• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Opini

Mewujudkan Green Business di Papua: Antara Harapan dan Tantangan

April 11, 2025
in Opini
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Admin Jubi
Papua
0
SHARES
12
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Oleh: Yosephina Monim, Naema Olivia Yewi, Johan Fritz Meumat, Rio Akhim Kepno, Richard Sanyar, Dimi Aweida Keiyai, dan Mila Kogoya

Papua merupakan salah satu wilayah Indonesia yang dikaruniai kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Hutan tropis yang masih perawan, keanekaragaman hayati yang unik, serta kekayaan budaya masyarakat adat menjadikan Papua sebagai kawasan strategis secara ekologis dan sosial. Namun, di tengah gencarnya pembangunan ekonomi, timbul tantangan besar: bagaimana mendorong pertumbuhan tanpa merusak lingkungan dan mengabaikan hak masyarakat adat?

Konsep green business atau bisnis berbasis lingkungan hadir sebagai jawaban atas tantangan tersebut. Green business mengedepankan pendekatan bisnis yang tidak hanya mengejar keuntungan, melainkan juga bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan dan kesejahteraan sosial. Pertanyaannya, apakah konsep ini realistis untuk diterapkan di Papua?

Potret Tantangan Regulasi di Lapangan

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Upaya menerapkan green business di Papua menemui banyak kendala. Salah satu tantangan utama adalah status tanah adat yang belum terpetakan secara resmi. Hal ini sering kali menjadi akar konflik antara perusahaan dan masyarakat adat. Ketika perusahaan membuka lahan tanpa persetujuan pemilik hak ulayat, bukan hanya ruang hidup yang terancam, tetapi juga nilai-nilai budaya yang tergerus.

Seorang tokoh adat dari Sentani menyatakan, “Kami tidak menolak pembangunan, tapi kami ingin dilibatkan. Tanah bukan sekadar aset ekonomi, tetapi juga warisan leluhur dan sumber kehidupan kami.” Pernyataan ini menggambarkan betapa pentingnya keterlibatan masyarakat adat dalam setiap proses pembangunan.

Meski regulasi nasional seperti Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan prinsip pembangunan berkelanjutan telah diatur dalam Undang-Undang Lingkungan Hidup, implementasinya di Papua masih menghadapi hambatan. Lemahnya pengawasan, keterbatasan sumber daya manusia, dan minimnya partisipasi lokal menjadi masalah klasik yang terus berulang.

BERITATERKAIT

Learning Papua’s History Through the “Dreams in the Land of Papua” time museum

Sebelum Mendamaikan Dunia, Siapa Juru Damai bagi Papua?

TIME FOR PAPUA — Wereldmuseum Leiden opens First Major exhibition from The Worls’s largest Papua collection in sixty years

Velix Wanggai : Perlu Desain Ulang Peran Freeport untuk Tanah Papua

Secercah Harapan dari Inisiatif Lokal

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Namun, di balik berbagai tantangan tersebut, sejumlah inisiatif lokal menunjukkan bahwa green business bukanlah mimpi di siang bolong. Di Lembah Grime-Nawa, masyarakat adat telah mengelola hasil hutan non-kayu secara lestari, menjaga hutan tetap hijau sambil memperoleh penghidupan yang layak. Koperasi lokal juga mulai mengembangkan produksi organik dan ekowisata berbasis komunitas sebagai bentuk bisnis yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Keberhasilan ini membuktikan bahwa jika diberikan ruang, kepercayaan, dan dukungan, masyarakat Papua mampu menjadi aktor utama dalam pembangunan yang berkelanjutan.

Rekomendasi Strategis Menuju Regulasi Hijau

Untuk mewujudkan regulasi bisnis berbasis lingkungan di Papua, diperlukan langkah-langkah strategis dan kolaboratif:

  1. Penguatan Hukum Adat dan Partisipasi Lokal
    Regulasi formal perlu mengakui dan mengakomodasi hukum adat sebagai fondasi pengelolaan sumber daya alam. Keterlibatan masyarakat adat dalam proses perizinan dan pengawasan harus menjadi keharusan, bukan sekadar formalitas.
  2. Kolaborasi Multipihak
    Pemerintah, LSM, perguruan tinggi, dan sektor swasta harus bersinergi dalam membangun kapasitas lokal, memberikan pelatihan, pendampingan, serta membuka akses terhadap pasar hijau.
  3. Transparansi dan Akuntabilitas
    Seluruh aktivitas bisnis perlu menyajikan laporan dampak lingkungan secara terbuka dan melibatkan pengawasan dari masyarakat sipil. Pemerintah daerah juga harus memperkuat lembaga pengawas yang independen.

Sebagaimana disampaikan dalam diskusi kelompok kami, “Green business tidak hanya tentang teknis ramah lingkungan, tetapi juga menyangkut keadilan distribusi hasil dan dampak sosialnya.” Artinya, keberlanjutan lingkungan harus berjalan seiring dengan keberlanjutan sosial dan ekonomi masyarakat lokal.

Penutup

Penerapan regulasi bisnis berbasis lingkungan di Papua bukan hanya sebuah kemungkinan, tetapi juga sebuah keharusan. Papua tidak perlu memilih antara hutan atau kemajuan. Melalui pendekatan green business yang inklusif, adil, dan kolaboratif, kedua hal tersebut dapat berjalan berdampingan. Masa depan Papua adalah masa depan yang hijau—bukan hanya dalam arti ekologis, tetapi juga dalam keadilan sosial dan ekonomi bagi seluruh warganya.

(Para penulis adalah Mahasiswa Mata Kuliah Hukum & Regulasi Bisnis, Jurusan Akuntansi, FEB Uncen)

 

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: Green BusinessHarapanPapuatantangan
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Dana

Triliunan Hilang, Masa Depan Terabaikan: Kisah Dana Abadi Papua yang Tak Pernah Ada

March 25, 2026
Leluhur

Ketika Leluhur Mengajari Kita Cara Merawat Bumi

March 11, 2026

Dana Abadi Papua: Mengubah kekayaan alam menjadi warisan abadi bagi generasi mendatang

March 11, 2026

Sebelum Mendamaikan Dunia, Siapa Juru Damai bagi Papua?

March 10, 2026

Masyarakat menolak MBG juga merupakan HAM

February 27, 2026

Menagih janji Otsus di Kabupaten Sorong: Mengapa pendidikan menengah masih terjebak formalitas administratif?

February 11, 2026

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

April 4, 2026
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

April 4, 2026
Mahasiswa

IPMAPAPARA dan mahasiswa Kawanua nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 4, 2026
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

April 4, 2026
Kaledonia Baru

UU Reformasi konstitusi Kaledonia Baru ditolak Majelis Nasional Prancis

April 4, 2026
Tambrauw

Mediasi Komnas HAM–Bupati Tambrauw, 5 DPO penyerangan Bamusbama serahkan diri

April 4, 2026
persipura

Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

April 2, 2026
beasiswa

Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

April 2, 2026
ekskavator

Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

April 1, 2026
Peristiwa Dogiyai

Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 3, 2026
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
gubernur

Ini penjelasan Gubernur Fakhiri terkait pemberhentian petugas kebersihan

March 31, 2026
Gubernur

Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

April 1, 2026
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

0
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

0
Mahasiswa

IPMAPAPARA dan mahasiswa Kawanua nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

0
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

0
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

0
Kaledonia Baru

UU Reformasi konstitusi Kaledonia Baru ditolak Majelis Nasional Prancis

0
Tambrauw

Mediasi Komnas HAM–Bupati Tambrauw, 5 DPO penyerangan Bamusbama serahkan diri

0

Trending

  • persipura

    Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara