• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Olahraga

Empat Atlet NPCI Papua masuk Pelatnas persiapan ASEAN Para-Games 2025

March 19, 2025
in Olahraga
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Sudjarwo Husain - Editor: Syam Terrajana
NPCI Papua

 Atlet-atlet Panahan NPCI Papua seusai merebut medali pada ajang Peparnas XVII di Solo tahun 2024 lalu / Sudjarwo Husain

0
SHARES
22
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

 

Jayapura, Jubi – Empat atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Papua masuk dalam pemusatan latihan nasional (Pelatnas) persiapan ajang olahraga Asia Tenggara, ASEAN Para-Games 2025 yang akan berlangsung di Thailand, Januari 2026 mendatang.

Empat atlet penyandang disabilitas tersebut yakni Hana Resti dari cabang olahraga Para-Tenis Meja, Reiner William Putra Manaku dari Para-Menembak, Mahda Aulia dari Para-Panahan, dan Nurul Fadilah dari Judo Tuna Netra.

Empat atlet itu merupakan atlet berprestasi yang mempersembahkan medali bagi kontingen Papua pada ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII di Solo tahun 2024 lalu.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

“Untuk atlet kita yang dipanggil dalam pemusatan latihan persiapan ASEAN Para Games itu ada Hana Resti dari tenis meja, Mahda Aulia dari panahan, Nurul Fadilah dari judo tuna netra. Dari menembak sebenarnya atlet kita yang bernama Ridwan, tapi dia mengalami kecelakaan dan digantikan oleh peringkat kedua yang juga atlet kita asal Biak, Reiner,” kata Ketua NPCI Papua, H. Jayakusuma, Rabu (19/3/2025).

Ia mengatakan empat atlet tersebut sudah dipanggil ke Pelatnas beberapa waktu lalu pasca perhelatan Peparnas XVII di Solo. Namun saat ini mereka sedang diliburkan menjelang hari raya Idul Fitri.

“Sekarang ini lagi diliburkan karena menjelang hari raya Idul Fitri, setelah itu mereka akan bergabung kembali. Mereka masuk ke Pelatnas untuk persiapan menghadapi iven ASEAN Para-Games,” ujarnya.

BERITATERKAIT

Frans Doyapo: Dengan keterbatasan mengharumkan nama Papua

Hana Resti, atlet para tenis meja Papua yang menjadi juara dunia

Atlet NPCI Papua mendapatkan apresiasi dari pemprov

Marinus dan Hana Resti, Atlet NPCI Papua peraih medali terbanyak APG Kamboja

Sementara itu, ada satu atlet junior NPCI Papua yang juga telah masuk dalam Pelatnas. Dia adalah Frans Marcelino Doyapo dari cabang olahraga atletik. Frans merupakan atlet asli Papua yang bersekolah di Sekolah Khusus Olahraga Disabilitas Indonesia (SKODI) di Solo. Ia kembali dipersiapkan untuk mengikuti ajang World Abillty Sport Youth Games, setelah sebelumnya sukses meraih dua medali emas pada ajang yang sama di Thailand, tahun lalu.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Untuk atlet NPCI Papua yang digembleng di NPCI Pusat berdasarkan surat pemanggilan atlet ada kurang lebih lima atlet yang sekarang ditempa di training camp NPCI Pusat di Solo,” sebut Jayakusuma.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi NPCI Papua, Kurdi menuturkan secara prestasi para atlet NPCI Papua alami peningkatan. Namun karena sempat terkendala anggaran, sehingga mereka tak bisa mengikutkan banyak atlet pada Peparnas XVII lalu. Itu sebabnya jumlah atlet yang masuk ke Pelatnas belum menyamai pencapaian mereka pada tahun-tahun sebelumnya.

Ia menjelaskan belum semua atlet  masuk ke Pelatnas.  Karena pemanggilannya dilakukan secara bertahap per cabang olahraga.  Kemungkinan masih akan ada lagi atlet Papua yang akan dipanggil ke Pelatnas.

“Pemanggilan Pelatnas ini kan sistemnya per cabang olahraga. Jadi belum semua cabor. Baru beladiri yang paling banyak, ada taekwondo dan judo tuna netra. Kalau renang dan atletik belum. Kita kan selalu menyumbangkan atlet di dua cabor itu. Harapan kita semoga banyak atlet kita yang bisa masuk ke Pelatnas,” kata Kurdi.

Mendobrak Batas

NPCI Papua bakal bersiap  menggelar program pusat yang bertajuk “Mendobrak Batas”. Program itu merupakan pencarian bakat, nantinya NPCI akan turun ke daerah untuk melakukan seleksi atlet penyandang disabilitas pada tiga klasifikasi (tuna daksa, tuna grahita, tuna netra) dan yang terpilih akan digembleng di Paralympic Training Center di Solo.

“Mendobrak batas ini adalah kegiatan NPCI Pusat di mana mereka akan datang ke daerah-daerah untuk mengadakan telescouting untuk menyeleksi atlet pada tiga klasifikasi. Kita akan berkoordinasi dengan NPCI Pusat dan jadwalnya mungkin di pertengahan April akan kita gelar di Papua,” kata Jayakusuma.

Ia berharap lewat program tersebut para atlet penyandang disabilitas Papua ada yang terpilih dan bisa mendapatkan pembinaan di training center di Solo.

“Jika mereka terpilih dan diambil untuk seleksi di Pusat maka akan ditempatkan di training camp di Solo yang telah dibangun oleh Pak Jokowi,” ujarnya.

Selain Mendobrak Batas, NPCI Papua juga dihadapkan pada iven pelajar nasional, Pekan Paralimpiade Pelajar Nasional (Peparpenas) XI tahun 2025. NPCI Papua membutuhkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Papua agar bisa ikut serta pada ajang tersebut.

“Kita masih menunggu jadwalnya dan tempat pelaksanaannya. Saya berharap apa yang telah kita programkan dan lakukan itu dapat direstui dan mendapatkan dana hibah dari Pemerintah Provinsi Papua. Kalau tidak ada dukungan itu kemungkinan kita tidak bisa ikut,” katanya.

signal 2025 03 19 145503 002 1

Binpres NPCI Papua, Kurdi berharap lewat program Mendobrak Batas dan ajang Peparpenas 2025, banyak atlet penyandang disabilitas yang nantinya terpilih dan masuk dalam Pelatnas atau training center.

“Semoga banyak atlet kita yang terpilih. Supaya ke depannya banyak atlet kita juga yang bisa berkontribusi untuk tim nasional,” kata Kurdi.

Ia juga berharap ada atlet-atlet baru yang bisa mengikuti jejak Frans Marselino Doyapo, atlet muda Papua yang saat ini dibina dan mendapatkan pendidikan di Sekolah Khusus Olahraga Disabilitas Indonesia (SKODI) di Solo.

“Dia masuk Pelatnas kategori muda. Tapi perkembangannya cukup potensial. Dia meraih dua medali emas di Thailand pada ajang World Ability Sport Youth Games tahun 2024 lalu,” ujarnya.

Anggota DPR Papua dari Komisi V yang membidangi olahraga, Yeyen menegaskan pihaknya mendukung penuh NPCI Papua untuk membina dan menghadirkan prestasi bagi para atlet disabilitas Papua.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh atlet NPCI Papua atas prestasi mereka yang luar biasa. Mereka ini benar-benar patriot olahraga. Kami komisi V DPR Papua akan terus mendukung program NPCI Papua, dan semoga NPCI Papua terus menorehkan prestasi dan mengharumkan nama Papua di kancah internasional,” katanya. (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: ASEAN Para Gamesatlet NPCI Papua
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

KONI Papua

KONI Papua agendakan raker dan musorprov usai Paskah

April 2, 2026
Persipura

Dua penyerang Persipura masih butuh adaptasi

March 27, 2026

Bupati dan wakil bupati Jayapura kembali ‘hidupkan’ Persidafon

March 18, 2026

Wabup Jayapura pastikan Persidafon berlaga di Liga 4 Papua

March 5, 2026

Kekalahan Persipura di dua laga tandang, konsistensi pelatih diragukan

March 2, 2026

Pendaftaran dan kick off Liga 4 Papua diperpanjang

February 24, 2026

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

April 4, 2026
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

April 4, 2026
Mahasiswa

IPMAPAPARA dan mahasiswa Kawanua nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 4, 2026
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

April 4, 2026
Kaledonia Baru

UU Reformasi konstitusi Kaledonia Baru ditolak Majelis Nasional Prancis

April 4, 2026
Tambrauw

Mediasi Komnas HAM–Bupati Tambrauw, 5 DPO penyerangan Bamusbama serahkan diri

April 4, 2026
persipura

Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

April 2, 2026
beasiswa

Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

April 2, 2026
ekskavator

Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

April 1, 2026
Peristiwa Dogiyai

Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 3, 2026
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
gubernur

Ini penjelasan Gubernur Fakhiri terkait pemberhentian petugas kebersihan

March 31, 2026
Gubernur

Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

April 1, 2026
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

0
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

0
Mahasiswa

IPMAPAPARA dan mahasiswa Kawanua nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

0
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

0
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

0
Kaledonia Baru

UU Reformasi konstitusi Kaledonia Baru ditolak Majelis Nasional Prancis

0
Tambrauw

Mediasi Komnas HAM–Bupati Tambrauw, 5 DPO penyerangan Bamusbama serahkan diri

0

Trending

  • persipura

    Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara