Sentani,Jubi – Tim Tes Ombak dari Kota Jayapura juarai kompetisi e-sport Mobil Legend Bang-bang yang berlangsung di Sentani, ibu kota Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, pada 18 dan 19 September. Tim Tes Ombak menjadi juara setelah bersaing dengan 32 tim yang mengikuti kompetisi itu.
Dengan hasil itu, Tim Tes Ombak membawa pulang trofi dan uang pembinaan sebesar Rp3 juta. Posisi kedua diraih Tim Hoki Lek (campuran) yang mendapatkan trofi dan uang pembinaan Rp2 juta. Sementara peringkat ketiga diraih Tim Adonis dari Kabupaten Jayapura, yang mendapatkan trofi dan uang pembinaan senilai Rp1 juta.
Kompetisi e-sport Mobile Legend Bang-bang itu ditutup oleh Wakil Bupati Jayapura selaku Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jayapura, Haris Richard Yocku, pada Sabtu (19/9/2026). Dalam sambutannya, Yocku menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Jayapura selaku penyelenggara kompetisi, dan para sponsor.
Ia juga berterima kasih kepada 12 pengusaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang telah berjualan di sejumlah anjungan lokasi lomba. “Terima kasih yang tulus kepada 12 UMKM, para sponsorship, serta DPM-PTSP [Kabupaten Jayapura] yang telah melaksanakan serta mendukung turnamen ini,” kata Yocku.
Menurutnya, turnamen e-sport bukan sekadar sarana bermain game bagi generasi muda atau anak usia sekolah. Kompetisi itu juga menjadi wadah positif untuk mengasah kemampuan pemuda di bidang teknologi informasi pada era digitalisasi yang terus berkembang.
Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jayapura dan KONI Kabupaten Jayapura dalam mendukung perkembangan olahraga, secara khusus e-sport, untuk menjauhkan generasi muda dari pengaruh negatif. Turnamen seperti itu memberi kebebasan kepada generasi muda untuk berpacu dalam kompetisi.
Akan tetapi, Yocku mengingatkan bahwa pengawasan orangtua terhadap perkembangan anaknya sangat diperlukan, termasuk dalam mengawasi penggunaan gawai dan permainan daring. “Saya mengimbau orangtua untuk mengikutkan anak mereka dalam kegiatan seperti ini, daripada terjebak dengan hal-hal yang negatif,” ujarnya.
Sebagai Ketua KONI Kabupaten Jayapura, Yocku memberi apresiasi dan doa harapan agar kompetisi e-sport di Kabupaten Jayapura dapat berlanjut. Ia ingin generasi muda di Kabupaten Jayapura terus dipacu serta diasah kemampuan maupun keterampilannya di bidang teknologi informasi.
“Selamat kepada para pemenang. Tetap semangat bagi yang belum beruntung saat ini, karena turnamen seperti ini masih tetap dilaksanakan lagi pada waktu mendatang,” kata Yocku
Kepala DPM – PTSP Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon melaporkan bahwa para pengusaha UMKM yang selama dua hari berjualan anjungan di lokasi kompetisi meraih pendapatan yang bagus. “Total pendapatan selama dua hari ini mencapai Rp26 juta, oleh 12 UMKM. Kami juga memberikan penghargaan berupa sertifikat kepada masing-masing pengusaha yang terlibat, serta kepada 32 tim Mobile Legends yang bertanding,” ungkap Griapon.
Ia memastikan pihaknya akan kembali menggelar turnamen yang sama pada Desember 2026, karena minat warga mengikuti kompetisi itu tinggi. “Dengar baik-baik teman-teman e-sport. Hari jadi DPM-PTSP itu tanggal 7 Desember. Dalam rangka menyongsong hari jadi, kami akan buat lomba lagi, entah itu Mobile Legends atau Free Fire. Kemarin saya sempat ‘didemo’ anak-anak yang meminta diadakan kompetisi Free Fire juga,” kata Gustaf yang langsung disambut tepuk tangan para peserta. (*)























Discussion about this post