• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Animha

Komnas HAM temukan sejumlah pelanggaran dari Proyek Strategis Nasional di Merauke

June 26, 2025
in Animha, Lingkungan
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Emanuel Riberu - Editor: Angela Flassy
Komnas HAM

Wakil Ketua Bidang Internal dan Komisioner Pengaduan Komnas HAM, Prabianto Mukti Wibowo. - Jubi/Emanuel Riberu

0
SHARES
31
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Merauke, Jubi – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM menemukan adanya sejumlah pelanggaran dari kegiatan Proyek Strategis Nasional atau PSN di Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Mega proyek ini berfokus pada sektor ketahanan pangan melalui pencetakan sawah baru, dan ketahanan energi melalui perkebunan tebu dan bioetanol.

Wakil Ketua Bidang Internal dan Komisioner Pengaduan Komnas HAM, Prabianto Mukti Wibowo kepada Jubi pada Rabu (25/6/2025) sore, mengatakan bahwa pihaknya telah mendatangi empat distrik – dari sejumlah distrik yang menjadi lokasi perkebunan tebu dan bioetanol serta pencetakan sawah baru di Kabupaten Merauke. Kunjungan tersebut untuk menindaklanjuti laporan masyarakat soal proyek strategis nasional di sana.

“Hal pokok yang kami temukan selama berkunjung di Merauke ini adalah tidak adanya komunikasi yang baik di tengah masyarakat berkaitan dengan kegiatan PSN. Itulah yang menyebabkan selama ini masyarakat menolak, karena tidak pernah diajak untuk berdialog. Di samping itu juga, penghormatan terhadap hak-hak ulayat kurang diperhatikan. Ini yang kami temukan,” kata Prabianto.

Prabianto mengatakan komisioner Komnas HAM telah melakukan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan Pemerintah Kabupaten Merauke, guna meminta klarifikasi dari berbagai pihak terkait sejumlah temuan dan catatan dari kegiatan proyek strategis nasional di sana. Setelah pertemuan itu, Komnas HAM akan memberikan rekomendasi kepada pemerintah pusat untuk melakukan perbaikan terhadap perencanaan dan regulasi PSN. Terutama dapat mengakomodir kepentingan masyarakat lokal.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

“Kemarin kami ke Distrik Tanah Miring, Jagebob, Malind dan Kurik [kawasan PSN]. Kami berencana ke Wanam, tapi waktunya tidak mungkin karena penerbangan tidak setiap hari. Kalau naik kapal juga perlu waktu berhari-hari. Tapi suatu saat Komnas HAM akan masuk ke Wanam,” kata dia.

Prabianto mengaku pihaknya telah mendapat banyak laporan dari masyarakat pemilik ulayat di Wanam soal kegiatan pencetakan sawah baru di wilayah tersebut. Salah satu laporan yang disoroti yakni penggusuran lahan milik masyarakat yang notabene ada tempat-tempat sakral dan kawasan yang menjadi sumber kehidupan masyarakat di sana.

“Meskipun kami belum pernah ke Wanam, tapi kami sudah bertemu dengan warga Wanam dan kami sudah mendapatkan laporan dari mereka tentang bagaimana penggusuran lahan milik warga masyarakat dilakukan, itu sudah kami catat,” ujarnya.

BERITATERKAIT

Penggusuran paksa tanah masyarakat adat Biak diadukan ke Komnas HAM

LBH Papua kecam aksi cabut Salib Merah di Kampung Nakias, Merauke

Komnas HAM dan Gubernur Fakhiri bahas cetak sawah 30 ribu hektare serta hak adat

YKKMP: Pimpinan Gereja, Pemkab Nduga dan Jayawijaya segera bertemu bahas pengungsi

Komnas HAM
Komnas HAM melakukan pertemuan dengan unsur pimpinan Pemprov Papua Selatan dan Pemkab Merauke di Kabupaten Merauke. – Jubi/Emanuel Riberu

Ditanya soal surat 9 pelapor khusus PBB yang menemukan pelanggaran dalam kegiatan PSN, Prabianto hal itu juga jadi perhatian mereka.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Ya itulah yang menjadi perhatian pokok kami bahwa penyelenggaraan pembangunan itu harus tetap menghormati hak-hak warga masyarakat setempat ya. Baik itu kesejahteraan, lingkungan, kesehatan maupun pendidikan. Itu yang menjadi perhatian kami. Jangan sampai pembangunan ini malah mengakibatkan kesengsaraan bagi masyarakat setempat,” katanya.

Komnas HAM melakukan pertemuan dengan Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, Bupati Merauke Yosep Baldib Gebze dan unsur TNI-Polri serta pimpinan instansi daerah pada Rabu (25/6/2025) siang.

Dalam pertemuan tersebut, Prabianto Mukti Wibowo menyatakan kunjungan Komnas HAM ke Merauke untuk menindaklanjuti berbagai laporan masyarakat terkait dampak PSN, khususnya dalam sektor ketahanan pangan melalui pencetakan sawah baru dan ketahanan energi melalui pengembangan perkebunan tebu.

”Sebagian besar lokasi PSN berada di kawasan hutan negara. Namun kita tak bisa mengabaikan bahwa kawasan tersebut merupakan sumber kehidupan masyarakat Papua dan bagian dari hak ulayat suku dan marga,” kata dia.

Prabianto juga menyoroti sejumlah investor yang belum menyelesaikan hak-hak masyarakat adat, meskipun telah mendapatkan izin usaha. Dia juga menekankan pentingnya pengumpulan data yang seimbang dari masyarakat maupun pemerintah.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu atau DPMTSP Kabupaten Merauke, Marwiah Ali Mahmud menjelaskan bahwa tahapan-tapapan yang terkait kegiatan PSN mulai dari sosialisasi, konsultasi publik, penyusunan analisis dampak lingkungan atau Amdal hingga proses perijinan telah dilakukan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku.

“Dalam kegiatan sosialisasi, konsultasi publik dan proses penyusunan Amdal itu melibatkan masyarakat serta perwakilan marga pemilik hak ulayat. Kami memfasilitasi dan juga ikut memantau partisipasi masyarakat dalam proses-proses tersebut,” kata Marwiah.

Marwiah mengatakan lahan yang digunakan untuk kegiatan PSN, khususnya perkebunan tebu yang dikelola PT Global Papua Abadi (GPA) dan PT Murni Nusantara Mandiri (MNM) merupakan lahan Areal Penggunaan Lain atau APL bekas Hak Guna Usaha atau HGU atau kawasan bekas perizinan yang telah dicabut.

“Sementara untuk PT Borneo yang baru disetujui itu Program Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang atau PKKPR, belum ada pelepasan kawasannya. PT Borneo diberikan waktu tiga tahun untuk melakukan pelepasan. Namun bila nanti masyarakat tidak menyetujuinya, itu dapat disampaikan dalam berita acara,” ujarnya.

Sementara Dandim 1707/Merauke, Letkol Inf Johny Nofriady mengatakan bahwa pemerintah perlu membentuk tim terpadu, termasuk bersama Komnas HAM untuk memantau pelaksanaan dan pengawasan proyek PSN, sekaligus melakukan sosialisasi menyeluruh serta pendekatan yang intensif kepada masyarakat.

”TNI bersifat mendampingi, namun kami menilai perlunya kerja sama lintas sektor dalam pengawasan dan sosialisasi. Kunci keberhasilan PSN adalah komunikasi yang intens dan transparan,” kata dia. (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: Kasus Pelanggaran HAMKomnas HAMPSN Merauke
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Merauke

Gugatan masyarakat adat terhadap SK bupati Merauke mulai disidangkan

March 31, 2026
Kamuyen

Polres Merauke didesak tindaklanjuti laporan penyerangan terhadap marga Kamuyen

March 20, 2026

LBH Papua kecam aksi cabut Salib Merah di Kampung Nakias, Merauke

March 13, 2026

Pemprov Papua Selatan dorong penanganan gizi buruk

March 13, 2026

Gereja mesti tegas terhadap krisis tanah dan lingkungan di Tanah Papua

March 7, 2026

Kain dan cat merah, upaya masyarakat adat Papua jaga paru-paru dunia

March 6, 2026

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Peristiwa Dogiyai

Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 3, 2026
noken

Menjahit harapan dari noken: Cerita Yulita menghidupi keluarga

April 3, 2026
Residents evacuate one of the victims reportedly killed by gunfire during a police sweep in Kamuu District, Dogiyai Regency, Central Papua, Tuesday (March 31, 2026) - Supplied

Six civilians reported killed in Dogiyai incident

April 3, 2026
Fuel refueling activity at a gas station (SPBU) - Supplied

Pertamina confirms stable fuel prices : Manokwari Trade Office to conduct spot checks

April 2, 2026
KONI Papua

KONI Papua agendakan raker dan musorprov usai Paskah

April 2, 2026
Ditembak

Enam warga dilaporkan tewas dalam peristiwa di Dogiyai

April 2, 2026
BMKG

Waspada cuaca ekstrem di Tanah Papua sepekan ke depan, ini penjelasan BMKG

April 2, 2026
beasiswa

Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

April 2, 2026
gubernur

Ini penjelasan Gubernur Fakhiri terkait pemberhentian petugas kebersihan

March 31, 2026
Gubernur

Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

April 1, 2026
Kadis pendidikan

Pemprov Papua Tengah buka rekrutmen tenaga guru kontak daerah 3T

March 31, 2026
ekskavator

Puluhan ekskavator tiba di Sorong Selatan, warga diimbau waspada

April 1, 2026
pasifik

Bagaimana negara kepulauan Pasifik menangani krisis BBM

April 2, 2026
persipura

Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

April 2, 2026
Peristiwa Dogiyai

Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

0
Residents evacuate one of the victims reportedly killed by gunfire during a police sweep in Kamuu District, Dogiyai Regency, Central Papua, Tuesday (March 31, 2026) - Supplied

Six civilians reported killed in Dogiyai incident

0
noken

Menjahit harapan dari noken: Cerita Yulita menghidupi keluarga

0
Fuel refueling activity at a gas station (SPBU) - Supplied

Pertamina confirms stable fuel prices : Manokwari Trade Office to conduct spot checks

0
KONI Papua

KONI Papua agendakan raker dan musorprov usai Paskah

0
Ditembak

Enam warga dilaporkan tewas dalam peristiwa di Dogiyai

0
BMKG

Waspada cuaca ekstrem di Tanah Papua sepekan ke depan, ini penjelasan BMKG

0

Trending

  • beasiswa

    Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini penjelasan Gubernur Fakhiri terkait pemberhentian petugas kebersihan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov Papua Tengah buka rekrutmen tenaga guru kontak daerah 3T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan ekskavator tiba di Sorong Selatan, warga diimbau waspada

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara