• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Penkes

Direktur RSUD Wamena ajak masyarakat rajin periksa kesehatan dan jaga fasilitas rumah sakit

Para perawat merasa trauma karena mengalami kejadian berhadapan dengan kemarahan masyarakat yang datang mengamuk di rumah sakit akibat kerabatnya meninggal.

July 7, 2024
in Penkes, Lapago
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: Imma Pelle - Editor: Zely Ariane
RSUD Wamena

Direktur Rumah Sakit Wamena, dr Felly G Sahureka M Kes SP PK -Jubi/Dok Antara

0
SHARES
1.4k
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Wamena, Jubi – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena, dr Felly G Sahureka M Kes SP PK, mengimbau  kepada seluruh masyarakat yang ada di Wamena dan sekitarnya, agar segera datang ke rumah sakit saat merasa sakit, dan membutuhkan pertolongan atau penanganan secara medis. Ia meminta masyarakat tidak menunggu hingga kondisi sakitnya kritis baru kemudian datang ke rumah sakit.

Hal itu ia ungkapkan menyusul insiden perusakan sejumlah fasilitas dan bangunan gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RSUD Wamena, pada Kamis (4/7/2024), yang diduga dilakukan oleh oknum keluarga korban usai seorang anak usia 15 tahun meninggal dunia di RSUD Wamena pada Kamis (4/7) malam.

“Kadang -kadang orang di luar sana bilang hanya numpang lewat di rumah sakit untuk [akhirnya] mati, tapi [perlu diingat] kalau sakit carilah pusat -pusat pelayanan seperti puskesmas, klinik dan ada rumah sakit, jadi jangan tunggu sampai sakit parah baru datang ke rumah sakit,” kata dr Sahureka, saat ditemui Jubi.id di RSUD Wamena pada Sabtu (6/7/2014).

“Kemudian kita minta dan mengimbau kepada masyarakat agar jagalah fasilitas pelayanan yang ada rumah sakit ini, supaya semua pelayanan dapat berjalan normal,” katanya.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Jika masyarakat bisa menjaga itu semua lanjut dokter Felly, “maka kita tenaga medis, dokter, perawat dan seluruh staf pegawai yang ada di rumah sakit  bisa melakukan pelayanan selama 24 jam, tapi jika ada ancaman-ancaman dari masyarakat terhadap petugas, seperti kejadian kemarin itu, maka kita juga mengalami kesulitan dalam pelayanan,” katanya.

RSUD perlu didukung

Selain itu ia juga meminta kepada para bupati, kepala dinas kesehatan dan rumah sakit, khususnya di delapan kabupaten pemekaran yang ada di wilayah Papua Pegunungan, agar bangun koordinasi dan komunikasi dengan RSUD Wamena.

BERITATERKAIT

Sidak RS jelang Idul Fitri, Gubernur Fakhiri pastikan tenaga medis siap siaga hingga H+2

Pangkogabwilhan bantu Alat Dengar untuk pasien Tunarungu di Papua

Gubernur Fakhiri resmikan Pelayanan Audiometri RSUD Jayapura

Perluas layanan deteksi kanker rahim, Dinkes Kab Jayapura dorong perempuan lakukan pemeriksaan

“Sabab rumah sakit  Wamena ini dijadikan sebagai rumah sakit induk, jadi kami ini sebagai Mama dari rumah sakit yang ada di kabupaten-kabupaten pemekaran, maka saya minta dan ajak mereka agar datang koordinasi ke kami sebagai Mama ini,” ujarnya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

dokter Felly juga berpesan bahwa semua masyarakat dari delapan kabupaten akan tetap dilayani, walaupun ada kabupaten pemekaran yang tidak melakukan kewajiban pembayaran kepada RSUD. Menurut dr Felly sudah menjadi tugas dan tanggungjawab pihaknya untuk tetap melayani masyarakat.

“Jadi kita minta kabupaten lain datang penuhi mereka punya kewajiban utama agar rumah sakit Wamena ini bisa beroperasi dengan baik dan lancar karena ada dana operasional baru, sehingga bisa menghidupi pelayanan di rumah sakit ini, karena itu menjadi bagian yang berat bagi kami yang harus layani pasien -pasien dari beberapa kabupaten tapi dananya dari kabupaten tersebut tidak ada,” kata dokter Felly.

Ia juga mengakui bahwa selama ini ada kabupaten pemekaran yang hanya bawa pasiennya datang ke RSUD Wamena, tapi tidak punya tangung jawab terhadap rumah sakit maupun kepada pasien tersebut.

“Jadi kami ini betul -betul merasa berat, tapi kami terus berusaha yang terbaik untuk melakukan pelayanan dengan maksimal,” katanya.

Menurut dr Felly terkait biaya operasional Rumah Sakit Wamena tidak bisa semua hanya dibebankan kepada Pemerintah Jayawijaya. Sebab pihak rumah sakit sudah punya kerja sama (MOU) dengan kabupaten lainya yang ada di wilayah Papua Pegunungan. Sejauh ini, lanjutnya, hanya Kabupaten Lanny Jaya saja yang membayar kewajiban kepada rumah sakit dan datang berkoordinasi, sedangkan kabupaten lain tidak ada.

“Jadi ini tangungjawab kami sebagai Mama disini tapi anak-anak lupa sama Mamanya jadi ini sebagai pesan saja, karena rumah sakit ini bisa jalan melayani pasien ketika kabupaten lain datang membantu kami, karena kita juga utang obat, makanan dan fasilitas pasien lainya,” ujar dokter Felly.

Pihak -pihak terkait tidak bisa hanya berharap semua kepada Pemerintah Jayawijaya, sebab fasilitas yang disediakan oleh pemerintah tidak bisa melayani semua masyarakat dari delapan kabupaten, lanjutnya.

“Karena Kabupaten Jayawijaya punya masyarakatnya sendiri dan tidak bisa mencukupi kebutuhan pasien yang datang dari delapan kabupaten, maupun datang dari luar Papua ketika mereka berkunjung ke Wamena, lalu sakit dan masuk di rumah sakit ini,” katanya.

Melayani dalam takut dan waspada

Salah seorang perawat, Dessy Kossay, saat ditemui Jubi mengakui bahwa ia bersama teman-teman tenaga perawat lainnya merasa trauma karena mengalami kejadian berhadapan dengan kemarahan masyarakat yang datang mengamuk di rumah sakit.

“Jadi kita saat kerja itu kadang dengan rasa takut dan selalu waspada karena hampir sering kita alami ketika ada keluarga pasien yang tidak terima atas pelayanan kami, maupun ada keluarga yang meninggal di rumah sakit itu sering datang marah-marah bahkan sampai melakukan kekerasan seperti kemarin. Bahkan sebelumnya ada pasien yang dapat bunuh di rumah sakit ini,” ujar Kossay.

IMG 20240705 WA0023 250x190 1
Kaca jendela salah satu ruangan RSUD Wamena yang pecah dirusak keluarga pasien, Kamis malam (4/7/2024) – Jubi/Imma Pelle

Sebenarnya pasien ketika sudah dibawa ke rumah sakit dalam kondisi kritis, tanggung jawab tidak hanya ada di tangan dokter maupun petugas di rumah sakit lagi, “tapi itu sesuai rencana Tuhan [juga] maka seharusnya masyarakat bisa paham itu,” tutup Kossay.

Selain itu dokter Felly juga mengingatkan, bahwa jika pasien dibawa ke rumah sakit dalam kondisi sudah sakit parah, lalu minta pertolongan atau penangan secara medis, maka pihak rumah sakit hanya akan melakukan penanganan secara medis sesuai prosedur. (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: fasilitas rumah sakitkesehatanPeriksa KesehatanRSUD WamenaWamena
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

IMPW

IMPW Jayapura tolak pembangunan Mapolda dan perkantoran di tanah Wouma–Wio

April 1, 2026
beras

Warga jarah beras bantuan di Keneyam, Nduga

March 28, 2026

DPRK Pegubin tindaklanjuti aspirasi penolakan pembangunan pos militer

March 27, 2026

Mahasiswa, perempuan dan tokoh agama tolak pembangunan pos militer di Pegubin

March 25, 2026

Mahasiswa tolak pembangunan pos keamanan di Distrik Borme

March 18, 2026

KNPI Jayawijaya pastikan informasi penambahan pasukan ke Ibele

March 13, 2026

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

April 4, 2026
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

April 4, 2026
Mahasiswa

IPMAPAPARA dan mahasiswa Kawanua nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 4, 2026
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

April 4, 2026
Kaledonia Baru

UU Reformasi konstitusi Kaledonia Baru ditolak Majelis Nasional Prancis

April 4, 2026
Tambrauw

Mediasi Komnas HAM–Bupati Tambrauw, 5 DPO penyerangan Bamusbama serahkan diri

April 4, 2026
persipura

Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

April 2, 2026
beasiswa

Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

April 2, 2026
ekskavator

Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

April 1, 2026
Peristiwa Dogiyai

Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 3, 2026
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
gubernur

Ini penjelasan Gubernur Fakhiri terkait pemberhentian petugas kebersihan

March 31, 2026
Gubernur

Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

April 1, 2026
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

0
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

0
Mahasiswa

IPMAPAPARA dan mahasiswa Kawanua nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

0
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

0
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

0
Kaledonia Baru

UU Reformasi konstitusi Kaledonia Baru ditolak Majelis Nasional Prancis

0
Tambrauw

Mediasi Komnas HAM–Bupati Tambrauw, 5 DPO penyerangan Bamusbama serahkan diri

0

Trending

  • persipura

    Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara