Nabire, Jubi – Kepala Kepolisian Daerah atau Kapolda Papua Tengah Kapolda Papua Tengah, Brigadir Jenderal Polisi atau Brigjen Pol Alfred Papare mengatakan dua anggotanya telah menjadi korban pembacokan yang mengakibatkan meninggal dunia dalam peristiwa di Jalan Trans Nabire-Dogiyai, Provinsi Papua, Rabu (13/8/2025).
“Memang kita dari pihak kepolisian ada dua korban yang meninggal dunia, itu dilakukan oleh kelompok kriminal,” kata Kapolda Alfred Papare kepada Media saat menggelar pangan murah di, Polres Nabire, Papua Tengah, pada Kamis (14/8/2025).
Brigjen Pol Alfred mengatakan bahwa sampai hari ini pihak Kepolisian akan dan masih melakukan penyusutan, penyelidikan. Dan pihaknya juga akan meningkatkan pengajaran terhadap para pelaku. Karena itu, Ia juga mohon dukungan untuk semua pihak apabila ada informasi kelompok-kelompok tersebut yang memasuki wilayahnya agar disampaikan kepada aparat keamanan.
“Supaya kita bisa melakukan langkah-langkah antisipasi ataupun mungkin upaya penangkapan terhadap para pelaku tersebut. Untuk identitas atau mungkin para pelaku ini sudah kita dapat, tapi mungkin saya rasa itu menjadi konsumsi internal untuk kita tindaklanjuti, tidak kita sampaikan,” ujarnya.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Kapolda Papua Tengah itu menjelaskan bahwa kedua anggotanya yang meninggal dunia itu, satu berasal dari Nabire dan satu lagi dari Sumatera. Polda Papua Tengah berencana akan mengirimkan jenazah kekediaman orang tuanya di Pangkalpinang, Jumat (15/8/2025).
“Nanti kita akan diberangkatkan [jenazah] bersama dengan istri dan anak-anaknya. Sedangkan yang orang Nabire kemungkinan besar hari ini akan dimakamkan, karena itu informasi terakhir dari keluarga menginginkan hari dimakamkan,” katanya.
Ia juga menyampaikan mewakili jajarannya mengucapkan turut berduka cita kepada keluarga dan kerabat dari kedua korban tersebut.
“Dan kami berharap kejadian ini tidak terulang lagi, dan kami mohon dukungan dari semua pihak untuk menjaga keamanan bersama,” ujarnya.
Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau TPNPB OPM, Sebby Sambom mengatakan menurut laporan yang diterima Manajemen Markas Pusat TPNPB, bahwa bertempat di Kilo 128 Nabire telah terjadi pembunuhan terhadap dua aparat militer indonesia dari Satuan Brimob.
“Kedua korban dibunuh dan mengalami luka pada bagian kepala dan wajah korban,” kata Sebby melalui pers rilis yang diterima Jubi kemarin (13/8/2025).(*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua



Discussion about this post