Jayapura, Jubi – Balai Wilayah Sungai atau BWS Papua menyerahkan pengelolaan 91 sarana irigasi kepada kelompok tani setempat. Bangunan air tersebut telah selesai dikerjakan melalui sistem padat karya.
Pejabat Pembuat Komitmen Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air BWS Papua Neilzen Wiliam Wambrauw mengatakan sarana irigasi itu tersebar di 70 lokasi di Papua, dan 21 di Papua Tengah. Di Papua, masing-masing 28 lokasi berada di Keerom, dan Kabupaten Jayapura, serta 14 di Kota Jayapura.
Dia menjelaskan pembangunan infrastruktur pertanian tersebut merupakan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (PPP-TGAI). Anggarannya sekitar Rp16 miliar untuk 91 lokasi.
“PPP-TGAI dilaksanakan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat [PUPR]. Program ini bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memenuhi kebutuhan air untuk pertanian,” kata Wambrauw, saat serah-terima pekerjaan PPP-TGAI Tahap I dan II, Senin (9/12/2024)
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Kepala BWS Papua Dave Harold Irhajadi Muchaimin mengatakan PPP-TGAI juga dilaksanakan di seluruh Indonesia. Dia mengklaim program tersebut terbukti berhasil meningkatkan produktivitas pertanian setempat.
“Program ini direncanakan dan dikerjakan masyarakat. Kami hanya mengawasi berjalannya program,” kata Dave.
Dia berharap program serupa diperbanyak di Tanah Papua. Itu supaya makin banyak petani menikmati manfaat pengairan sehingga produktivitas lahan mereka meningkat. (*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua




Discussion about this post