• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Lapago

Sopir angkot di Wamena minta pemerintah segera tertibkan ojek liar di wilayah terminal

Saat ini para tukang ojek sudah bangun  pangkalan ojek di wilayah terminal sehingga semua penumpang lari ke ojek. Akhirnya penumpang angkot jadi sepi atau sedikit bahkan sering kosong.

April 1, 2024
in Lapago
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Imma Pelle - Editor: Nuevaterra
Angkot

Suasana para sopir taksi A 2 sedang mencari penumpang di Jalan Irian. Sisi kiri jalan digunakan sebagai terminal A 2 dan sebelah kanan di jadikan sebagai pangkalan ojek - Jubi/Imma Pelle

0
SHARES
1.3k
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Wamena, Jubi – Para sopir mobil angkotan umum A 1 dan A 2 di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, meminta agar pemerintah daerah atau Pemda Jayawijaya agar segera menertibkan tukang ojek yang selama ini mangkal di wilayah  terminal  dan sering angkut penumpang di dalam terminal. Selain itu mereka juga meminta agar para tukang ojek yang sering angkut penumpang di jalur -jalur mobil angkot segera ditertibkan.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Terminal A 1 Obenius Wenda dan Ketua Terminal A 2 Marten Wenda saat di temui Jubi di Terminal A 1 Sinakma dan Terminal A 2 di Jalan Irian Wamena, pada  Senin (1/3/2024) pagi.

Ketua terminal A 1 Obenius  Wenda,  mengatakan mengenai pangkalan ojek di wilayah Terminal  Sinakma ini pihaknya sudah pernah mengumumkan atau  melarang para tukang ojek untuk mangkal di wilayah terminal, apalagi  angkut penumpang di dalam terminal dan sekitarnya.

“Tapi mereka ini tidak mau dengar dan pihak pemerintah juga tidak mau tertibkan. Padahal kita para sopir angkut sudah sering kali tegur mereka sampai mendatangi ke kantor dinas terkait dan pernah sampaikan ke  DPRD juga. Tapi mereka hanya jawab iya-iya katanya  akan mau diterbitkan tapi  faktanya sampai saat ini belum ada penertiban,” katanya.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Saat ini para tukang ojek sudah bangun  pangkalan ojek di wilayah terminal sehingga semua penumpang lari ke ojek. Akhirnya penumpang angkot jadi sepi atau sedikit bahkan sering kosong.

“Kita ini antri mobil mulai pagi sejak pukul 6.00 – 4.00 sore tapi kadang pulang kosong. Artinya tidak dapat uang sama sekali. Karena tidak dapat penumpang kadang sehari itu kita dapat uang hanya Rp 100-200 ribu  dan paling tinggi Rp.300 ribu tidak bisa lebih dari itu. Sebelum ada ojek yang mangkal di area terminal dan angkut penumpang  di jalur-jalur taksi itu  kita bisa dapat paling sedikit 500-700 ribu bahkan bisa sampai satu juta perhari,” ujar Wenda.

Dengan pendapatan seperti itu lanjut Wenda, “Kita para sopir tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari. Apalagi hanya dapat uang 100-200 ribu itu sangat tidak cukup sekali mau beli Bahan Bakar Minyak (BBM) atau mau setoran ke bos. Apalagi untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari untuk  keluarga di rumah sangat tidak cukup,” katanya

BERITATERKAIT

Pengungsi Yalimo di Wamena 684 orang

Pedagang Wamena di pameran UMKM Pesparawi ke-XIV Keerom mengaku sepi pembeli

Pemuda Baptis West Papua ditunjuk sebagai Panitia Kongres Ke-20 di Wamena

Mengejar waktu, KPU Jayawijaya ‘tersandera’ pada Pleno yang tak kunjung usai

Untuk tarif angkutan A 1 sendiri dari Pasar Sinakma ke Pasar Lama itu Rp5.000 ribu, Namun para sopir merasa cari penumpang ini sangat susah. Harga itu sudah ditetapkan saat Obenius Wenda diangkat sebagai Ketua Terminal A 1 yakni sejak 2004 -sekarang

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Kita minta pangkalan ojek yang ada di area terminal pas pintu keluar pasar bagian utara itu pemerintah segera tertibkan atau dibongkar segera sebelum kami para sopir taksi ribut sama tukang ojek,” ujar Wenda.

Sementara itu Ketua Terminal A 2 Kadis Yikwa, mengatakan para sopir angkot A 2 juga selama ini mengalami kesulitan cari penumpang sebab semua jalur yang selama ini di lewati mobil angkot semuanya ada pangkalan ojek.

Menurut Yikwa, ojek resmi itu hanya ada di pasar Potilek, Pasar Misi, Pasar Jibama, Jalan Irian Atas, Panti Asuhan Misi, Bandara Wamena,   Post lantas Jalan Irian dan beberapa tempat lainnya.

“Karena  itu saya minta kepada  pihak pemerintah segera tertibkan keberadaan pangkalan ojek yang liar ini karena mereka ambil penumpang secara liar,” ujar Yikwa

Lebih lanjut Yikwa mengatakan untuk tarif A 2 dari kota Wamena ke Pasar Jibama ini Rp.10.000 lebih murah dari ojek yang patok harga 20-30 ribu tapi penumpang lebih memilih menggunakan ojek.

Di lain sisi, penumpang memilih menggunakan ojek karena ojek bersedia mengantarkan sampai ke rumah. Misalnya, salah satu penumpang ojek mama Siska Gombo yang sehari-hari berjualan pinang di Jalan Irian mengaku bahwa ia lebih memilih naik ojek dari pada angkutan umum alasannya karena ojek langsung antar sampai ke tempat tujuan dalam waktu yang singkat.

“Saya tinggal di lokasi tiga Hom-hom tiap hari jualan pinang di jalan Irian dan pulang pergi selalu naik ojek meskipun bawa barang jualan banyak” katanya

Jadi tiap hari lanjut kata mama Siska Gombo ia keluarkan uang  Rp.30 ribu untuk pulang pergi bayar ojek. Walaupun jika menggunakan angkot ia hanya mengeluarkan Rp20 ribu tapi ia lebih memilih naik ojek karena ojek dari lokasi tempat jualan pinang sampai ke rumah. Sementara kalua ia menggunakan angkot ia harus memikul barang ke terminal kemudian turun di jalan raya dan pikul barang ke rumah.

“Terlalu repot,” ujar mama Siska Gombo. (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Continue Reading
Tags: AngkotOjekterminalWamena
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

IMPW

IMPW Jayapura tolak pembangunan Mapolda dan perkantoran di tanah Wouma–Wio

April 1, 2026
beras

Warga jarah beras bantuan di Keneyam, Nduga

March 28, 2026
Distrik Borme

DPRK Pegubin tindaklanjuti aspirasi penolakan pembangunan pos militer

March 27, 2026

Mahasiswa, perempuan dan tokoh agama tolak pembangunan pos militer di Pegubin

March 25, 2026

Mahasiswa tolak pembangunan pos keamanan di Distrik Borme

March 18, 2026

KNPI Jayawijaya pastikan informasi penambahan pasukan ke Ibele

March 13, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara