Jayapura, Jubi – Kedutaan Besar Australia di Indonesia bekerja sama dengan Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) menggelar diskusi publik mengenai dinamika strategis kawasan Indo-Pasifik di Jakarta, Kamis (2/10/2025).
Diskusi ini menghadirkan Susannah Patton, Direktur Program Asia Tenggara di Lowy Institute, yang memaparkan meningkatnya peran diplomasi middle power serta pentingnya kemitraan Australia–Indonesia untuk mewujudkan kawasan yang stabil dan tangguh. Hal itu disampaikan dalam siaran pers yang diterima jubi.id dari Public-Affairs-JAKT@dfat.gov.au.
Para pakar kebijakan, akademisi, dan mahasiswa turut membahas temuan proyek Southeast Asia Influence Index yang baru diluncurkan Lowy Institute. Dialog ini menyoroti perubahan peta pengaruh di Asia Tenggara dan urgensi kolaborasi regional.
“Australia adalah mitra terpercaya bagi Asia Tenggara. Dialog ini penting dan tepat waktu, seiring upaya kami bekerja sama dengan Indonesia untuk membentuk kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera,” ujar Nicola Campion, Minister-Counsellor for Political and Strategic Communications di Kedutaan Besar Australia di Indonesia.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Susannah Patton juga mengunjungi Indonesia untuk berpartisipasi dalam ASEAN Think Tank Summit dan kegiatan #AussieBanget Roadshow di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, di mana ia berdialog dengan akademisi Indonesia tentang kerja sama kawasan. (*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua



















Discussion about this post