• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Nasional & Internasional

Catatan akhir tahun 2023; Utusan khusus MSG dan penyelesaian pelanggaran HAM di Papua Barat

December 10, 2023
in Nasional & Internasional, Tanah Papua
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: - Editor:
Papua

PM PNG James Marape dan PM Fiji Sitiveni Rabuka bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo di San Francisco, November 2023 di sela-sela pertemuan APEC-Jubi/Fiji Government

0
SHARES
700
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

 

Jayapura, Jubi- Negara negara Melanesian Spearhead Group (MSG) dalam Pertemuan Pemimpin Forum Kepulauan Pasifik ke-52 di Avarua, Rarotonga Kepulauan Cook 2023, telah menunjuk Perdana Menteri PNG dan Fiji, James Marape dan Sitiveni Rabuka menjadi utusan khusus ke Indonesia untuk mencari solusi persoalan Hak Asasi Manusia (HAM) di Papua Barat.

Kedua pemimpin utusan khusus MSG soal Papua Barat telah bertemu dengan Presiden Joko Widodo di San Francisco di sela-sela APEC pada Kamis (16/11/2023) untuk mencari solusi bagi persoalan HAM di Papua Barat tetapi dalam pertemuan itu, Presiden RI maupun kedua pemimpin MSG tidak menyinggung agenda yang akan dibicarakan.

Kantor Berita Antara menyebutkan pada Jumat pagi (17/11/2023),  Presiden Jokowi menegaskan,  Indonesia akan terus berkomitmen untuk mewujudkan Kawasan Pasifik yang damai, stabil, dan sejahtera.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Presiden Jokowi juga menyampaikan, selain memiliki potensi yang besar, mulai dari sumber daya alam hingga sumber daya manusia, Indonesia juga memiliki komitmen yang kuat untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan kompetitif.

Bagi pemerintah Indonesia lebih penting membicarakan masalah kerja sama ekonomi dan bantuan pembangunan di Pasifik, apalagi status Indonesia sudah bukan lagi negara berkembang.

Hal ini bisa terlihat dari kunjungan Presiden Joko Widodo ke Port Moresby dalam pertemuan dengan PM James Marape di APEC Haus, Port Moresby Rabu (5/7/2023) menghasilkan kesepakatan penting guna meningkatkan kerja sama bilateral kedua negara.

BERITATERKAIT

Gempa di utara Vanuatu, pelayanan perlahan kembali normal

Krisis global picu lonjakan harga dan ancaman pasokan BBM negara Pasifik

Pekerja media ABC Australia mogok kerja 24 jam

PBB soroti ketiadaan sistem penanganan penghilangan paksa di Samoa

Presiden Jokowi menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk memperkuat hubungan dengan negara-negara di kawasan Pasifik, termasuk Papua Nugini. Salah satu langkah konkrit yang dilakukan adalah perumusan peta jalan kerja sama pembangunan lima tahun ke depan.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Indonesia juga akan segera memulai renovasi RS Port Moresby, membangun stasiun pemadam kebakaran, mengelola sampah di Vanimo, membangun sekolah di Wutung, dan menambah beasiswa bagi pelajar Papua Nugini,” kata Presiden Jokowi dalam konferensi pers usai pertemuan.

Kedua pemimpin juga membahas peningkatan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Papua Nugini. Presiden Jokowi menyebutkan perdagangan kedua negara pada 2022 meningkat signifikan hingga USD 307 juta.

Papua

 PM Solomon Manasseh Sogavarre- Jubi/IST

Bagaimana pula dengan Perdana Menteri Kepulauan Solomon Manasseh Sogavare beberapa waktu silam selalu membawa isu pelanggaran HAM di Perserikatan Bangsa-Bangsa, tetapi belakangan ini sudah tak pernah lagi menyinggung isu tersebut.

Mengutip pina.com.fj/ melaporkan,  bahwa Perdana Menteri Sogavare berkata, “Kami telah sepakat pada pertemuan MSG terakhir kami di Port Vila untuk tidak memperjuangkan kemerdekaan bagi Papua Barat. Upaya mencapai kemerdekaan di tingkat MSG secara historis telah menyebabkan pelanggaran hak asasi manusia yang tidak perlu terhadap masyarakat West Papua, karena hal ini terkait erat dengan gerakan kemerdekaan.”

Lebih lanjut Sogavare menambahkan strategi baru MSG melibatkan inisiatif dialog dengan pemerintah Indonesia. Fokusnya adalah memperlakukan masyarakat West Papua sebagai bagian dari Melanesia dan mendesak pemerintah Indonesia untuk menghormati mereka.

“Masalah kemerdekaan dan penentuan nasib sendiri adalah masalah domestik yang perlu ditangani secara internal oleh West Papua. Perserikatan Bangsa-Bangsa (C-24) telah menetapkan sebuah proses yang memberikan mereka hak untuk menentukan nasib sendiri.”tambah Sogavare yang sibuk dengan persiapan pelaksanaan Pasifik Games 2023 di mana pemerintah Indonesia juga memberikan hibah pembangunan stadion futsal aula serba guna dengan hibah pembiayaan kontrak senilai US$7,5 juta.

C-24 PBB, yang dikenal sebagai Komite Khusus Dekolonisasi, didirikan pada tahun 1961 untuk menangani masalah dekolonisasi. Komite ini, yang merupakan anak perusahaan dari Majelis Umum PBB, didedikasikan untuk hal-hal yang berkaitan dengan pemberian kemerdekaan kepada negara dan masyarakat kolonial.

Perdana Menteri Sogavare menggarisbawahi komitmen MSG terhadap pendekatan diplomatik dan dialog dengan Indonesia, yang bertujuan untuk mencapai resolusi yang penuh hormat dan inklusif terhadap masalah West Papua.

Pernyataan PM Solomon ini jelas membuat geram, pemimpin Oposisi Kepulauan Solomon Matthew Wale. Pemimpin oposisi Parlemen Solomon ini menyuarakan kekecewaannya terhadap pernyataan Perdana Menteri Manasseh Sogavare tentang hak menentukan nasib sendiri di Majelis Umum PBB (UNGA) di New York.

Sogavare saat berpidato di hadapan Majelis Umum PBB, menyatakan bahwa Kepulauan Solomon menegaskan kembali hak untuk menentukan nasib sendiri sebagaimana tercantum dalam Piagam PBB.

Opposition Leader 2 1 600x300 1
Pemimpin Oposisi Kepulauan Solomon. Wale-Jubi/solomonstar.com

Meskipun Kaledonia Baru dan Polinesia Prancis menjadi sorotan, Wale merasa sedih karena penderitaan Papua Barat tidak dimasukkan dalam daftar tersebut.

Pemimpin Oposisi Solomon ini mengatakan FLNKS dan orang West Papua adalah bangsa Melanesia dan keduanya menginginkan kemerdekaan.

Dia mengatakan,  Papua Barat berada di bawah pemerintahan kolonial Indonesia yang skematis dan sistematis, jauh lebih buruk daripada penderitaan yang dialami Kaledonia Baru.

“Kami adalah orang Melanesia dan kami harus selalu bergandengan tangan dengan saudara-saudari kami di Papua Barat,” kata Wale.

Wale mengingatkan bahwa diplomasi dan geopolitik tidak boleh mengaburkan solidaritas terhadap masyarakat Melanesia di Papua Barat.

Pemimpin Oposisi mengatakan sangat menyedihkan bahwa Sogavare, yang dulunya adalah pendukung kuat perjuangan West Papua, telah berubah wajah.

“Perdana Menteri pernah menjadi pendukung kuat Papua Barat, seorang pemimpin yang sangat vokal menentang kekejaman hak asasi manusia bahkan di Majelis Umum PBB dan forum internasional di masa lalu,”katanya.

“Yang pasti, dia dibeli seharga 30 keping perak dan jelas-jelas telah mengubah wajahnya,” kata Wale.

Dia juga mengulangi seruannya kepada para pemimpin MSG untuk memikirkan kembali pendirian mereka terhadap West Papua.

“Perdana Menteri seharusnya mempertahankan pendirian Kepulauan Solomon di Papua Barat seperti dulu. Sogavare tidak berbeda dengan Yudas si Iskariot,” kata Wale.

Bagaimana sikap Perdana Menteri Kepulauan Solomon Manasseh Sogavare setelah pelaksanaan Pasfik Games 2023 tentang masalah Papua Barat. Akankah tetap konsisten bersama dengan utusan MSG khusus untuk penyelesaian masalah HAM di Papua Barat. Atau mungkin bersama dengan PM James Marape dan PM Sitiveni Rabuka terus berjuang dan menyelesaikan masalah Papua melalui dialog dengan Indonesia.

Tak tahulah, tetapi yang jelas isu-isu Papua Merdeka lebih banyak didukung pula oleh masyarakat adat, aktivitis dan tokoh gereja serta perempuan di Pasifik ketimbang pemerintah yang berkuasa.

Apalagi bagi tokoh-tokoh politik diMSG maupun Pasifik hanya melihat isu-isu Papua Barat sebagai ajang untuk merebut suara dalampanye mereka, setiap kali Pemilihan Umum (Pemilu) ketimbang menyelesaikan persoalan mendasar di tanah Papua.

Sementara Vanuatu sendiri sibuk dengan masalah politik dalam negeri dengan beberapa kali pergantian PM. Vanuatu sendiri telah beberapa kali terkena topan dan badai sehingga lebih konsisten dalam menyampaikan isu-isu perubahan iklim bagi negara negara pulau kecil di PBB. Di samping pula Vanuatu juga sebagai negara yang konsisten mendukung perjuangan Papua Merdeka.Sebaliknya pemerintah Indonesia terus menjalin kerja sama mulai dengan kerja sama perikanan dan pelatihan bersama MSG di Ambon Maluku dan berbagai kegiatan kerja sama lainnya. (*)

 

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: Pasifikpenyelesaian pelanggaran HAM di Papua BaratUtusan Khusus MSG
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

KontraS

Koalisi desak presiden perintahkan tangkap pelaku teror terhadap aktivis KontraS

March 17, 2026
KontraS

Aktivis disiram air keras, KontraS desak pelaku diusut

March 14, 2026

Target rampung 2028, Kemendagri dan Kementerian PU percepat pembangunan KIPP di empat DOB Papua

February 26, 2026

Velix Wanggai : Perlu Desain Ulang Peran Freeport untuk Tanah Papua

February 22, 2026

Akademisi UGM: Dibutuhkan solidaritas lintas kelompok melawan kebijakan PSN

February 21, 2026

Catahu KBB 2025: Kebijakan agama mundur pada masa pemerintahan Prabowo-Gibran

February 14, 2026
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

April 4, 2026
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

April 4, 2026
Mahasiswa

IPMAPAPARA dan mahasiswa Kawanua nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 4, 2026
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

April 4, 2026
Kaledonia Baru

UU Reformasi konstitusi Kaledonia Baru ditolak Majelis Nasional Prancis

April 4, 2026
Tambrauw

Mediasi Komnas HAM–Bupati Tambrauw, 5 DPO penyerangan Bamusbama serahkan diri

April 4, 2026
persipura

Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

April 2, 2026
beasiswa

Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

April 2, 2026
ekskavator

Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

April 1, 2026
Peristiwa Dogiyai

Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 3, 2026
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
gubernur

Ini penjelasan Gubernur Fakhiri terkait pemberhentian petugas kebersihan

March 31, 2026
Gubernur

Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

April 1, 2026
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

0
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

0
Mahasiswa

IPMAPAPARA dan mahasiswa Kawanua nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

0
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

0
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

0
Kaledonia Baru

UU Reformasi konstitusi Kaledonia Baru ditolak Majelis Nasional Prancis

0
Tambrauw

Mediasi Komnas HAM–Bupati Tambrauw, 5 DPO penyerangan Bamusbama serahkan diri

0

Trending

  • persipura

    Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara