• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Seni & Budaya

Perahu suku Byak Wairon tiba di Pulau Waigeo, Raja Ampat Papua Barat Daya

December 17, 2024
in Seni & Budaya
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Dominggus Mampioper - Editor: Syam Terrajana
Perahu Wairon yang ke PNG dan sekarang Wairon itu tinggal di Milne Bay Papua Nugini- Jubi/ist

Perahu Wairon yang ke PNG dan sekarang Wairon itu tinggal di Milne Bay Papua Nugini- Jubi/ist

0
SHARES
101
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

 

Jayapura, Jubi- Hampir selama enam bulan perahu Wairon berangkat dari Biak Numfor, Papua dan menyinggahi beberapa kota sebut seperti  Manokwari yang dalam bahasa Byak disebut Mnukwar;  Kampung Tua atau Kampung lama.

Perahu Wairon juga sempat singgah di Sorong,  yang dalam bahasa Byak dinamakan Soren berarti Teluk.

Itulah nama kota  yang sebenarnya dinamakan oleh para pelaut suku Byak, perdagangan antar pulau pada masa lalu. Kini perahu Wairon singgah di Waigeo, Raja Ampat, Papua Barat Daya.

“Wairon telah berlabuh di pantai Yenban Yenbekaki Waigeo Timur Raja Ampat, 13 Desember 2024,”demikian dikutip Jubi dari akuntiktok @TimWaironGaharu2024, Selasa (17/12/2024).

Dikatakan,  Wairon merupakan kolaborasi tim Wairon Gaharu dikomandani oleh Sanerari Wamaer dan Dennis Koibur, antropolog jebolan FISIP Uncen yang juga mahir membuat tifa dan perahu.

Dijelaskan,  kedua budayaan Suku Byak ini telah mewujudkan warisan budaya Byak bertemakan “Wairon melawan punah.”

BERITATERKAIT

Rum Sram dan masuknya Injil di Pulau Mansinam, Mnu Kwar Papua Barat

Pengurus Bin Syowi Manokwari dikukuhkan, ini pesan ketua umumnya

Wairon
Perahu Wairon berlabuh di Pantai Yewen Yembekaki di Waigeo Timur, Raja Ampat- Jubi/ist

Dennis Koibur pernah pula melakukan pelayaran dengan perahu Wairon dari Biak Numfor menyinggahi Pulau Komamba Sarmi menuju Kota Jayapura berlanjut ke Vanimo menyinggahi “Karkar Island atau dalam bahasa Byak disebut Mios Karkar” di Provinsi Morobe Papua Nugini.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Pelayaran Dennis Koibur dan kawan kawan berakhir di Milne Bay Province PNG untuk mengikuti Festival Perahu Tradisional Melanesia di Milne Bay

Wairon
Dennis Koibur seniman pembuat tifa dan juga pelaut nakoda perahu Wairon ke Milne Bay PNG maupun ke Waigeo, Raja Ampat- Jubi/ist

Tepat, Minggu 21 Oktober 2018, perahu Wairon dan rombongan dibawah pimpinan Denis Koibur plus tujuh pendayung termasuk Mananwir Apolos Sroyer dan delapan awak lainnya tiba di Kampung Yako, Provinsi Sandaun, PNG. Setiba di sana mereka disambut dengan upacara adat dan juga perlengkapan bahan makanan guna melanjutkan perjalanan ke Wewak dan Provinsi Morobe.

Mitos perahu suku Byak

Dosen sejarah dari Universitas Cenderawasih, Alberth Rumbekwan,MSi   mengatakan  terdapat jenis- jenis perahu asli dari Suku Byak antara lain, pertama adalah perahu Mansusu, kedua perahu Waisik/Wairon dan ketiga perahu Karures.

Adapun perahu-perahu itu menurut Rumbekwan yang mengutip pendapat antropolog Dr JR Mansoben MA,  dikisahkan dalam mitos Manarmakeri suku Byak,  bahwa Mansar Manarmaker mendapat ilham atau wahyu dari Sampari/Kumesri (Bintang Pagi/Kejora).

Dia diberikan sejenis daun kayu yang menceritakan proses pembuatan perahu atau “way” oleh Manseren Manggundi/Kayan Byak (nama lain dari Manarmakeri dalam Mitos Koreri)
ilham dari Sampari/Kumesri, hendak melakukan pelayaran dari pulau Wundi, Kepulauan Padaido Biak.

Pada waktu itu, Manseren Manggundi dan anaknya Konori atau Manarbew hendak mencari sanak kerabatnya. Manarmakeri menggambar perahu dengan sepotong karu pemberian Koemeseri (Bintang Pagi/Kejora) di atas pasir. Adapun jenis jenis perahu yang digambar itu adalah, pertama adalah perahu “Mansusu” dan kemudian ia menendangnya (menyepak) ke laut namun tidak berhasil.

Digambar lagi perahu kedua yaitu Waisik/Wairon namun gagal pula dan kemudian ia menggambar lagi perahu ketiga yaitu perahu “Karures “ lalu mendorong gambar pasir itu ke laut, berlabuhlah sebuah perahu dengan layar lengkap dengan anak buah di atas perahu, demikian mitos Manarmakeri yang dikutip dari Dr JR Mansoben, MA dalam bukunya “Sistem Politik Tradisional di Irian Jaya,” 1987.

Selanjutnya disebutkan Mansoben bahwa ada tiga jenis perahu yang ada dalam mite Koreri itu, yakni; Wai Mansusu, Wairon dan Wai Karures itulah yang digunakan oleh Orang Biak dalam melakukan pelayaran dan perdagangan di pesisir Teluk Cenderawasih selama berabad-abad sebelum masuknya teknologi kapal uap, dan perahu motor tempel.

Lebih lanjut menurut Mansoben dalam melakukan perdagangan zaman dulu, orang Byak sudah punya rekan dagang yang disebut Manibob dalam pelayaran perdagangan dengan perahu Wairon ke pelosok wilayah Papua.

Orang orang suku Byak dari Kampung Samber dan juga dari Kampung Sowek pernah berdagang menjual parang (menempa besi) sampai ke Vanimo PNG setelah menyinggahi Pulau Komamba di Sarmi dan juga Abe Pantai di Kota Jayapura. (*)

 

Continue Reading
Tags: Byak
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Arnold

Arnold Clemens Ap, dari PMS Biak sampai Mambesak 1978

April 27, 2026
Kampung Yobeh

Masyarakat Kampung Yobeh sambut wisatawan mancanegara dengan atraksi budaya

April 16, 2026
Topeng roh Doro

Time for Papua : Jejak Orang Asli Papua di komunitas global sejak puluhan ribu tahun lalu ada di Leiden, Belanda

February 26, 2026

Penerapan perda bahasa daerah di Tanah Papua sebagai upaya melindungi identitas OAP

February 9, 2026

Anak-anak Kampung Yokiwa belajar seni dengan pendekatan alam

December 21, 2025

Kolaborasi para seniman lahirkan karya makna air dalam kehidupan

December 21, 2025

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara