• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Lapago

Gereja, pemerintah Distrik Borme dan masyarakat tolak pembangunan pos TNI

February 28, 2026
in Lapago
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Silpester kasipka - Editor: Arjuna Pademme
Distrik Borme

Seluruh tokoh bersama masyarakat distrik Borme saat menyatakan penolakan wacana pembangunan pos TNI di Distrik Borme Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan pada Jumat (27/2/2026).-Jubi/Dok Eran Kulka.

0
SHARES
2.1k
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Pemerintah Distrik Borme, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, pihak gereja bersama masyarakat di 13 kampung dan para kepala kampung menyatakan menolak rencana pembangunan pos TNI di wilayah mereka.

Ketua Klasis Borme, Pdt. Minus Deal menegaskan, pihak gereja bersama pemerintah distrik, kepala kampung dan seluruh masyarakat Distrik Borme menolak rencana penempatan militer di sana.

“Kami dari pimpinan gereja yang bertugas di Distrik Borme bersama kepala-kepala kampung dan seluruh masyarakat menyampaikan bahwa kami tidak menerima rencana penempatan militer di Distrik Borme,” kata Pdt. Minus Deal kepada Jubi melalui aplikasi pesan singkatnya, Sabtu (28/2/2026).

Menurutnya, sikap tersebut merupakan hasil kesepahaman berbagai unsur di wilayah itu, mulai dari pemerintah distrik, kepala kampung, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, hingga pimpinan gereja.

Katanya, wilayah pelayanan Klasis Borme mencakup 13 kampung, 25 jemaat atau gereja serta dua pos pelayanan atau pos PI. Hingga kini, seluruh masyarakat hidup dalam kondisi aman dan damai.

“Di Distrik Borme, masyarakat hidup dalam iman dan damai. Tidak ada persoalan yang mengganggu keamanan. Jadi kami tidak membutuhkan bantuan keamanan dari TNI maupun Polri,” ujarnya.

Pdt. Minus Deal mengatakan, gereja bersama masyarakat ingin mempertahankan situasi kondusif yang telah terjaga selama bertahun-tahun.

BERITATERKAIT

Tiga warga sipil di Maybrat diduga ditembak TNI AL

TNI Punya Markas Kodal Drone untuk Operasi di Papua

PGI serukan hentikan kekerasan di Tanah Papua

Maskapai nyatakan pesawat AMA tidak digunakan mengangkut TNI-Polri

Karena itu, pihak gereja secara tegas menyatakan penolakan terhadap rencana penempatan militer di wilayah tersebut dan akan menyampaikan pernyataan resmi kepada pihak-pihak terkait.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Kepala Distrik Borme, Eran Kulka mewakili pemerintah distrik, pemerintah kampung, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan masyarakat setempat menyatakan penolakan serupa, Jumat (27/2/2026).

Menurut Eran Kulka, seluruh elemen masyarakat di 13 kampung telah bersepakat menolak pembangunan pos TNI, sebab mereka menilai selama ini wilayah Distrik Borme aman dan tidak rawan konflik bersenjata.

“Wilayah pemerintahan 13 kampung aman. Masyarakat tinggal dengan tenang. Tidak ada konflik, seluruh aktivitas pemerintahan, gereja, pendidikan, dan kesehatan berjalan lancar serta terkendali,” kata Eran Kulka.

Katanya, sejak Distrik Borme dibentuk beberapa tahun silam, hingga kini tidak pernah terjadi gangguan keamanan di sana. Masyarakat hidup dengan nilai-nilai agama yang kuat, serta menjunjung tinggi kemanusiaan dan kebersamaan.

Katanya, situasi itu menjadi dasar bahwa kehadiran pos militer belum diperlukan di wilayah tersebut. Pemerintah distrik dan masyarakat tidak ingin situasi di berbagai wilayah di Tanah Papua, terjadi di Distrik Borme, aktivitas warga sipil justru terganggu setelah kehadiran prajurit militer.

“Kami dari pimpinan pemerintah distrik, pimpinan 13 kampung dan gereja menyatakan menolak pendirian pos TNI di Distrik Borme. Kami tidak memberikan izin atas rencana tersebut,” ujar Kulka.

Pemerintah Distrik Borme juga meminta pemerintah daerah dan pemerintah pusat menghormati aspirasi masyarakat. Membatalkan rencana pembangunan pos militer di wilayah mereka, termasuk di kawasan suku Ketengban yang berada di Kabupaten Pegunungan Bintang.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pemerintah kabupaten maupun pihak TNI terkait penolakan tersebut. (*)

Continue Reading
Tags: Distrik BormegerejaKabupaten Pegunungan BintangTNI
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Warga sipil ditembak di Maybrat

Tiga warga sipil di Maybrat diduga ditembak TNI AL

August 14, 2026
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meresmikan Centralized Drone Command Center - Dok. Puspen TNI

TNI Punya Markas Kodal Drone untuk Operasi di Papua

July 16, 2026
Ilustrasi - IST

PGI serukan hentikan kekerasan di Tanah Papua

July 5, 2026

Maskapai nyatakan pesawat AMA tidak digunakan mengangkut TNI-Polri

July 3, 2026

Uskup Jayapura: Penembakan terhadap pilot lukai pelayanan misi gereja

July 3, 2026

Bupati desak presiden evaluasi keberadaan TNI non organik di Intan Jaya

July 2, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara