Jayapura, Jubi – Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Luar Negeri (Kemenlu) Kepulauan Solomon, menerima kunjungan kehormatan perpisahan dari Duta Besar Republik Indonesia untuk Kepulauan Solomon, Andriana Supandy, yang mengakhiri masa jabatan diplomatiknya.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Luar Negeri, Peter Shanel Agovaka, menyampaikan apresiasi atas kontribusi signifikan Duta Besar Supandy dalam memperkuat hubungan bilateral antara Kepulauan Solomon dan Indonesia sejak penyerahan surat kepercayaan pada 2019. Demikian dikutip jubi.id dari laman internet, www.sibconline.com.sb Sabtu (31/1/2026).
Menteri tersebut mengakui pencapaian penting yang diraih selama masa jabatan Duta Besar, termasuk dukungan Indonesia untuk Balai Persahabatan dan Stadion Futsal Serbaguna, penandatanganan Nota Kesepahaman Bebas Visa, dan kerja sama yang berkelanjutan di bidang pendidikan, pertanian, budidaya perikanan, dan peningkatan kapasitas.
Selama pertemuan tersebut, Duta Besar dan Menteri juga membahas peluang untuk meningkatkan kerja sama di bidang penerbangan, termasuk prospek formalisasi Perjanjian Layanan Udara, serta minat Kepulauan Solomon untuk menjadi pengamat di Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Pemerintah Kepulauan Solomon menyampaikan harapan terbaiknya kepada Duta Besar Supandy dalam usaha-usahanya di masa mendatang dan menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah dan rakyat Indonesia atas kemitraan dan persahabatan yang berkelanjutan.
Bangun Stadion Futsal untuk Pacific Games 2023
Salah satu hibah dari pemerintah Indonesia di Kepulauan Solomon untuk mendukung pelaksanaan Pasifik Games 2023 di Honiara, ibukota Kepulauan Solomon. Waktu itu Pemerintah Indonesia, melalui BUMN PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), membangun Stadion Futsal dan Aula Serba Guna di Honiara, Kepulauan Solomon, sebagai bagian dari bantuan hibah untuk mendukung Pacific Games 2023.
Proyek ini diresmikan oleh Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, pada 6 September 2022 dan bernilai US$7,5 juta atau Rp112 miliar. Hal ini dilakukan pemerintah Indonesia guna memperkuat hubungan bilateral dan apresiasi negara tersebut. Adapun detail proyek yang dibangun beberapa waktu lalu meliputi,
Detail Proyek: Proyek ini mencakup pembangunan gedung serba guna dan lapangan futsal bertaraf internasional, yang ditunjuk oleh National Hosting Authority Kepulauan Solomon.
Hibah ini diberikan untuk menunjang kebutuhan sarana olahraga saat menjadi tuan rumah XVII Pacific Games 2023 yang berlangsung pada November-Desember 2023.
Pembangunan ini merupakan wujud nyata diplomasi publik dan olahraga Indonesia dalam mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara.(*)
Untuk melihat lebih banyak content JUBI TV, click here!


















Discussion about this post