• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Mamta

Tifa dan Kerembut sambut pengunjung pesta rakyat di Kampung Yobeh

August 2, 2026
in Mamta
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Dominggus A Mampioper - Editor: Arjuna Pademme
Tifa dan Kerembut

Yafet Felle ditengah beri komando dengan tabuhan kerembut - Jubi/Dominggus A Mampioper

0
SHARES
336
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Tabuhan delapan pemukul tifa mengiringi komando dari Yafet Felle, penabuh kerembut (kelambut) selama tim penari kaum perempuan dan anak laki-laki menyambut para tamu yang berkunjung menyaksikan Pesta Rakyat Masyarakat Adat Kampung Yobeh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Sabtu (1/8/2026).

“Tarian ini kami tampilkan sebagai sambutan selamat datang untuk para tamu dan undangan,” Yafet Felle kepada Jubi usai tampil di depan panggung di Kampung Yobeh, seraya menambahkan para penabuh tifa harus mendengar komando dari si pemukul kerembut.

Felle menjelaskan bahwa kerembut atau biasa disebut pula Kelambut adalah instrumen musik khas Sentani, sebagai identitas suku Sentani termasuk masyarakat Kampung Yobeh.

“Kerembut ini sudah termasuk dalam asesoris ondoafi, sehingga kalau mau tampil dalam pesta adat harus ada izin dari ondoafi dan harus dibayar bisa mencapai puluhan juta,” ucapnya.

Menurutnya, kayu untuk membuat kerembut dalam Bahasa Sentani disebut ‘Enaye’ atau kayu yang nyaring bunyinya. Kayu itu diambil dari pegunungan Cycloop.

“Biasanya kayu ini berat dan butuh 10 orang untuk memikul kayu Enaye. Biasa kita bikin lalu jemur hingga kering, agar suaranya nyaring,” ujarnya.

Suara nyaring dari yang dihasilkan Kerembut ini kata Felle, sebagai komando agar penabuh secara bersamaan menabuh tifa bertalu-talu secara seirama hentakan kaki para penari yang mengitari penabuh kerembut.

BERITATERKAIT

Akankah segera ada pesta olahraga Melanesia?

Gubernur Papsel pastikan jalan dibangun di Kampung Koa

KNPI Jayawijaya: Aksi 15 Agustus bukti kedewasaan demokrasi rakyat Lapago

Pikul Salib Merah: KNPB Mimika serahkan tuntutan rakyat kepada DPRK

“Jadi saya sebagai penabuh kerembut ini berada di tengah, dan penabuh tifa mengelilingi. Sedangkan penari perempuan di bagian lingkaran luar sambil menari,” katanya.

Katanya, kerembut ini hanya bisa ditabuh oleh kaum laki-laki. Kaum perempuan dilarang karena diyakini akan membuat rahim kandungan mereka tertutup, sehingga tidak dapat memiliki anak.

Sementara itu, Prof. Dr. I Wayan Rai S. dari Pusat Penerbitan Institut Seni Indonesia Denpasar, dalam penelitiannya berjudul Musik Kelambut Identitas Etnis Sentani Papua, mengkaji tentang kerembut di Sentani dilakukan dalam perspektif etnomusikologi.

Kerembut sebagai objek etnomusikologi, serta penjelasan lebih rinci perihal eksistensi musik kerembut di Sentani sangat penting bagi identitas asli Suku Sentani.

Kerembut adalah alat kesenian tradisional Suku Sentani di Provinsi Papua yang berbentuk menyerupai jukung dan dimainkan dengan tongkat kayu untuk kegiatan festival tradisional, pertunjukan musik dan seminar.

Arti kerembut dalam masyarakat Sentani.melambangkan kebersamaan dan sumber toleransi,” kata I Wayan Rai S.

Menurutnya, kerembut sebagai objek etnomusikologi yang sangat menarik. Keberadaannya harus dipahami sebagai bagian dari totalitas kebudayaan
yang dimiliki oleh masyarakat.

Musik kerembut dapat dikaji melalui peranannya dalam upacara yang profan maupun sakral. Kajian fungsi musik kerembut dalam upacara profan adalah bagaimana menempatkan musik ini berfungsi untuk acara hiburan.

Peran musik tersebut lebih menekankan unsur keduniawian, sedangkan musik kerembut sebagai objek yang bersifat sakral perlu didekati dengan menggali unsur religi.

Hubungannya dengan Tuhan, arwah nenek moyang, dewa-dewa maupun roh-roh yang dianggap memiliki kekuatan gaib, tergantung pada cara pandang masyarakat pendukungnya. (*)

Continue Reading
Tags: kampungKerembutPengunjungPestarakyatTifaYobeh
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pesta Olahraga Melanesia

Akankah segera ada pesta olahraga Melanesia?

October 11, 2026
Gubernur Safanpo

Gubernur Papsel pastikan jalan dibangun di Kampung Koa

August 19, 2026
KNPI Jayawijaya demokrasi rakyat Lapago

KNPI Jayawijaya: Aksi 15 Agustus bukti kedewasaan demokrasi rakyat Lapago

August 16, 2026

Pikul Salib Merah: KNPB Mimika serahkan tuntutan rakyat kepada DPRK

August 3, 2026

Massa aksi KNPB serukan penghormatan hak rakyat Papua

August 3, 2026

Perempuan adat Kampung Enggros jaga hutan mangrove di tengah keterancaman

July 14, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara