• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Meepago

Suku Sempan: Warga yang dilupakan di Bumi Amungsa

July 27, 2026
in Meepago
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: Dominggus A. Mampioper - Editor: Arjuna Pademme
Suku Sempan

Warga suku Sempan di Kampung Ohotya, Distrik Mimika Timur Jauh, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada Februari 2023.- Jubi/Theo Kelen

0
SHARES
140
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Suku Sempan selama ini bergabung bersama Suku Kamoro dalam Lembaga Masyarakat Adat Kamoro (Lemasko) di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. Padahal secara budaya dan bahasa, Suku Sempan berbeda dengan Suku Kamoro. Hampir sebagian besar Suku Sempan tinggal di pesisir Mimika Timur, termasuk dalam Distrik Mimika Timur Jauh.

Antropolog dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Uncen, Dr. Andro Loekito melihat adanya perbedaan antara kedua suku itu dalam sub suku, di mana orang Sempan memiliki dialek yang berbeda dengan Suku Kamoro.

“Saya belum melakukan penelitian antara kedua suku itu. Tetapi ada perbedaan secara dialek dan sebenarnya, baik Kamoro maupun Sempan masuk dalam wilayah adat Animha karena ada kemiripan dengan Suku Asmat di Animha, terutama antara Patung Mbis dan Patung Mbitoro dari Kamoro,” kata Andro Loekito kepada Jubi melalui telepon selulernya, Sabtu (25/7/2026).

Menurutnya, hampir sebagian besar orang-orang Sempan atau Semopane Owe tinggal di Kampung Ohoytia dan Kampung Omawita. Sejak dulu mereka mempunyai corak kehidupan nomaden, mereka hidup dari alam hasil hutan, sungai dan laut, disepanjang kaki gunung, pesisir pantai hingga ke laut luas.

Sementara itu salah seorang warga Sempan di Kampung Ohoyta, Alexander Matiwera kepada Jubi beberapa waktu lalu saat melakukan liputan ke Mimika mengatakan, “kitorang dari timur”.

“[Kami] dulu [menyebut diri kami] Suku Sempan. Sekarang [orang] bilang [kami adalah orang Suku] Kamoro. Padahal [kami memiliki perbedaan] bahasa. Kitorang [tetap menyebut diri kami orang] Sempan timur,” ujar Alexander Matiwera.

Kampung Omawita adalah wilayah pesisir di Distrik Mimika Timur Jauh, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. Kampung ini dihuni mayoritas masyarakat Suku Sempan atau Semopane Owe. Kelompok etnis asli yang tersebar di wilayah pesisir Mimika.

BERITATERKAIT

HUT Provinsi Papua Tengah ke-4: UMKM raup keuntungan ratusan juta rupiah

HUT Papua Tengah ke-4: Momentum memperkuat komitmen pelayanan kepada masyarakat

Gubernur Nawipa: Pembentukan Papua Tengah adalah perjuangan Komarudin Watubun

Program BANGKIT Papua Tengah: Pembangunan yang berpihak kepada masyarakat

Menurut tua adat suku Sempan, Sempan berasal dari dua kata, yaitu se/he artinya “tanah” dan mopane artinya “tuan”, sehingga “Sempan” apat diartikan sebagai “tuan tanah.”

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Sejak dulu leluhur mereka tetap menggunakan bahasa Sempan tanpa mengenal istilah suku Sempan. Barulah belakangan suku di Mimika terbagi menjadi dua suku besar, yaitu suku Kamoro dan Amungme, kemudian suku Sempan dikategorikan ke dalam suku Kamoro.

Meski masuk dalam Lemasko atau suku Kamoro, masyarakat Otakwa/Ohotya tetap menyebut diri mereka dengan orang Sempan (Semopane Owe). Memang cerita nenek moyang mereka dulu, berasal dari Kampung Okaba, distrik tertua di Kabupaten Merauke, termasuk dalam  wilayah adat Animha.

Akimuga dan Suku Sempan

Bestur Kokonao 1958-1961, Distrik Mimika Timur wilayah Nerdelands Nieuw Guinea Arnold Mampioper dalam bukunya berjudul, Amungme Manusia Utama dari Nemangkawi Pegunungan Cartensz, menyebutkan wilayah Agimuga merupakan areal perburuan dari suku Sempan kelompok Nafaripi dan Sekarowe.

Pada 6 September 1959 diadakan rapat bertempat di Killiarma untuk membicarakan pelepasan tanah adat dan ganti rugi terhadap areal perburuan suku Sempan. Pembicaraan ini dihadiri oleh  seluruh warga Nafaripi fan Sekawore sebanyak 134 orang. Mereka juga berasal dari Kampung Piparo,” tulis Mampioper pada halaman 60 dalam bukunya.

Lebih lanjut dijelaskan dalam pertemuan itu turut hadir, masyarakat Amungme dan tokoh tokoh adatnya yang telah pindah bermukim di Akimuga yang sekarang sudah menjadi Distrik Agimuga di Kabupaten Mimika.

Kepada masyarakat Nafaripi dan Sekarowe diberi penjelasan tentang keinginan masyarakat Amungmme untuk bermukim tetap di Agimuga, serta pembukaan Pos dan penempatan petugas pemerintah untuk memimpin warga Amungme dan Sempan di wilayah Agimuga.

Suku-suku Sempan di wilayah Agimuga mencakup kelompok kelompok, Nafaripi, Sekarowe, Wumuni, Waiteko, Imitawe, Apiame, Epame dan Uapu.

Dalam perkembangan sekarang, Distrik Akimuga Kabupaten Mimika terdiri dari, kampung Fakafuku, Kiliarma, Aramsolki, Hinat Untung,Masasimamo,Emkoma Halama, Emogoma (Emogora).

Orang Sempan di Kampung Ohoyta, Omawita dan Fanamo

Mengutip blue-forests.org, masyarakat yang mendiami Kampung Ohotya, Distrik Mimika Timur Jauh saat ini merupakan Suku Sempan yang dalam sejarahnya hidup secara nomaden atau berpindah-pindah.

Riwayat menyebutkan mereka datang dari daerah timur, yaitu, Kampung Okaba di Kabupaten Merauke. Karena terjadi konflik adat di daerah tersebut, masyarakat memilih pindah ke Kampung Owapi dan menetap di sana dalam waktu yang cukup lama.

Komunitas masyarakat ini kembali harus berpindah ke Kampung Wenin di Distrik Jita karena adanya kasus pembunahan yang dikenal dengan kasus Minoro Kases.

Di lokasi baru tersebut kembali terjadi konflik berupa perang antar komunitas masyarakat yang disebabkan oleh sengketa lahan berupa perebutan dusun sagu.

Konflik tersebut membuat mereka harus kembali berpindah ke kampung Ohotya yang menjadi lokasi hidup mereka sekarang. Perpindahan ke Kampung Ohotya diingat oleh para Tetua Adat terjadi pada 1940-an.

Dari Kampung Ohotya, komunitas masyarakat yang menyebut diri mereka sebagai Semopane Owe (orang Sempan) ini memperluas tempat/wilayah mereka hingga ke Kampung Imitawapi.

Pada tahun 1950 masyarakat adat ini mulai mengenal agama Katolik. Penyebaran agama ini dibawa oleh seorang misionaris, yaitu pastor Gerald Zegwaard. Selain itu, orang Sempan juga bermukim di Kampung Omawita dan Fanamo.

Di era 1990 an wilayah Kampung orang Sempan Omawita dan Fanamo terkena dampak tailing, mereka mengadu ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) ranting Timika dan kemudian Pieter Welikin dan kawan kawan melakukan investigasi daerah terdampak tailing.

Terjadi perubahan warna Mollusca berwarna bitnik bitnik kehitaman, rasanya juga berubah. Begitupula dengan tambelo di hutan bakau areal mencari kepiting, tambelo sudah berubah warna dan rasanya sudah berubah.

Tak heran Yayasan Pembangunan Masyarakat Desa (YPMD) Papua yang pernah mendampingi warga Kampung Omawita Suku Sempan menjelaskan bahwa ada beberapa kesulitan antara lain, (1) Belum ada cara yang pas untuk menghitung ganti rugi tersebut. (2) Apakah ganti rugi yang diberikan dapat memberikan jaminan bahwa mereka dapat hidup berkelanjutan.

(3) Bagaimana masyarakat dapat survie dengan ganti rugi yang sifatnya temporer. (4) Ketergantungan masyarakat yang amat tinggi pada potensi sumberdaya perairan dan Kawasan mangrove.

Begitula sekelumit perjuangan dan pengalaman, warga Suku Sempan yang selama ini dianggap bagian dari Suku Kamoro, padahal mereka mengaku bahwa mereka adalah orang Sempan dan bukan suku Kamoro.

Bagi mereka suku Sempan termasuk dari Suku Kedelapan dalam tujuh suku kekerabatan di Bumi Mimika sekarang. (*)

Tags: Bumi AmungsaKabupaten MimikaProvinsi Papua TengahSuku KamoroSuku Sempan
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Papua Tengah

HUT Provinsi Papua Tengah ke-4: UMKM raup keuntungan ratusan juta rupiah

July 23, 2026
Papua Tengah

HUT Papua Tengah ke-4: Momentum memperkuat komitmen pelayanan kepada masyarakat

July 23, 2026

Gubernur Nawipa: Pembentukan Papua Tengah adalah perjuangan Komarudin Watubun

July 23, 2026

Program BANGKIT Papua Tengah: Pembangunan yang berpihak kepada masyarakat

July 21, 2026

Pj Sekda Papua Tengah: Tertib administrasi merupakan fondasi kebijakan

July 21, 2026

Berbagai kegiatan warnai perayaan HUT ke-4 Provinsi Papua Tengah

July 22, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Central Papua opens procurement opportunities for Indigenous Papuan businesses
27 July 2026
Central Papua opens procurement opportunities for Indigenous Papuan businesses

Jayapura, Jubi – The Central Papua provincial government is expanding opportunities for Indigenous Papuan (OAP) businesses to participate as suppliers [...]

The Sempan: A forgotten Indigenous community in the land of the Amungsa
27 July 2026
The Sempan: A forgotten Indigenous community in the land of the Amungsa

Jayapura, Jubi – For years, the Sempan people have been grouped together with the Kamoro under the Kamoro Indigenous Community [...]

Cenderawasih University students promote plastic waste sorting with community drop boxes
25 July 2026
Cenderawasih University students promote plastic waste sorting with community drop boxes

Sentani, Jubi – Students from Cenderawasih University’s (Uncen) community service programme (KKN) have donated three plastic bottle drop boxes to [...]

Search for missing West Papua presenter called off
25 July 2026
Search for missing West Papua presenter called off

Manokwari, Jubi – Search and rescue (SAR) authorities have officially ended the search for TVRI West Papua presenter Yanto Idorway [...]

Bobon Santoso, Cenderawasih military chief’s visit seen as distraction from humanitarian issues
24 July 2026
Bobon Santoso, Cenderawasih military chief’s visit seen as distraction from humanitarian issues

Wamena, Jubi – The visit of YouTuber and content creator Bobon Santoso alongside the commander of the XVII/Cenderawasih Military Regional [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Bandara Sentani Persipura

Bandara Internasional Sentani resmikan store merchandise Persipura experience

July 27, 2026
TPNPB tetapkan DPO

TPNPB tetapkan sejumlah pihak sebagai DPO

July 27, 2026
Jenazah presenter TVRI Papua Barat

Jenazah presenter TVRI Papua Barat ditemukan di celah bebatuan

July 27, 2026
Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah berikan OAP peluang sebagai penyedia barang dan jasa

July 27, 2026
Papua Tengah

Kompetensi pengadaan barang dan jasa untuk meningkatkan kapasitas apartur Papua Tengah

July 27, 2026
Perempuan dari Wewak berjualan di perbatasan PNG-RI

Perempuan dari Wewak berjualan di perbatasan PNG-RI

July 27, 2026
MR Kambu

MR Kambu: Tokoh bintang empat Persipura dimakamkan di Maybrat

July 27, 2026
Pensiunan tentara PNG di perang dunia

Pensiunan tantara PNG mengenang perang Dunia Kedua

July 24, 2026
Konsulat Indonesia

KNPB Konsulat Indonesia klaim HUT XVI jadi ruang pendidikan politik mahasiswa Papua

July 27, 2026
MR Kambu

MR Kambu: Tokoh bintang empat Persipura dimakamkan di Maybrat

July 27, 2026
Kepulauan Solomon

Kepulauan Solomon lolos ke Piala Dunia U-17 FIFA 2027

July 27, 2026
Suku Sempan

Suku Sempan: Warga yang dilupakan di Bumi Amungsa

July 27, 2026
PNG Incar Pertambangan Minyak

PNG incar proyek pertambangan minyak dan gas

July 24, 2026
PNG

Lebih 500 warga asing ilegal telah dideportasi dari PNG

July 27, 2026
Bandara Sentani Persipura

Bandara Internasional Sentani resmikan store merchandise Persipura experience

0
TPNPB tetapkan DPO

TPNPB tetapkan sejumlah pihak sebagai DPO

0
Jenazah presenter TVRI Papua Barat

Jenazah presenter TVRI Papua Barat ditemukan di celah bebatuan

0
Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah berikan OAP peluang sebagai penyedia barang dan jasa

0
Papua Tengah

Kompetensi pengadaan barang dan jasa untuk meningkatkan kapasitas apartur Papua Tengah

0
Perempuan dari Wewak berjualan di perbatasan PNG-RI

Perempuan dari Wewak berjualan di perbatasan PNG-RI

0
MR Kambu

MR Kambu: Tokoh bintang empat Persipura dimakamkan di Maybrat

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara