• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Penkes

Maraknya konsumsi miras di kalangan perempuan Pegubin jadi tema diskusi

"Miras ini terlihat sederhana tapi bisa menghancurkan kita punya organ tubuh dan juga efek samping yang lebih fatal adalah miras akan menghancurkan masa depan kita."

June 29, 2024
in Penkes
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Silpester Kasipka - Editor: Zely Ariane
Miras

Suasana saat diskusi tentang efek minuman keras terhadap perempuan Pegunungan Bintang di Aula asrama baru Mahasiswi Pegubin, Jalan Buper Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura Provinsi Papua pada Jumat (28/6/2025) -Jubi/Silpester Kasipka

0
SHARES
3.1k
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Fenomena konsumsi minuman keras atau miras di kalangan perempuan-perempuan asal Pegunungan Bintang dirasa semakin meresahkan. Hal itu mendorong Perkumpulan Perempuan Pegunungan Bintang atau PPPB menyelenggarakan diskusi yang mengangkat tema efek minuman keras bagi eksistensi perempuan Pegunungan Bintang di Aula Asrama baru Pegubin, Jl. Buper Waena, distrik Heram Kota Jayapura, Provinsi Papua pada Jumat (28/6/2024).

Desiana Kalakmabin, Koordinator Perkumpulan Perempuan Pegunungan Bintang atau PPPB mengatakan topik diskusi terkait efek minuman keras bagi eksistensi perempuan Pegunungan Bintang dipilih karena konsumsi miras di kalangan perempuan Pegunungan Bintang telah menjadi tantangan bagi kemajuan Kabupaten Pegunungan Bintang. Miras adalah salah satu masalah yang membuat kaum perempuan di Pegunungan Bintang tidak bisa bersaing dengan daerah lain.

Diskusi menyangkut bahaya miras dan solusi bagi teman-teman perempuan yang terlanjur terjerumus dalam kehidupan minuman beralkohol itu digelar di Aula asrama baru mahasiswi Pegubin, Jalan Buper Waena,  Distrik Heram, Kota Jayapura Provinsi Papua pada Jumat (28/6/2025). Pembicara yang dihadirkan ntuk memantik diskusi adalah Antonio Demetrius Kotipki Urpon, Pilot Ikairos Papua Air Service asal Pegunungan Bintang.

20240628 202839
Pilot Antonio Urpon menjadi pembicara dalam diskusi efek minuman keras di asrama mahasiswa pelajar Pegunungan Bintang di Jalan Buper Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Provinsi Papua pada Jumat (28/6/2024).-Jubi/Silpester Kasipka

“Kami perempuan Pegunungan Bintang saat ini moralnya rusak, dikategorikan perempuan terbelakang karena salah satu penyebabnya adalah efek dari miras. Jadi harapan saya dengan menyelenggarakannya diskusi terbuka dengan topik efek miras terhadap perempuan Pegubin ini bisa membantu adik-adik saya, bahkan generasi mendatang agar bisa kontrol diri dan jauhi miras supaya kedepannya menjadi perempuan yang hebat, perempuan yang bijaksana dan punya jiwa kepemimpinan untuk membangun daerah,” kata Desiana Kalakmabin dalam acara diskusi tersebut.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Kalakmabin mengatakan perempuan Pegunungan Bintang terhambat maju terutama karena efek miras telah mengganggu saraf otak. Selain itu, lanjutnya perempuan-perempuan Pegubin yang terjerumus miras beresiko tidak bisa mengandung dan melahirkan generasi Pegubin.

“Yang paling vital adalah miras bisa mengganggu bahkan merusak kandungan atau janin seorang perempuan. Oleh sebab itu, harapan besar saya adalah  tidak mau hal ini terjadi kepada perempuan Pegunungan Bintang saat ini dan juga kedepan, terlebih  untuk perempuan karena saya sebagai perempuan jati diri perempuan, harga diri perempuan Pegunungan Bintang sangatlah penting karena perempuan adalah berlian bagi bangsa,” ujarnya.

Efek mengkonsumsi minuman beralkohol atau miras dapat mengancam eksistensi perempuan Pegunungan Bintang mulai dari  merusak organ tubuh hingga dapat menghancurkan masa depan perempuan Pegubin. Hal itu dikatakan, Antonio Demetrius Kotipki Urpon, Pilot Ikairos Papua air service asal Pegunungan Bintang yang menjadi pembicara utama dalam diskusi itu.

BERITATERKAIT

Labirin Art gelar pameran dan diskusi bumi pala

BBKSDA Papua gelar diskusi multipihak perkuat pengawasan peredaran TSL tahun 2025

Mahasiswa dan OKP tolak Ranperda minuman beralkohol di Manokwari

LBH Papua gelar diskusi ‘Belajar dari Perjuangan Mahasiswa Vanuatu’

Menurut Antonio Urpon, kondisi perempuan Pegubin yang terjerumus miras ini sangat memprihatinkan. Karena dari usia remaja hingga dewasa perempuan Pegubin terjerumus aktivitas minuman keras, sehingga mengancam kehidupan dan masa depannya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Situasi perempuan Pegubin sekarang ini lagi tidak stabil, dalam artian banyak adik-adik perempuan Pegubin yang ikut terlibat mengkonsumsi miras [apalagi] sampai di kota lebih cenderung miras dan hal-hal negatif lainnya,” katanya.

Urpon mengatakan dampak dari perempuan Pegubin mengkonsumsi minuman beralkohol  akan menyebabkan kerusakan sistem saraf, mengganggu sistem reproduksi, gangguan pada jantung, sistem metabolisme tubuh juga ikut terganggu, dan menurunkan daya berpikir atau kecerdasan otak, mengganggu fungsi hati serta menyebabkan ketidaknyamanan dalam tubuh.

20240628 201035.heic
Foto bersama usai mengikuti diskusi efek minuman keras terhadap perempuan Pegunungan Bintang di Jalan Buper Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Provinsi Papua pada Jumat (28/6/2024).-Jubi/Silpester Kasipka

“Kita mendidik adik- adik perempuan [melalui diskusi] ini sehingga mereka punya pemahaman atau mindset tersendiri tentang miras, karena miras ini terlihat sederhana tapi bisa menghancurkan kita punya organ tubuh dan juga efek samping yang lebih fatal adalah miras akan menghancurkan masa depan kita,” ujarnya.

Maria Seraviana Setamanki, mahasiswi Universitas Cenderawasih Fakultas Keguruan yang hadir mengikuti diskusi tersebut mengatakan, diskusi tersebut sangat penting. Karena menurutnya di Pegunungan Bintang sangat banyak kaum perempuan yang menjadi peminum miras.

“Materinya tuh sangat penting sekali untuk era sekarang ini karena yang sekarang kita lihat itu untuk perempuan Pegunungan Bintang tuh mirasnya itu lebih dominan daripada laki-laki, jadi mungkin untuk dengan materi yang tadi ini mungkin bisa menyadarkan kita sesama perempuan untuk tahu bahwa memang sangat berpengaruh sekali negatifnya untuk kami kaum perempuan,” katanya. (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Continue Reading
Tags: diskusiEfek Minuman KerasMirasPerempuan Pegunungan Bintang
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

TBc

Akademisi kesehatan: TBc di Kabupaten Jayapura kritis, tapi belum darurat

March 6, 2026
Kasus TBC

1.350 kasus baru TBC ditemukan di Kabupaten Jayapura pada 2025

March 6, 2026
RSUD Yowari

Pelayanan IGD RSUD Yowari berjalan normal usai pemukulan terhadap tenaga medis

February 26, 2026

Dokter dan perawat RSUD Yowari dianiaya keluarga pasien

February 26, 2026

Orangtua murid keluhkan tidak maksimalnya aktivitas belajar di SDN Muaif

February 16, 2026

Nakes desak Gubernur Papua ganti direktur RSUD Abepura

January 27, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara