• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Domberai

Masyarakat adat Sorsel bubarkan sosialisasi yang digelar perusahaan sawit

February 16, 2026
in Domberai
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Arjuna Pademme
Masyarakat Adat

Masyarakat adat saat membubarkan sosialisasi yang digelar perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Anugerah Sakti Internusa (ASI), di Kampung Nakna, Distrik Konda, Kabupaten Sorong Selatan atau Sorsel, Sabtu (14/2/2026) sore - Yayasan Pusaka Bentala Rakyat

0
SHARES
176
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Sekira 200 orang masyarakat adat dari enam kampung di Distrik Konda dan Distrik Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan atau Sorsel, Papua Barat Daya membubarkan sosialisasi yang digelar perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Anugerah Sakti Internusa (ASI).

Sosialiasi itu digelar di salah satu rumah warga di Kampung Nakna, Distrik Konda, Kabupaten Sorong Selatan, Sabtu (14/2/2026) sore.

Masyarakat adat dari Kampung Bariat, Nakna, Konda, Wamargege, Manelek, Keyen dan Anny Sesna membubarkan sosialisasi kerena dilakukan diam-diam, tanpa ada pemberitahuan dan undangan resmi kepada masyarakat adat dan pemilik tanah adat, yang terancam rencana perkebunan PT ASI di Distrik Konda dan Teminabuan.

Relawan Pemuda Tolak Sawit dan Peduli Lingkungan Sorong Selatan menyatakan, pihak perusahaan dan Kepala Distrik Konda, Lukas Anny bersama oknum-oknum tertentu hanya mengundang beberapa warga yang mendukung keberadaan perusahaan.

Namun rencana sosialisasi tersebut, bocor dan diketahui oleh masyarakat adat di enam kampung.

Kepala suku dan Ketua LMA (Lembaga Masyarakat Adat) Gemna  Erit Anny yang hadir dalam pertemuan menjelaskan dirinya hanya mendengar desas desus pertemuan di Kampung Nakna, yang jaraknya cukup jauh, lebih dari 20 kilometer dari Kampung Anny, tempat tinggal Erit Anny.

Menurut Erit Anny, meski tidak diundang, namun sebagai kepala suku dan pemilik tanah adat ia hadir di lokasi sosialisasi karena ini berkaitan dengan hutan dan wilayah adat sukunya.

BERITATERKAIT

Polisi didesak hentikan kriminalidasi terhadap masyarakat adat Malind

PTUN Jayapura tolak gugatan masyarakat adat Malind

PAPEDA Summit 2026: Kepemimpinan masyarakat adat fondasi pembangunan Tanah Papua

Masyarakat Moi tolak perkebunan sawit: Pemalangan Kantor DLH Sorong berlanjut

Erit Anny pun menyatakan akan berdiri dengan masyarakat adat, dan akan bertindak tegas secara terhadap siapa pun atau pihak mana pun berani masuk ke wilayah adat mereka.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Sementara itu, pemilik tanah adat dan mantan Kepala Kampung Nakna, Yance Mondar juga menyatakan hanya mendapatkan informasi dari warga di Kampung Nakna mengenai adanya sosialisasi itu.

Ia pun berinisiatif mengumpulkan anggota Marga Mondar dan menyampaikan informasi ini kepada masyarakat adat di kampung-kampung di Distrik Konda.

“Saya tidak kaget ada kegiatan ini dari info lewat masyarakat. Akhirnya kami anggota marga sepakat datang dan sikap kami tetap menolak [kahadiran perusahaan] kelapa sawit, karena kami pu (punya) hutan di Konda ini kecil saja, dan milik semua marga di sini, bukan milik satu marga saja,” kata Yance Mondar dari Suku Nakna.

Relawan Pemuda Tolak Sawit dan Peduli Lingkungan Sorong Selatan mengatakan, sosialisasi berlangsung di halaman rumah keluarga Steven Sawor. Pihak inilah yang diduga memfasilitasi pertemuan diam-diam di Kampung Nakna.

Hadir dalam pertemuan Kepala Kampung Konda Lukas Anny, Kepala Kampung Nakna Yulice Meres, dan Komandan Koramil atau Danramil Teminabuan.

Katanya, sejak awal suasana pertemuan sudah diwarnai ketegangan. Masyarakat adat yang hadir menunjukkan keresahan mereka dalam pertemuan itu. Perwakilan perusahaan yang sering dipanggil Pak Mukti menjelaskan rencana perusahaan.

Saat masyarakat diberikan kesempatan berbicara, Nikodemus Mondar, pemilik tanah adat dan tokoh Suku Nakna membacakan surat pernyataan, yang memuat pernyataan sikap penolakan masyarakat adat terhadap perusahaan dan rencana perkebunan kelapa sawit di wilayah adat mereka.

Menurut Relawan Pemuda Tolak Sawit dan Peduli Lingkungan Sorong Selatan, masyarakat adat yang hadir menyatakan penolakan dan berteriak marah. Situasi itu menyababkan terjadinya keributan dan teriakan menolak pertemuan, menolak tanah adat dijadikan perkebunan kelapa sawit dan mengecam kebijakan pemerintah.

Masyarakat adat kemudian melakukan aksi spontanitas dengan membongkar tenda-tenda di lokasi sosialisasi dan pertemuan itupun dibubarkan.

Sikap itu diambil masyarakat adat, sebab mereka telah berulangkali menyatakan menolak perusahaan perkebunan kelapa sawit di tanah adat mereka.

Namun perusahaan dan berbagai pihak lain terus datang memaksa masyarakat adat menerima rencana investasi mereka di tanah adat yang akan diwariskan kepada anak cucu masyarakat adat demi keberlangsungan hidup mereka.

Pertemuan berlangsung sekitar satu jam (13.00 – 14.00 Waktu Papua), dan tidak dapat dilanjutkan. Pertemuan itu juga tidak menghasilkan kesepakatan apapun. Pihak perusahaan, kepala distrik dan Danramil pun pergi meninggalkan tempat pertemuan.

Sebelumnya, Oktober dan November 2025 lalu, Suku Nakna, Afsya, Gemna, Yaben dan Tehit dari Distrik Konda dan Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan telah bertemu Kepala Kantor Pertanahan dan Bupati Sorong Selatan.

Ketika itu mereka menyampaikan sikap penolakan masyarakat adat terhadap PT ASI yang pernah diberikan Izin Usaha Perkebunan seluas 14.000 hektare untuk beroperasi di dua distrik tersebut. (*)

Continue Reading
Tags: Masyarakat AdatSawitsorong selatanSosialisasi
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Kriminalisasi masyarakat adat Malind

Polisi didesak hentikan kriminalidasi terhadap masyarakat adat Malind

September 22, 2026
Gugatan Masyarakat Adat Malind Ditolak PTUN

PTUN Jayapura tolak gugatan masyarakat adat Malind

September 21, 2026
PAPEDA Summit

PAPEDA Summit 2026: Kepemimpinan masyarakat adat fondasi pembangunan Tanah Papua

September 3, 2026

Masyarakat Moi tolak perkebunan sawit: Pemalangan Kantor DLH Sorong berlanjut

August 29, 2026

Resolusi Arborek minta penambangan nikel di Raja Ampat dihentikan

August 23, 2026

Masyarakat adat Raja Ampat gelar jumpa akbar

August 22, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara