• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Tanah Papua

Konflik Papua kian memburuk, Kadepa: Penanganan dari Pemerintah Indonesia keliru

April 7, 2022
in Tanah Papua
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: - Editor:
Konflik Papua

Tangkapan layar, jenazah Parunus Lokbere dibawa oleh keluarganya menuju mobil Ambulance. Ia merupakan korban dari situsi keamanan di Papua belakang ini - Youtube

0
SHARES
14
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Situasi konflik Papua yang kian memburuk dalam beberapa tahun terakhir disoroti anggota komisi bidang pemerintahan, politik, hukum, HAM dan keamanan DPR Papua, Laurenzus Kadepa.

Kadepa mengatakan, memburuknya situasi keamanan di Papua yang menyebabkan jatuhnya korban dari kalangan warga sipil, aparat keamanan dan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), disebabkan kekeliruan penanganan oleh pemerintah.

Menurut Kadepa, selama ini pemerintah masih menggunakan pendekatan keamanan menangani Papua. Namun strategi itu, justru memperburuk situasi.

“Saya meminta kepada Pak Presiden agar kebijakan keamanan untuk Papua segera dievaluasi,” kata Laurenzus Kadepa saat menghubungi Jubi, Kamis (7/4/2022) malam.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Kadepa mengatakan, sejumlah anggota DPR Papua dan para pihak di Papua selama ini sudah selalu meminta pemerintah menghentikan pendekatan keamanan di Papua, lebih khusus di wilayah pegunungan untuk menghindari konflik Papua yang lebih parah.

Permintaan itu bahkan telah disampaikan dalam berbagai forum resmi dengan pemerintah, namun tidak ditanggapi.

“Sepertinya negara masih menganggap pendekatan keamanan itu solusi bagi Papua,” ujarnya.

BERITATERKAIT

Learning Papua’s History Through the “Dreams in the Land of Papua” time museum

Mahasiswa Vanuatu berminat peroleh beasiswa pemerintah Indonesia

Pendekatan militer tak bisa mengakhiri konflik di Tanah Papua

Sebelum Mendamaikan Dunia, Siapa Juru Damai bagi Papua?

Padahal kata Kadepa, jika dilihat realitasnya, pendekatan keamanan justru memperumit persoalan Papua. Banyak rakyat sipil jadi korban. Ribuan orang terpaksa meninggalkan tempat tinggalnya, kampungnya dan memilih pindah dan menetap di daerah daerah yang dianggap masih aman.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Coba kita melihat dengan kaca mata kemanusiaan. Bagaimana masa depan anak anak bangsa yang putus sekolah karena konflik, terdampak gizi buruk, dan lainnya karena mengungsi,” ucapnya.

Ia menambahkan, jika memang pemerintah serius mau membangun Papua, mesti dimulai dari membangun manusianya.

“Ciptakan dulu rasa aman bagi masyarakat Papua, itu tugas pemerintah. Terlepas dari kepentingan ideologi kiri dan kanan, kami minta presiden selaku kepala negara dan panglima tertinggi, segera mengevaluasi kebijakan keamanan untuk Papua,” kata Kadepa.

Sementara itu, seorang anak berusia 16 tahun tewas tertembak di Nduga pada 5 April 2022.

“Masih lidik. Saya belum bisa memberikan keterangan siapa pelaku penembakan itu,” kata Kapolres Nduga, AKBP Komang Budhiarta, Kamis (7/4/2022).

Kapolres mengatakan peristiwa penembakan ini terjadi pada hari Rabu (6/4/2022). Anak yang menjadi korban ini disebutkan sedang bermain HP di depan rumahnya.

Dari informasi yang dikumpulkan Jubi, beberapa sumber menyebutkan peristiwa ini terjadi pada pukul 21.00 WP.

Korban penembakan bernama Parunus Lokbere (16), warga Kampung Paris, Distrik Mbua Tengah.

Sebelum tewas tertembak, Parunus bersama dua saudaranya mengisi daya Hand Phone (HP) mereka di Jembatan Nogolaid Atas, di Jalan Batas Batu, Nduga. Setelah selesai mengisi daya, Parunus bersama dua saudaranya pulang ke rumah mereka.

Setibanya di rumah, dua saudaranya masuk ke dalam rumah sementara Parunus masih menggunakan HPnya di depan rumah. Saat menggunakan HPnya itu lah Parunus tertembak.

“Tembakan itu dari arah bangunan hotel milik almarhum Bupati Yarius Gwijangge,” kata sumber Jubi. (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: KadepaKelirukonflik PapuaPapuaPemerintah IndonesiaPenanganan
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah V Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dian Patria perwakilan saat menjadi pembicara pada diskusi hari pangan internasional di Sorong, Sabtu (18/10/2025). – Jubi/Gamaliel

Membongkar praktik buruk investasi di Tanah Papua

October 18, 2025
pastor

Pastor Yance Yogi mengutuk pelaku penembak warga sipil di Intan Jaya

October 18, 2025

LP3BH Manokwari protes: Relawan dianiaya aparat di Moskona Utara

October 18, 2025

Pinehas Torey, Anggota Nieuw Guinea Raad dari Teluk Wondama

October 18, 2025

Polda Papua Barat kirim 169 personel BKO amankan perayaan 1 abad peradaban di Wondama

October 17, 2025

Pelajar dan Mahasiswa Mimika-Puncak desak penyelesaian konflik antar warga di Kwamki Narama

October 17, 2025

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

April 4, 2026
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

April 4, 2026
Mahasiswa

IPMAPAPARA dan mahasiswa Kawanua nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 4, 2026
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

April 4, 2026
Kaledonia Baru

UU Reformasi konstitusi Kaledonia Baru ditolak Majelis Nasional Prancis

April 4, 2026
Tambrauw

Mediasi Komnas HAM–Bupati Tambrauw, 5 DPO penyerangan Bamusbama serahkan diri

April 4, 2026
persipura

Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

April 2, 2026
beasiswa

Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

April 2, 2026
ekskavator

Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

April 1, 2026
Peristiwa Dogiyai

Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 3, 2026
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
gubernur

Ini penjelasan Gubernur Fakhiri terkait pemberhentian petugas kebersihan

March 31, 2026
Gubernur

Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

April 1, 2026
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

0
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

0
Mahasiswa

IPMAPAPARA dan mahasiswa Kawanua nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

0
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

0
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

0
Kaledonia Baru

UU Reformasi konstitusi Kaledonia Baru ditolak Majelis Nasional Prancis

0
Tambrauw

Mediasi Komnas HAM–Bupati Tambrauw, 5 DPO penyerangan Bamusbama serahkan diri

0

Trending

  • persipura

    Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara