam salah satu dari dua laga kualifikasi Piala Dunia 1990 melawan Samurai Biru.

Sebelum tahun itu, kedua tim sudah sering bertemu, termasuk dua laga kualifikasi Piala Dunia 1990, sekali kualifikasi Piala Asia 1968, dan dua laga Asian Games.

Total, dalam periode 1954-1989, kedua tim sudah 15 kali bertemu. Merah Putih menang lima kali, sedangkan Matahari Terbit menang delapan kali. Dua laga lainnya berakhir seri.

BERITATERKAIT

Alumni Australia di Indonesia merayakan kebersamaan

Australia dan Indonesia membangun kemitraan baru di sektor pangan

Perusahaan Australia perkuat kemitraan pertambangan di Indonesia

Indonesia jadi tujuan utama mahasiswa Australia program New Colombo Plan 2026

Terakhir kali Indonesia mengalahkan Jepang terjadi pada 24 Februari 1981 dalam laga persahabatan di Jakarta ketika Indonesia menang 2-0 melalui gol yang dicetak Bambang Nurdiansyah dan Berty Tutuarima.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Dari statistik sejarah pertemuan itu, Jepang memiliki catatan lebih baik ketimbang Indonesia.

Jepang pun lebih baik dalam hal lima laga terakhir yang dijalani kedua tim. Jepang menang empat kali, termasuk saat menggasak Vietnam 4-2 dalam Piala Asia 2023 pada 14 Januari silam. Sebaliknya, Indonesia kalah empat kali dan sekali menang, yakni kala menyingkirkan Vietnam dari Piala Asia 2023 ini.

Petualangan kedua tim dalam Piala Asia ini pun bagai bumi dan langit. Jepang tak pernah absen sejak 1988, dan bahkan empat kali menjadi juara serta sekali runner up pada Piala Asia 2019 di Uni Emirat Arab.

Sementara bagi Indonesia, Piala Asia 2023 adalah Piala Asia kelima setelah edisi 1996, 2000, 2004 dan 2007. Semua pada empat edisi itu, Garuda gagal melenggang ke babak knockout.

Namun, kali ini Indonesia berpeluang besar menciptakan sejarah mencapai fase gugur Piala Asia untuk pertama kali.

Dihuni pemain bintang

Dia atas kertas, laga melawan Samurai Biru memang berat, bukan saja karena lawan memiliki statistik lebih baik, termasuk negara Asia dengan peringkat FIFA paling tinggi pada ranking 17 sedangkan Indonesia tercecer jauh pada peringkat 146, tetapi juga memiliki skuad yang kuat dan berpengalaman.

Indonesia
Latihan Timnas Indonesia sebelum mengawali laga perdana di Piala Asia 2023 melawan Irak. – PSSI.org

Mereka dihuni pemain-pemain yang terasah baik dalam berbagai turnamen internasional, termasuk Piala Dunia 2022. Mereka dicomot dari klub-klub yang bermain di berbagai liga terkemuka Eropa, termasuk Liga Inggris.

Dalam tim asuhan Hajime Moriyasu itu, terdapat pemain-pemain bintang seperti bek tengah Borussia Monchengladbach Ko Itakura dan gelandang bertahan Watari Endo yang bermain untuk Liverpool.

Mereka juga masih memiliki pemain sayap Takumi Minamino yang eks pemain Liverpool dan kini bermain untuk AS Monaco di Prancis. Ada pula Ritsu Doan yang bermain untuk Freiburg di Bundesliga dan Takefusa Kubo yang dijuluki “Messi dari Jepang” yang merumput bersama Real Sociedad di Spanyol.

Tapi kadang sepak bola tuli dari statistik. Bukti paling gres adalah Irak yang menjungkalkan Jepang, dan Vietnam yang bisa menjaringkan dua gol ke gawang Jepang sebelum menyerah 2-4.

Bukan tak mungkin Indonesia bisa meminjam taktik Irak dalam meredam Jepang, atau mencuri gol seperti dilakukan Vietnam namun tentunya tak boleh disertai dengan kekalahan.

Dalam dua pertandingan terdahulunya di Grup D, baik Jepang maupun Indonesia sama-sama mencatat satu kemenangan dan satu kekalahan. Kedua tim menyerah kepada Irak yang sudah menggenggam tiket 16 besar.

Salah satu faktor yang mungkin menjadi kelebihan Indonesia adalah statusnya sebagai tim dengan skuad termuda dalam turnamen di Qatar ini, sehingga bisa memberikan energi dan semangat yang lebih militan.

Buktinya, dengan militansi itu, pemain-pemain Merah Putih bermain cemerlang dalam dua laga pertama Grup D Piala Asia 2023.

Sejumlah media asing, di antaranya ESPN, memuji penampilan ciamik Indonesia saat menantang Irak, dalam pertandingan pertama Grup D, walau Merah Putih gagal mencuri poin.

Performa Garuda kala menghadapi Irak memang bagus. Mereka tampil berani dan berbahaya dalam serangan balik, walau aspek ini tak begitu mengalir kala melawan Vietnam.

Kedewasaan pemain muda Indonesia

Satu lagi yang menonjol dari Merah Putih adalah tekad dan kedewasaan yang melampaui usia muda mereka.

Indonesia
Latihan Timnas Indonesia sebelum mengawali laga perdana di Piala Asia 2023 melawan Irak. – PSSI.org

Salah satu bentuk kematangan itu mewujud dalam diri kapten Asnawi Mangkualam yang dengan dingin menjadi eksekutor penalti yang menentukan kemenangan Indonesia atas Vietnam.

Masih ada Jordi Amat yang berpengalaman tampil di liga Eropa yang membantunya matang di lapangan, sampai menjadi pilar dalam formasi lima bek yang dipasang pelatih Shin Tae-yong.

Jordi ditarik ke luar lapangan sebelum laga melawan Vietnam berakhir setelah mengalami cedera tulang hidung akibat disikut oleh striker Vietnam Nguyen Van Tung, tapi dia bisa diturunkan lagi melawan Jepang dengan mengenakan pelindung muka.

Indonesia
Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-Yong berambisi membawa Timnas Indonesia melaju ke babak 16 besar Piala Asia. – PSSI.org

Pemain-pemain lain juga siap menggebrak, termasuk bek kiri Pratama Arhan dan gelandang serang Marselino Ferdinan yang rajin nan cerdas menusuk pertahanan lawan dari sayap.

Tim besutan Shin Tae-yong itu tampaknya akan mengandalkan lagi serangan balik di mana Rafael Struick menjadi ujung tombak tunggal dan kesabaran menjadi faktor yang sangat menentukan dalam pola bermain seperti ini.

Hasil seri sudah pasti mengamankan langkah Indonesia ke 16 besar. Tentu saja, mengalahkan Jepang merupakan tantangan yang terlalu sayang untuk dilewatkan, karena bisa menjadi barometer untuk sejauh mana kemajuan timnas kita.

Namun begitu, jika salah satu dari tiga pertandingan lain di Grup F antara Kyrgystan dan Oman, Suriah melawan India di Grup B, dan Hong Hong versus Palestina di Grup C, berakhir imbang, maka Asnawi cs tetap ke 16 besar walau berbekal tiga poin.

Jika semua skenario berjalan sesuai harapan, maka dalam fase gugur Indonesia akan menghadapi Qatar atau juara Grup B yang kemungkinan besar Australia atau Uzbekistan.

Tapi itu mungkin tak begitu penting, karena lolos pertama kali ke babak gugur Piala Asia sudah menjadi pengalaman berharga karena telah menembus batas kendala.

Itu juga menjadi pencapaian manis lainnya setelah junior mereka juga tampil memukau dalam Piala Dunia U-17 dua bulan lalu kendati gagal masuk 16 besar.

Lebih dari itu, pencapaian itu bisa menjadi fondasi untuk sukses pada babak berikutnya, dan dalam ajang-ajang lain setelah Piala Asia 2023. (*)

Tags: di ambangIndonesiamencetakPIala Asia 2023Qatarsejarah penting
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Alumni Australia-Indonesia

Alumni Australia di Indonesia merayakan kebersamaan

September 20, 2026
Australia-Indonesia

Australia dan Indonesia membangun kemitraan baru di sektor pangan

September 17, 2026

Perusahaan Australia perkuat kemitraan pertambangan di Indonesia

September 12, 2026

Indonesia jadi tujuan utama mahasiswa Australia program New Colombo Plan 2026

September 11, 2026

Indonesia mesti penuhi desakan MSG sebelum jabatan di Dewan HAM berakhir

September 10, 2026

MSG desak Indonesia ijinkan Komisaris Tinggi untuk HAM PBB kunjungi Papua

September 4, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project
19 September 2026
Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project

Jayapura, Jubi – The Boven Digoel Customary Community Institution (LMA) in South Papua has declared its support for the Awyu [...]

Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence
19 September 2026
Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence

Jayapura, Jubi – Pembina Papua State Special School (SLB Negeri Pembina Papua) is expanding vocational education for students with disabilities [...]

Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua
18 September 2026
Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua

Jayapura, Jubi – Amnesty International Indonesia has called for an end to the killing of civilians in Papua by armed [...]

Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say
18 September 2026
Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say

Jayapura, Jubi — Pastor Yance Douw of the Jayapura Diocese says dialogue, access to information, solidarity and a better understanding [...]

The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road
17 September 2026
The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road

Jayapura, Jubi – The West Papua National Liberation Army (TPNPB) has claimed responsibility for the shooting that killed a driver, [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Pemuda adat Moi

Pemuda adat Moi memberikan waktu Pemkab Sorong menjawab tuntutan

September 20, 2026
Uncen

Manfun Kawasa Byak berdukacita atas meninggalnya Rektor Uncen

September 19, 2026
Kursi, Pendidikan, Sekolah Rusak

Tak ada kursi, lantai pun jadi

September 19, 2026
e-Sport

Kabupaten Jayapura gelar kompetisi e-sport Mobile Legend Bang-bang

September 19, 2026
Papua Barat

Warga Papua Barat mengucapkan selamat HUT kemerdekaan PNG ke 51 tahun

September 19, 2026
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

September 19, 2026
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

September 19, 2026
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

September 19, 2026
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

September 19, 2026
Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

September 18, 2026
Presiden Lai Ching-te

Presiden Lai Ching-te sebut Tuvalu dan Taiwan seperti saudara

September 19, 2026
Gubernur Fakhiri

Gubernur Fakhiri sampaikan tantangan pembangunan Papua ke pemerintah pusat

September 18, 2026
PEPARDA Papua Tengah

PEPARDA I Papua Tengah: Ruang disabilitas untuk berprestasi

September 19, 2026
LMA dukung Suku Awyu menolak PSN

LMA Boven Digoel dukung Suku Awyu menolak PSN

September 19, 2026
Pemuda adat Moi

Pemuda adat Moi memberikan waktu Pemkab Sorong menjawab tuntutan

0
Uncen

Manfun Kawasa Byak berdukacita atas meninggalnya Rektor Uncen

0
Kursi, Pendidikan, Sekolah Rusak

Tak ada kursi, lantai pun jadi

0
e-Sport

Kabupaten Jayapura gelar kompetisi e-sport Mobile Legend Bang-bang

0
Papua Barat

Warga Papua Barat mengucapkan selamat HUT kemerdekaan PNG ke 51 tahun

0
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

0
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara