• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Itjen Kemendagri turunkan tim khusus investigasi kematian ibu hamil di Papua

November 25, 2025
in Polhukam, Mamta
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Alexander Loen - Editor: Arjuna Pademme
Itjen Kemendagri turunkan tim khusus investigasi kematian ibu hamil di Papua

Pertemuan Gubernur Papua Matius Fakhiri Dengan Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri di Kota Jayapura, Selasa (25/11/2025),- Alexander Loen

0
SHARES
302
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri atau Itjen Kemendagri akan menurunkan tim pemeriksaan khusus yang beranggotakan delapan orang, untuk menginvestigasi meninggalnya seorang ibu hamil di Papua, bersama bayi dalam kandungannya pada pekan lalu.

Tim investigasi itu akan melakukan pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT) di lokasi kejadian, dimulai pada Rabu, 26 November 2025.

Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah (PPUPD) Ahli Utama di Inspektorat Jenderal Kemendagri, Rolekson Simatupang menjelaskan, kedatangan timnya merupakan tindak lanjut dari permintaan informasi dari inspektorat provinsi dan Gubernur Papua terkait kasus kematian ibu hamil.

​”Kami sudah banyak menerima informasi, namun kami perlu melakukan klarifikasi langsung kepada Gubernur. Besok kami baru akan melakukan pemeriksaan, ada delapan orang yang akan turun untuk melakukan pemeriksaan dengan tujuan tertentu,” kata Rolekson di Kota Jayapura, Selasa (25/11/2025).

Menurutnya, objek pertama yang akan diperiksa adalah Rumah Sakit (RS) milik pemerintah yang menangani kasus tersebut, yakni RSUD Yowari di Kabupaten Jayapura dan RSUD Abepura di Kota Jayapura. Tidak mencakup rumah sakit swasta maupun Rumah Sakit Bhayangkara yang merupakan kewenangan kepolisian.

“Hasil dari pemeriksaan di rumah sakit ini akan menjadi dasar untuk pengembangan investigasi lebih lanjut. Setelah RS baru kami akan melakukan pengembangan melalui Dinas Kesehatan,” ujarnya.

​Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa petugas medis, khususnya perawat yang bertugas di Instalasi Gawat Darurat atau IGD, akan menjadi bagian dari objek pemeriksaan timnya.

BERITATERKAIT

Tim investigasi Komnas HAM Papua temukan sejumlah bukti di Kantor KNPB

Kasus Irene Sokoy menjadi prioritas Komnas HAM

Pemprov Papua Tengah diminta bentuk tim investigasi untuk Intan Jaya

Namun, ia memastikan bahwa pemeriksaan Itjen Kemendagri hanya akan fokus pada rumah sakit yang berada di bawah wewenang pemerintah daerah.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Dalam upaya mendapatkan gambaran yang komprehensif, tim Itjen Kemendagri berencana untuk menemui keluarga korban bersama gubernur, hanya belum mendapat jawaban dari pihak keluarga,” katanya.

Namun ia tidak mau berspekulasi mengenai sanksi yang akan diberikan jika terbukti ada kelalaian.

“Kamu tidak bisa meraba-raba sanksinya. Tergantung kita koordinasi dengan Pak Gubernur, Kementerian Kesehatan, dan sebagainya. Nanti suatu saat kalau misalnya terbukti salah, kita harus membuat keputusan. Saya tidak bisa menyampaikan saat ini terkait dengan apa namanya, jangan kita meraba-raba yang tidak jelas,” ucapnya.

​”Pemeriksaan ini dapat mengungkap tuntas fakta di balik tragedi kematian ibu hamil dan menegakkan tanggung jawab pemerintah daerah dalam penyelenggaraan urusan kesehatan,” katanya lagi.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Provinsi Papua, Danny Korwa, mengatakan pihaknya telah diperintahkan oleh Gubernur untuk segera melakukan pemeriksaan atau audit terhadap Standar Pelayanan Minimal (SPM) di rumah sakit.

“Kami sudah gerak cepat dengan menunggu Gubernur untuk menemui keluarga korban. Dan itu kami sudah diperintahkan Gubernur untuk melaksanakan pemeriksaan terhadap SPM terhadap rumah sakit,” kata Korwa.

Menurutnya, pemeriksaan SPM akan mencakup evaluasi terhadap petunjuk pelaksanaan di tingkat rumah sakit, termasuk Standar Operasional Prosedur (SOP) dan peran serta staf rumah sakit.

​”SPM itu akan lahir peraturan Bupati, kemudian sebagai petunjuk pelaksanaan. Tapi untuk pelaksanaannya, ada SOP rumah sakit yang kami akan periksa. Oleh karena itu, Inspektorat Provinsi Papua akan melakukan audit bersama dengan Inspektorat Jenderal (Itjen) dalam waktu dekat,” ujarnya.

​”Dalam satu dua hari ini kita akan join audit dengan teman-teman di Itjen. Namun, pemeriksaan kita dia akan melanjutkan lima hari ke depan,” ucapnya.

Danny Korwa menegaskan, inisiatif Inspektorat Daerah Provinsi Papua ini menunjukkan kesungguhan Gubernur Papua, Matius Fakhiri dalam memperhatikan dan membenahi pelayanan rumah sakit pemerintah yang ada.

​”Ini dibuktikan dengan (adanya) Plt. Direktur RSUD Jayapura yang baru. Saya harapkan dengan pembenahan ini, peran rumah sakit daerah di Papua akan jauh lebih baik,” katanya. (*)

Continue Reading
Tags: Itjen KemendagriKematian Ibu HamilTim Investigasi
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Uskup Jayapura

Uskup Jayapura: Re-opening Gramedia untuk peningkatan literasi di Papua

June 25, 2026
Mahasiswa Uncen

Aspirasi transparansi penerimaan mahasiswa Uncen dibahas bersama pimpinan universitas

June 24, 2026
Transparansi Penerimaan Mahasiswa Baru

Mahasiswa Uncen tuntut transparansi penerimaan mahasiswa baru

June 24, 2026

Mahasiswa desak Komnas HAM RI tetapkan Kembru berdarah sebagai pelangaran HAM Berat

June 23, 2026

Penggugat SK Bupati Merauke serahkan rekomendasi Komnas HAM sebagai alat bukti

June 23, 2026

Perlindungan ketenagakerjaan di Tanah Papua cukup baik

June 23, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara