• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Harga ikan di PPI Hamadi dan Pasar Youtefa masih stabil

September 14, 2023
in Ekonomi, Tanah Papua
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: - Editor:
harga ikan

Tampak penjual ikan yang sedang berjualan di PPI Hamadi pada Rabu (13/09/2023). - Jubi/CR-15

0
SHARES
51
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Harga ikan di Pangkalan Pendaratan Ikan atau PPI Hamadi dan di Pasar Induk Youtefa masih stabil, belum ada kenaikan harga yang signifikan. Di PPI Hamadi yang menjadi sentra pengumpul ikan terbesar di Jayapura, harga ikan jenis tuna sirip kuning (Thunus albacores) atau warga biasa menyebut dengan ikan ekor kuning.

Ansar (22 tahun), seorang penjual ikan di tempat pelelangan ikan (TPI) Hamadi cukup stabil dan belum terjadi kenaikan harga. “Harga ikan yang kami kasih di sini [PPI Hamadi] sesuai dengan ukuran dan banyaknya hasil tangkapan nelayan yang naik di PPI Hamadi,” kata Ansar di pasar ikan PPI Hamadi, Kota Jayapura pada Rabu (12/9/2023).

Ia lantas mencontohkan ikan tuna sirip kuning yang sementara paling mendominasi di PPI Hamadi, dan harg jualnya cukup bervariasi tergantung dari ukuran atau bobot ikanya. “Ikan ukuran kecil dan besar mempengaruhi harga jual,” katanya.

“Bobot kecil besarnya ikan kami biasanya jual dengan harga Rp40 sampai 80 ribu per ekornya,” kata Ansar.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Harga ikan yang terbilang masih stabil itu menurut Ansar, karena mereka sebagai penjual mendapat ikan langsung dari perahu nelayan sendiri tanpa melalui bos atau bandar ikan di PPI Hamadi.

“Kami jual ikan dari perahu sendiri karena bos kita juga bandar ikan yang sering kami jual ikannya. Kadang pedagang ikan dari Pasar Youtefa datang membeli adan kami jual sesuai yang mereka butuhkan. Karna ikan yang mereka beli kadang harus butuh es batu, kendaraan, dan jasa gerobak buat angkut ikan ke luar dari pasar ke kendaraan masing-masing,” ujarnya.

harga ikan
Tampak penjual yang sedang melayani pembeli di Pasar Youtefa pada Rabu (13/09/2023). – Jubi/CR-15

Berbeda dengan para penjual ikan di di Pasar Youtefa yang merupakan salah pasar induk pasar induk terbesar di Kota Jayapura, mereka membeli dari PPI Hamadi lalu menjual kembali di sana.

BERITATERKAIT

Jelang akhir tahun, harga ikan cenderung turun di Kota Jayapura

Harga ikan masih stabil di Kota Jayapura

Harga ikan di pasar Youtefa untuk ikan ekor kuning dan berbagai ikan jenis lainnya yang sebelumnya dibeli pedagang dari PPI Hamadi harga jualnya berbeda-beda. Contohnya ikan ekor kuning biasanya ukuran sedang yang kemudian dibagi per potong ukuran sedang harganya berkisar Rp30 sampai 50 ribu rupiah.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Kalau harga per ekornya bisa Rp80 sampai 150 ribu rupiah, itu tergantung bobot besar ikannya,” ujar Ansar.

Rido, salah satu penjual ikan di Pasar Youtefa mengatakan ia biasa membeli ikan di PPI Hamadi lalu dijual kembali di pasar Youtefa. “Ikan ekor kuning saya belanja di PPI Hamadi, dan saya jual kembali di Pasar Youtefa dengan harga yang sesuai pengeluaran saya, yakni harga belanja ikan, transportasi, dan es batu untuk pengawetan,” kata Rido.

“Saya terpaksa jual per potong untuk memenuhi kebutuhan warga akan konsumsi ikan yang cukup tinggi, untuk per ikan ekor kuning dengan bobot paling besar,” ujarnya.

Tamri, penjual ikan lainnya di pasar Youtefa yang menjual ikan dari jenis selain ragam jenis ikan pelagis mengatakan setiap pagi ia membeli ikan dari PPI Hamadi lalu dijual di pasar Youtefa.

“Saya setiap pagi [pukul 05.00] sudah berada di [PPI Hamadi] untuk belanja jualan saya [ikan]. Saya hanya menjual ikan ikan kembung (Rastrelliger kanagurta), ikan tongkol (Euthynnus affinis) dan ikan tongkol (Euthynnus affinis). Ikan-ikan ini saya biasa jual 7 sampai 10 ekor dengan harga Rp30 sampai 50 ribu per tumpuk [berisi 110-15 ikan],” ujarnya

PPI Hamadi merupakan satu dari delapan fasilitas serupa yang ada di Papua. Terletak di utara pulau Papua, wilayah ini masuk Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 717. Jenis tangkapan di wilayah ini antara lain beragam jenis pelagis, lobster, rajungan dan cumi-cumi. Jenis pelagis yang paling banyak adalah ikan cakalang (Katsuwonus pelamis), tuna (Thunnus spp), dan ikan tongkol (Euthynnus affinis). (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Continue Reading
Tags: harga ikan
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Uncen

Mahasiswa Uncen olah pisang raja jadi ‘Royal Bananique’, belajar bisnis dari bangku kuliah

March 30, 2026
Hotel

Restoran hotel di Jayapura ramai pengunjung selama Ramadan

March 20, 2026
Kebutuhan pokok

Harga cabai di Kota Jayapura melambung jelang Idulfitri

March 19, 2026

BI Papua gelar tiga kali kas keliling ke wilayah 3T

March 13, 2026

Pembangunan ekonomi di Papua Tengah mesti berbasis kekuatan lokal

February 26, 2026

Universitas Ottow Geissler bentuk pusat inkubasi penggerak usaha rintisan

February 26, 2026

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara