• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Mamta

Di balik kesuksesan Puskesmas Waibu raih penghargaan terbaik dari Kemenkes

February 8, 2025
in Mamta, Penkes
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Fitri Ramadhani - Editor: Syofiardi
Puskesmas Waibu

Suasana di loket pendaftaran Puskesmas Waibu di Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua Kamis (23/1/2025). –Jubi/Fitri Ramadhani

0
SHARES
28
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sentani, Jubi – Puskesmas Waibu, Kabupaten Jayapura meraih penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada 17 Oktober 2024 sebagai satu dari 11 puskemas terbaik di Indonesia dalam penerapan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP).

Kemenkes memberikan penghargaan pada empat kategori. Puskesmas Waibu (Kabupaten Jayapura) termasuk Kategori Puskesmas Perkotaan bersama Puskesmas Tenayan Raya (Kota Pekanbaru) dan Puskesmas Manukan Kulon (Kota Surabaya).

Lainnya, Kategori Puskesmas Perdesaan diraih Puskesmas Kunto Darussalam (Kabupaten Rokan Hulu), Puskesmas Plantungan (Kabupaten Kendal), dan Puskesmas Wae Nakeng (Kabupaten Manggarai Barat).

Kemudian Kategori Puskesmas Terpencil diraih Puskesmas Sungai Sembilan (Kota Dumai), Puskesmas Banjarwangi (Kabupaten Garut), dan Puskesmas Batakte (Kabupaten Kupang). Selanjutnya, Kategori Puskesmas Sangat Terpencil yang diraih Puskesmas Saritani (Kabupaten Boalemo) dan Puskesmas Boawae (Kabupaten Nagekeo).

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Kemenkes menilai puskesmas terbaik berdasarkan puskemas yang diusulkan pemerintah kabupaten dan pemerintah kota dari seluruh Indonesia. Pada 2024, baru 2.247 puskesmas di seluruh Indonesia yang menerapkan ILP dari 4.000 puskemass yang ditargetkan Kemenkes hingga akhir 2024. Saat ini, di Indonesia ada lebih 10.000 puskesmas.

Kepala Puskesmas Waibu Juni Irianto yang ditemui Jubi pada Selasa (21/1/2025) menjelaskan pelayanan ILP menggunakan pendekatan berbasis siklus hidup, yaitu pelayanan kesehatan disesuaikan berdasarkan kelompok usia, bukan indikasi atau gejala penyakit yang dirasakan. Pendekatan ini melibatkan pembagian kluster layanan, seperti kluster ibu dan anak, dewasa produktif, hingga lansia.

“Dengan sistem ini masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan yang lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan mereka,” katanya.

BERITATERKAIT

1.350 kasus baru TBC ditemukan di Kabupaten Jayapura pada 2025

Kabupaten Jayapura jauh tertinggal, bupati luncurkan deteksi dini kanker leher rahim

Puskesmas Waibu gelar pemeriksaan kesehatan gratis di 21 sekolah

Kasus malaria di Puskesmas Waibu capai 3.800 lebih

Selain itu, tambah Juni Irianto, inovasi dalam digitalisasi layanan juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan puskesmas yang ia pimpin meraih penghargaan. Puskesmas Waibu menjadi pelopor dalam implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) di Kabupaten Jayapura. Teknologi ini memungkinkan tenaga medis untuk mengakses data pasien secara cepat, efisien, dan akurat, sehingga meningkatkan kualitas pelayanan.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“RME tidak hanya mempermudah pekerjaan kami sebagai tenaga medis, tetapi juga memberikan rasa aman kepada pasien, karena data mereka terjaga dengan baik,” ujarnya.

Layanan hingga sore

Berbeda dari puskesmas lainnya di Kabupaten Jayapura, Puskesmas Waibu memberikan pelayanan yang lebih lama dengan membuka layanan hingga sore. Ini sebuah inovasi dari puskesmas ini sehingga menjadi puskesmas pertama di Kabupaten Jayapura yang buka hingga sore sejak empat bulan lalu.

Puskesmas Waibu
Puskesmas Waibu di Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Kamis (23/1/2025). –Jubi/Fitri Ramadhani

Juni Irianto menyampaikan saat ini Puskesmas Waibu memiliki 91 pegawai. Karena jumlah pegawai cukup banyak, ia berinisiatif membagi menjadi dua shift kerja.

“Ini untuk mengurangi waktu tunggu pasien sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik dan nyaman. Biasanya ada hari-hari tertentu, Senin, Kamis, dan Sabtu jumlah pasien mencapai 200 kunjungan,” ujarnya.

Dengan jadwal layanan yang lebih panjang, kata Juni, masyarakat atau pasien yang tidak darurat tidak perlu datang pagi ke puskesmas.

“Pada pelayanan pagi atau shift pertama, loket pendaftaran dibuka hingga pukul 11.00 WIT dan apabila kunjungan di atas jam tersebut akan mendaftar pada pelayanan berikutnya atau shift kedua. Loket pendaftaran untuk pelayanan sore dibuka pukul 13.00 hingga 16.00 WIT,” katanya.

Juni menyarankan bagi masyarakat dengan indikasi [penyakit] yang tidak urgen tidak perlu datang pagi-pagi, tapi disarankan mendaftar pada shift kedua.

“Awal layanan sore dibuka memang sedikit, hanya sekitar empat kunjungan. Namun lama-kelamaan puncaknya kisaran 40 sampai 50 kunjungan. Namun untuk rata-rata harian sekitar 15 kunjungan,” ujarnya.

Dua penghargaan

Pada acara ‘Pemberian Penghargaan Puskesmas dan Launching Pedoman Kerja Puskesmas’ yang diadakan Kementerian Kesehatan di Jakarta pada 17 Oktober 2024, Kabupaten Jayapura meraih dua penghargaan.

Selain penghargaan puskesmas terbaik untuk Puskesmas Waibu, juga penghargaan Kategori Desa Pelayanan Terbaik kepada Kampung Kwadeware di Distrik Waibu. Kampung Kwadeware salah satu kampung yang dilayani Puskesmas Waibu.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Edward Manik Sihotang mengatakan penghargaan yang diperoleh Puskesmas Waibu dan Kampung Kwadeware karena keduanya menerapkan pelayanan ILP.

“Program ILP sebuah program dari Kementerian Kesehatan untuk melaksanakan transformasi pelayanan kesehatan primer di daerah,” ujarnya.

Menurutnya, Puskesmas Waibu mendapatkan penghargaan karena dinilai dalam proses dan pelaksanaan ILP cukup baik di tingkat Provinsi Papua. Hal itu didukung dengan surat keputusan, peraturan daerah, penetapan beberapa lokus dan prosedur standar operasional (SOP) dalam implementasi ILP. (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: Dinas Kesehatan Kabupaten JayapuraKemenkes RIpelayanan PuskesmasPuskesmas Waibu
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Museum Waktu

Mengenal sejarah Papua lewat museum waktu ‘Mimpi di Tanah Papua”

March 31, 2026
Gubernur Provinsi Papua Mathias Fakhiri saat melihat rumpon di Kantor Dinas Perikanan Dok VII Kota Jayapura- Jubi/dok

Benarkah survei geologi ESDM, bikin harga ikan naik di Kota Jayapura?

March 31, 2026

Penumpang di Bandara Sentani meningkat 3,3 persen selama periode Lebaran

March 30, 2026

Tifa sakral dari kulit manusia ditampilkan dalam pesta budaya Kampung Yobeh

March 30, 2026

Lapak pedagang di Pantai Yahim terendam luapan air Danau Sentani

March 28, 2026

Don AL Flassy, antropolog pencetus gagasan Tujuh Wilayah Budaya Papua tutup usia

March 25, 2026

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

April 4, 2026
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

April 4, 2026
Mahasiswa

IPMAPAPARA dan mahasiswa Kawanua nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 4, 2026
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

April 4, 2026
Kaledonia Baru

UU Reformasi konstitusi Kaledonia Baru ditolak Majelis Nasional Prancis

April 4, 2026
Tambrauw

Mediasi Komnas HAM–Bupati Tambrauw, 5 DPO penyerangan Bamusbama serahkan diri

April 4, 2026
persipura

Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

April 2, 2026
beasiswa

Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

April 2, 2026
ekskavator

Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

April 1, 2026
Peristiwa Dogiyai

Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 3, 2026
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
gubernur

Ini penjelasan Gubernur Fakhiri terkait pemberhentian petugas kebersihan

March 31, 2026
Gubernur

Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

April 1, 2026
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

0
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

0
Mahasiswa

IPMAPAPARA dan mahasiswa Kawanua nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

0
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

0
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

0
Kaledonia Baru

UU Reformasi konstitusi Kaledonia Baru ditolak Majelis Nasional Prancis

0
Tambrauw

Mediasi Komnas HAM–Bupati Tambrauw, 5 DPO penyerangan Bamusbama serahkan diri

0

Trending

  • persipura

    Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara