Jayapura, Jubi – Buah merah dapat menjadi bahan ramuan untuk menyembuhkan luka luar pada manusia. Khasiat itu telah teruji dalam riset I Made Budi, Dosen Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Matematika, Universitas Cenderawasih.
Made Budi mencampurkan buah merah dengan minyak buaya serta minyak kelapa murni atau virgin coconut oil (VCO). Kedua bahan pencampur itu juga mudah ditemukan di sejumlah daerah di Tanah Papua.
“Saya mendapat minyak buaya dari Merauke dan Mamberamo. Adapun minyak kelapanya dari Sarmi, dan Jayapura, serta buah merah dari Wamena, Keerom, dan Lereh,” kata Budi, Jumat (26/7/2024).
Berbekal tiga bahan utama itu, Budi bereksprimen di laboratorium pribadinya di Waena. Dia menyebut hasil eksprimennya itu merupakan salah satu inovasi di dunia medis.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
“Ada seorang pasien terkena luka bakar parah. Ketika dioleskan mixoil ini, lukanya bisa sembuh dalam tiga hari padahal biasa [masa penyembuhannya] bisa sebulan,” kata alumnus Pasca-Sarjana Institut Pertanian Bogor, tersebut.
Budi menjelaskan buah merah mengandung betakaroten, tokoferol, asam oleat, asam linoleat, asam linolenat, dan dekanoat. Adapun minyak buaya mengandung vitamin E, Vitamin A, asam linoleik, sapogen, dan antiseptik. Kandungan senyawa-senyawa tersebut membuat minyak oles herbal inovasi budi berkhasiat dalam menyembuhkan luka.
“[Komposisi] herbal ini terdiri atas 60 persen minyak buaya, serta masing-masing 20 persen buah merah, dan minyak kelapa murni. Mixoil ini juga dapat membantu [mempercepat] penyembuhan luka bekas operasi,” kata peraih penghargaan Upakarti, tersebut. (*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua



















Discussion about this post