Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua memperketat pengawasan distribusi bahan pokok menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah guna mencegah lonjakan harga di pasar. Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri mengatakan pemerintah daerah bersama aparat keamanan akan mengambil langkah tegas terhadap pelaku penimbunan bahan pokok.
“Tidak boleh ada penumpukan bahan pokok yang bisa mempengaruhi fluktuasi harga di pasar. Kalau ada yang mencoba bermain, aparat keamanan harus menindak tegas supaya masyarakat tidak dirugikan,” kata Fakhiri usai memimpin jalannya rapat koordinasi jelang Idul Fitri di Kota Jayapura, Rabu (11/3/2026).
Ia menjelaskan rapat koordinasi penanganan kesiapan Idul Fitri dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan masyarakat tetap tersedia selama bulan Ramadan hingga hari raya.
“Kita perlu memastikan semua ketersediaan bahan pokok, termasuk koordinasi dengan Pertamina, transportasi laut, dan pihak terkait lainnya, karena ini menyangkut kebutuhan masyarakat di setiap kabupaten maupun provinsi,” ujarnya.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Selain itu, pemerintah juga meminta seluruh bupati dan wali kota melakukan langkah antisipasi di daerah masing-masing.
Fakhiri menambahkan, pemerintah juga berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat menjelang Lebaran, salah satunya melalui pencairan tunjangan hari raya (THR) dan tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi aparatur sipil negara.
“Kami di provinsi akan membagikan THR dan TPP. Mudah-mudahan ini bisa membantu mendorong pertumbuhan ekonomi dan belanja masyarakat selama libur Idul Fitri,” katanya.
Sementara Kapolda Papua Inspektur Jenderal, Patrige Rudolf Renwarin, mengatakan pihaknya siap menjamin keamanan selama Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri di Papua.
“Apabila Pertamina, pihak Bandara dan lainnya jika butuh pengamanan ekstra silahkan disampaikan kepada kami, sebab berbicara tentang kelancaran, itu berarti menyangkut keamanan,” kata Renwarin. (*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua



















Discussion about this post