Sentani, Jubi – Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat atau Kabid Yankes Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jayapura, Papua, drg. Adi Kurniawan menyatakan ada tiga jenis penyakit yang paling banyak diderita peserta program pemeriksaan kesehatan gratis atau PKG.
Adi mengatakan, penyakit itu adalah karies gigi, obesitas dan hipertensi. Berdasarkan hasil pemeriksaan sejak program ini dilaksanakan pada Februari 2025 hingga Agustus 2025, peserta PKG yang menderita karies gigi 454 orang atau 61 persen, obesitas 218 orang atau 26 persen, dan hipertensi 145 orang atau 17 persen.
Hingga kini warga yang mendaftarkan diri sebagai peserta program PKG di Kabupaten Jayapura ada 1.084 orang, dan 958 atau 88 persen diantaranya telah memanfaatkan layanan ini.
“Faktor karies gigi berada pada urutan pertama karena kurangnya kesadaran masyarakat dalam pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut. Selain itu, pola makan dan nutrisi yang salah, fasilitas sarana prasarana pengobatan gigi dan dokter yang masih terbatas,” kata Adi Kurniawan kepada Jubi, Selasa (5/8/2025).
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Sementara itu Kepala Puskesmas Sentani, Delila Mehue yang ditemui Jubi di ruang kerjanya, mengatakan semenjak PKG diluncurkan pada 10 Februari lalu, hasil pemeriksaan kesehatan gratis di fasilitas kesehatan itu tidak ditemukan peserta yang perlu dirujuk.
“[Kami telah melayani] sebanyak 168 peserta PKG, kalau terkait dengan kasus atau temuan dari hasil pemeriksaan, sebenarnya tidak ada yang sampai dirujuk,” kata Delila Mehue.
Katanya, berdasarkan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Sentani, penyakit yang diderita peserta PKG seperti hipertensi lebih disebabkan karena pengaruh umur, obesitas karena yang menjadi ukuran adalah lingkar perut.
“Sebenarnya kalau hasil pemeriksaan menunjukkan kebanyakan masyarakat yang datang kurang melakukan aktivitas fisik ada 153 orang, lalu gangguan penglihatan ada 44 orang, termasuk seperti mata minus,” ucapnya. (*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua




Discussion about this post