• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Pasifik

Makhluk hidup terbesar di bumi tersembunyi di bawah laut Kepulauan Solomon

January 7, 2025
in Pasifik
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Dominggus A Mampioper - Editor: Edho Sinaga
Terumbu karang raksasa berusia 300 tahun yang ditemukan di Kepulauan Solomon – Jubi/solomonstar.com

Terumbu karang raksasa berusia 300 tahun yang ditemukan di Kepulauan Solomon – Jubi/solomonstar.com

0
SHARES
5
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Di bawah perairan hangat Kepulauan Solomon, ditemukan sebuah keajaiban alam yang menakjubkan: koloni karang terbesar di dunia. Koloni karang ini, yang berusia hampir 300 tahun, tersembunyi di kedalaman laut dan memiliki ukuran luar biasa, mencapai panjang 32 meter dan lebar 34 meter.

Penemuan tersebut terungkap dalam ekspedisi yang dipimpin oleh fotografer bawah air Manu San Félix, yang bekerja sama dengan tim National Geographic Pristine Seas. Awalnya, tim tersebut sedang mencari lokasi bangkai kapal, namun yang mereka temukan adalah sebuah organisme raksasa, sebuah karang Pavona clavus yang tidak hanya menakjubkan dari segi ukurannya, tetapi juga dari kemampuannya bertahan hidup di tengah krisis terumbu karang global.

Karang ini, yang terbentuk dari satu organisme tunggal dan terdiri dari jutaan polip, terlihat begitu besar sehingga dapat terlihat dari luar angkasa. Hal ini berbeda dengan terumbu karang pada umumnya yang terdiri dari beberapa koloni terpisah secara genetik. Keunikan ini menunjukkan potensi luar biasa dari organisme yang hidup dalam satu spesies, bahkan dalam kondisi lingkungan yang berubah drastis.

“Luar biasa melihat sesuatu yang begitu besar dan begitu tua—berusia sekitar 300 tahun—dapat bertahan hidup di tengah perubahan lingkungan yang begitu signifikan,” kata San Félix dalam wawancara yang diterbitkan oleh Science pada 26 Desember 2024 yang dikutip Jubi.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Penemuan ini menambah keyakinan bahwa ada banyak keajaiban lain yang mungkin masih tersembunyi di kedalaman lautan kita. Namun, penemuan ini datang pada waktu yang sangat krusial. Terumbu karang di seluruh dunia sedang menghadapi ancaman akibat perubahan iklim, yang menyebabkan pemutihan karang dan menurunnya populasi banyak spesies karang.

Meski demikian, koloni karang yang ditemukan di Kepulauan Solomon ini memberikan secercah harapan. Berkembang biak di perairan yang lebih dalam dan lebih dingin, organisme ini mungkin memiliki sifat genetik yang memungkinkannya bertahan terhadap tekanan lingkungan yang telah menghancurkan terumbu karang lainnya.

Seperti yang dijelaskan oleh ahli ekologi kelautan Maria Beger dari Universitas Leeds, “Apa pun yang tua sangat pandai bertahan hidup.” Penelitian lebih lanjut terhadap koloni karang ini diharapkan dapat memberikan wawasan berharga untuk melindungi terumbu karang lainnya di masa depan.

BERITATERKAIT

Kepulauan Solomon dan Inggris buat MoU Tata Kelola Hutan

Oposisi Kepulauan Solomon ajukan gugatan desak PM gelar sidang parlemen

Kepulauan Solomon percepat reformasi sektor kehutanan menuju keberlanjutan

Pemerintahan minoritas, Ketua Parlemen Kepulauan Solomon serukan dialog

Pentingnya penemuan ini juga telah mendorong upaya konservasi lokal di Kepulauan Solomon. Suku setempat telah mengajukan petisi kepada pemerintah untuk melindungi perairan di sekitar wilayah Malaulalo, tempat koloni karang raksasa ini ditemukan. Menteri Iklim Trevor Manemahaga menggarisbawahi pentingnya menjaga terumbu karang sebagai bagian dari ekosistem dan ekonomi negara, serta mendukung upaya berkelanjutan untuk melawan kerusakan lingkungan.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Penemuan ini menunjukkan ketahanan alam yang luar biasa dan menjadi titik kumpul untuk tindakan. Ini bukan hanya soal melestarikan keajaiban alam, tetapi juga untuk melindungi kehidupan laut yang rapuh,” ujar Manemahaga.

Dengan adanya penemuan ini, ada harapan bahwa upaya konservasi dan penelitian lebih lanjut akan memperkuat upaya pelestarian terumbu karang di seluruh dunia, sehingga generasi mendatang dapat terus menikmati keindahan dan keberagaman kehidupan bawah laut. (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: Keajaiban alamKepulauan SolomonKoloni KarangTerumbu Karang
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

inggris

Kepulauan Solomon dan Inggris buat MoU Tata Kelola Hutan

April 2, 2026
listrik

Layanan token listrik Papua Nugini pulih

April 2, 2026

Bagaimana negara kepulauan Pasifik menangani krisis BBM

April 2, 2026

Ribuan warga Nouméa demo tolak pembatasan hak pilih di Kaledonia Baru

April 1, 2026

Harga BBM di Fiji naik 1 April 2026

April 1, 2026

Gempa di utara Vanuatu, pelayanan perlahan kembali normal

April 1, 2026

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Residents evacuate one of the victims reportedly killed by gunfire during a police sweep in Kamuu District, Dogiyai Regency, Central Papua, Tuesday (March 31, 2026) - Supplied

Six civilians reported killed in Dogiyai incident

April 3, 2026
Fuel refueling activity at a gas station (SPBU) - Supplied

Pertamina confirms stable fuel prices : Manokwari Trade Office to conduct spot checks

April 2, 2026
KONI Papua

KONI Papua agendakan raker dan musorprov usai Paskah

April 2, 2026
Ditembak

Enam warga dilaporkan tewas dalam peristiwa di Dogiyai

April 2, 2026
BMKG

Waspada cuaca ekstrem di Tanah Papua sepekan ke depan, ini penjelasan BMKG

April 2, 2026
LP3BH

LP3BH duga terjadi kejahatan terhadap kemanusiaan di Dogiyai

April 2, 2026
persipura

Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

April 2, 2026
gubernur

Ini penjelasan Gubernur Fakhiri terkait pemberhentian petugas kebersihan

March 31, 2026
beasiswa

Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

April 2, 2026
Gubernur

Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

April 1, 2026
Kadis pendidikan

Pemprov Papua Tengah buka rekrutmen tenaga guru kontak daerah 3T

March 31, 2026
ekskavator

Puluhan ekskavator tiba di Sorong Selatan, warga diimbau waspada

April 1, 2026
IMPW

IMPW Jayapura tolak pembangunan Mapolda dan perkantoran di tanah Wouma–Wio

April 1, 2026
Ditembak

Tiga warga di Dogiyai dilaporkan tewas ditembak

April 1, 2026
Residents evacuate one of the victims reportedly killed by gunfire during a police sweep in Kamuu District, Dogiyai Regency, Central Papua, Tuesday (March 31, 2026) - Supplied

Six civilians reported killed in Dogiyai incident

0
Fuel refueling activity at a gas station (SPBU) - Supplied

Pertamina confirms stable fuel prices : Manokwari Trade Office to conduct spot checks

0
KONI Papua

KONI Papua agendakan raker dan musorprov usai Paskah

0
Ditembak

Enam warga dilaporkan tewas dalam peristiwa di Dogiyai

0
BMKG

Waspada cuaca ekstrem di Tanah Papua sepekan ke depan, ini penjelasan BMKG

0
LP3BH

LP3BH duga terjadi kejahatan terhadap kemanusiaan di Dogiyai

0
persipura

Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

0

Trending

  • gubernur

    Ini penjelasan Gubernur Fakhiri terkait pemberhentian petugas kebersihan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov Papua Tengah buka rekrutmen tenaga guru kontak daerah 3T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan ekskavator tiba di Sorong Selatan, warga diimbau waspada

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara