Jayapura, Jubi – Kelompok Kerja Kepala Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah atau K3SD/MI Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua mengikuti ekplorasi rapor melalui dasbor rapor pendidikan.
“Dengan ekplorasi rapor di sekolah di wilayah Jayapura Selatan maka akan bertambah prosentase rapor pendidikan di kementerian,” ujar Ketua K3SD/MI Distrik Jayapura Selatan, Kashouten Amamehi.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Batiqa Jayapura, Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Rabu (23/8/2023), diikuti sebanyak 70 peserta dari 20 sekolah yang bergabung, yang menghadirkan fasilitator dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Papua (BPMP), Kuswanto.
“Dari jumlah 94 SD negeri dan swasta yang ada di Kota Jayapura, sampai tadi baru 19 sekolah yang mengekplorasi rapor pendidikan. Harapannya besok sudah bertambah jadi 39 sekolah,” ujar Kashouten yang juga merupakan Kepala SDN Inpres Ardipura II.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
“Kami atas nama K3SD/MI Distrik Jayapura Selatan mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Kuswanto, Ibu Pengawas Ni Ketut Kabeningsih, ketua-ketua gugus 5, 6, dan 7, kepala sekolah, operator, serta guru-guru se-Distrik Jayapura Selatan,” katanya.

Kasi Kurikulum, Agus Asem, yang mewakili Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Abdul Majid, berharap eksplorasi rapor pendidikan melalui dasbord rapor pendidikan dapat diikuti dengan sebaik-baiknya agar dapat meningkatkan kualitas pendidikan.
“Dalam rapor pendidikan ada yang namanya rekomendasi perencanaan berbasis data [PDB], yang merupakan mekanisme perencanaan yang komprehensif dan berbasis fakta [identifikasi, refleksi, benahi],” jelasnya.
Rapor pendidikan merupakan sebuah platform yang menyajikan hasil asesmen nasional dan data lainnya untuk mengetahui capaian satuan pendidikan dalam tampilan yang terintegrasi.
“Platform ini ditujukan supaya satuan pendidikan dan pemerintah daerah dapat menggunakan data menjadi bahan untuk refleksi, dan mengidentifikasi tantangan pendidikan di satuan pendidikan,” ujarnya.
Ketika sudah masuk ke rapor pendidikan, dikatakan Agus Asem, pada beranda akan ada tampilan NPSN, alamat, kota, dan provinsi. Lalu, di halaman rapor pendidikan ada ringkasan eksekutif.

“Di halaman ringkasan eksekutif ini akan tampak dimensi-dimensi dan indikator, seperti terdapat mutu hasil belajar peserta didik, ada iklim keamanan inklusivitas di satuan Pendidikan, dan ada kompetensi guru serta tenaga kependidikan,” jelasnya.
Pengawas Sekolah Pembina SD Gugus V dan VI Distrik Jayapura Selatan, Ni Ketut Kabeningsih, berharap dapat meningkatkan kualitas mutu pendidikan di sekolah dan untuk mengukur kinerja sekolah masing-masing.
“Diharapkan semua guru bisa membuka dan ekplorasi rapor pendidikan yang nanti akan dilaksanakan di sekolahnya melalui wadah komunitas belajar, sehingga meningkatkan kualitas pendidikan,” jelasnya. (*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua



