Jayapura, Jubi — Menjelang akhir tahun ketiga pemerintahan Perdana Menteri Fiji, Sitiveni Rabuka, mengumumkan perombakan kabinet di Pemerintah Fiji. Perubahan dan penggantian sejumlah menteri ini mulai berlaku pada 19 Januari 2026.
“Menjelang akhir tahun ketiga pemerintahan kami, saya telah memutuskan untuk melakukan beberapa perubahan pada tanggung jawab menteri kabinet saya, yang berlaku mulai 19 Januari 2026,” kata Rabuka dalam pernyataan yang dikutip jubi.id dari laman pina.com.fj, Rabu (17/12/2025).
Rabuka menunjuk Sakiasi Ditoka sebagai Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Luar Negeri Fiji yang baru.
Berdasarkan perubahan tersebut, Ditoka mengambil alih portofolio luar negeri dan perdagangan luar negeri, sementara sejumlah menteri lainnya ditugaskan kembali ke peran baru.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Perubahan tersebut adalah sebagai berikut:
- Sakiasi Ditoka: Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Luar Negeri.
- Mosese Bulitavu: Menteri Pembangunan Pedesaan dan Maritim serta Manajemen Bencana.
- Lynda Tabuya: Menteri Informasi, Lingkungan Hidup, dan Perubahan Iklim.
- Charan Jeath Singh: Menteri Perusahaan Publik, Urusan Multietnis, Kebudayaan, Warisan, dan Seni.
- Ifereimi Vasu: Menteri Urusan iTaukei (mencakup kebudayaan, warisan, dan seni iTaukei).
- Tomasi Tunabuna: Menteri Pertanian dan Industri Gula.
Rabuka mengatakan dirinya akan tetap memegang tanggung jawab atas Layanan Sipil dan portofolio perencanaan utama.
“Saya akan terus menjadi menteri yang bertanggung jawab atas Layanan Sipil serta Perencanaan Strategis, Pembangunan Nasional, dan Statistik,” ujarnya.
Ia juga mengumumkan perubahan pengaturan akomodasi kantor di seluruh pemerintahan.
“Unit akomodasi dan perumahan kantor akan dipindahkan ke Kementerian Pekerjaan Umum, sementara Kementerian Layanan Sipil akan tetap berperan dalam menetapkan kebijakan perumahan dan akomodasi kantor secara keseluruhan bagi pemerintah,” kata Rabuka.
Selain itu, Rabuka mengonfirmasi penugasan ulang seorang asisten menteri.
“Saya juga telah mengambil keputusan untuk menugaskan kembali Yang Terhormat Sachida Nand sebagai Asisten Menteri di Kementerian Perdagangan dan Pengembangan Bisnis,” ujarnya.
Perdana Menteri menyebut perombakan kabinet ini dilakukan pada momentum penting dalam masa jabatan pemerintahannya.
“Perubahan ini terjadi pada saat yang krusial ketika kita memasuki tahun keempat pemerintahan, dan kami tetap teguh pada komitmen kepada bangsa,” kata Rabuka. (*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua



















Discussion about this post