Jayapura, Jubi – Mission Aviation Fellowship (MAF) PNG dan pemerintah Australia meluncurkan kemitraan baru untuk menghubungkan komunitas terpencil di Papua Nugini dengan layanan penting, Jumat (31/7/2026).
Di bawah kemitraan baru ini, Pemerintah Australia akan mendukung MAF untuk mempertahankan layanannya dan menjangkau lebih banyak komunitas yang bergantung pada penerbangan sebagai satu-satunya koneksi yang dapat diandalkan ke dunia luar.
Berbicara pada acara peluncuran kemitraan di Mount Hagen, Komisaris Tinggi Australia, Ewen McDonald mengatakan kemitraan ini mencerminkan komitmen Australia untuk memastikan bahwa semua warga Papua Nugini dapat mengakses layanan penting, di mana pun mereka tinggal.
Katanya, bagi mereka yang berada di komunitas terpencil, pesawat MAF dapat menjadi penentu antara hidup dan mati. Membantu pasien mencapai layanan kesehatan, mengirimkan pasokan penting, dan menghubungkan komunitas ketika tidak ada pilihan transportasi lain.
“Australia bangga mendukung MAF karena terus melayani Papua Nugini,” kata Komisaris Tinggi McDonald sebagaimana dilansir Jubi dari laman tvwan.com.pg Sabtu (1/8/2026).
Menurutnya, gereja-gereja tetap menjadi salah satu penyedia layanan yang paling dipercaya di negara ini, memberikan layanan kesehatan, pendidikan, dan komunitas di daerah terpencil dan sulit dijangkau.
Kemitraan Australia dengan MAF mencerminkan komitmen bersama untuk memastikan bahwa masyarakat dapat mengakses layanan penting terlepas dari tempat tinggal mereka.
Dom Sant, Direktur Negara MAF PNG mengatakan, selama 75 tahun pihaknya telah melihat perbedaan yang dibuat oleh penerbangan bagi orang-orang yang tinggal di komunitas terpencil.
“Baik itu mengangkut pasien untuk perawatan medis darurat, memindahkan material konstruksi, atau menanggapi keadaan darurat, pesawat kami menyediakan koneksi yang vital. Dukungan Australia akan membantu kami melanjutkan pekerjaan penting ini,” kata Dom Sant.
Peluncuran kemitraan tersebut diadakan di hanggar MAF di Bandara Kagamuga di Mt Hagen, Provinsi Dataran Tinggi Barat.
Selama 75 tahun, MAF telah menyediakan layanan udara vital di seluruh PNG, menghubungkan komunitas terpencil yang seringkali tidak dapat diakses melalui jalan darat.
Sejak Mei 1951, operasi MAF di Papua Nugini telah menyediakan transportasi udara penting bagi komunitas terpencil yang terletak di beberapa medan paling terjal di dunia.
Topografi unik PNG dan infrastruktur yang buruk berarti bahwa bagi ratusan desa di daerah cakupan landasan udara, MAF menyediakan akses penting dan layak ke dunia luar serta bantuan dan harapan yang dibutuhkan oleh banyak orang di komunitas pedalaman. (*)
























Discussion about this post