• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Provinsi Papua

RSUD Jayapura buka program pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit

March 13, 2026
in Provinsi Papua
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Alexander Loen - Editor: News Desk
RSUD Jayapura

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura, Kota Jayapura. - Alexander Loen

0
SHARES
391
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Jayapura dalam waktu dekat akan membuka program “hospital based” sebagai upaya mempercepat pemenuhan dan pemerataan tenaga dokter spesialis di Tanah Papua.

Ketua Unit Fungsional Pendidikan RSUD Jayapura, Dr. dr. Hermanus Suhartono, Sp.OG., Subsp.FER, mengatakan pihaknya telah bertemu dengan Gubernur Papua Matius D. Fakhiri untuk menyampaikan rencana pembukaan program tersebut sekaligus meminta dukungan pemerintah daerah.

“Kami bertemu dengan Gubernur Papua sehubungan dengan rencana membuka pendidikan dokter spesialis obstetri dan ginekologi yang pertama di RSUD Jayapura dengan sistem hospital based atau berbasis rumah sakit,” kata Hermanus di Kota Jayapura, Jumat (13/3/2026).

Ia menjelaskan, pada tahap awal program RSUD Jayapura akan membuka pendidikan spesialis obstetri dan ginekologi, kemudian pada periode berikutnya akan menyusul program pendidikan bedah, anak, dan penyakit dalam.

Menurut ia, RSUD Jayapura diharapkan menjadi satu-satunya rumah sakit pendidikan di Provinsi Papua yang dapat melayani berbagai pusat pendidikan tenaga kesehatan.

“Kami berharap RSUD Jayapura menjadi rumah sakit pendidikan utama di Provinsi Papua untuk melayani pusat-pusat pendidikan, baik kedokteran, perawat, bidan, maupun tenaga penunjang medis lainnya,” ujarnya.

Ia mengatakan program pendidikan berbasis rumah sakit tersebut menjadi kebanggaan bagi Papua karena membuka peluang bagi putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan spesialis tanpa harus keluar dari wilayah Papua.

BERITATERKAIT

Asosiasi Rumah Sakit Daerah nilai RSUD Jayapura kompeten jadi rumah sakit pendidikan

Kasus kanker yang dialami Orang Asli Papua semakin banyak

RSUD Jayapura klarifikasi isu penolakan pasien yang viral di medsos

Pemkab Sarmi kerja sama dengan RSUD Jayapura pengobatan gratis

“Program hospital based ini memungkinkan dokter-dokter dari kabupaten yang belum memiliki spesialis untuk sekolah di RSUD Jayapura, sehingga setelah selesai mereka bisa kembali melayani masyarakat di daerah masing-masing,” katanya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Hermanus menambahkan, keunggulan program ini adalah seluruh biaya pendidikan ditanggung oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan.

“Peserta tidak membayar biaya pendidikan karena operasionalnya didukung oleh Kementerian Kesehatan melalui APBN. Bahkan peserta juga akan mendapatkan uang saku selama mengikuti pendidikan,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah daerah asal peserta juga diharapkan memberikan dukungan berupa tempat tinggal dan biaya hidup selama menjalani pendidikan.

Ia mengungkapkan, kebutuhan dokter spesialis di Papua masih sangat besar karena masih banyak kabupaten yang belum memiliki tenaga spesialis.

“Masih banyak kabupaten yang kosong. Di Provinsi Papua saja ada empat kabupaten yang belum memiliki dokter spesialis, dan itu akan menjadi prioritas pertama kami untuk direkrut,” ujarnya.

Program pendidikan ini juga diharapkan dapat menjawab persoalan minimnya dokter spesialis yang kembali bertugas di Papua setelah menyelesaikan pendidikan di luar daerah.

“Program spesialisasi sebelumnya pada 2012–2017 menghasilkan sekitar 60 dokter, tetapi yang kembali bekerja di Papua hanya lima orang. Karena mereka membiayai sendiri, kami tidak bisa mewajibkan mereka kembali,” katanya.

Melalui program yang didukung langsung oleh Kementerian Kesehatan ini, para peserta diharapkan dapat kembali mengabdi di wilayah Papua setelah menyelesaikan pendidikan.

“Karena program ini dibiayai negara, maka para dokter diharapkan kembali bekerja di Tanah Papua untuk melayani masyarakat,” tegasnya.

Saat ini, RSUD Jayapura juga tengah memfinalisasi persiapan pembukaan program pendidikan tersebut bersama Kementerian Kesehatan dan kolegium terkait.

“Kami sudah siap. Targetnya program ini mulai berjalan pada April dengan perguruan tinggi mitra Universitas Gadjah Mada. Pembukaan nanti juga direncanakan langsung oleh Pak Gubernur bersama para peserta didik yang sudah direkrut,” katanya.

Ia menambahkan, minat dokter untuk mengikuti program ini cukup tinggi, terutama dari daerah-daerah yang belum memiliki dokter spesialis.

“Animo sangat baik karena banyak dokter dari daerah yang memang membutuhkan kesempatan ini. Dengan sistem hospital based, mereka tidak perlu khawatir biaya dan bisa menyelesaikan pendidikan tanpa putus di tengah jalan,” ujarnya. (*)

Continue Reading
Tags: hospital basedprogram dokter spesialisRSUD Jayapura
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

RSUD Jayapura

Asosiasi Rumah Sakit Daerah nilai RSUD Jayapura kompeten jadi rumah sakit pendidikan

March 14, 2026
Kanker, RSUD Jayapura

Kasus kanker yang dialami Orang Asli Papua semakin banyak

January 8, 2026
RSUD Jayapura

RSUD Jayapura klarifikasi isu penolakan pasien yang viral di medsos

December 27, 2025

Pemkab Sarmi kerja sama dengan RSUD Jayapura pengobatan gratis

February 2, 2024

RSUD Jayapura berhasil operasi pengangkatan tumor mioma uteri seberat 5,67 kilogram

December 5, 2023

Begini tanggapan Direktur RSUD Jayapura soal demo petugas kebersihan

November 22, 2023

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara