Sentani, Jubi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Papua meluncurkan pendaftaran transparansi paskibraka 2026, di aula lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Distrik Sentani, Jumat (13/3/2026).
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Jayapura, Abdul Hamid Toffir mengatakan pendaftaran tahun ini, menggunakan aplikasi transparansi paskibraka yang dinilai menjadi tantangan sendiri.
“Sekarang ini beda dengan tahun-tahun sebelumnya yaitu, tapi tahun 2026 ini semua pendaftaran itu akan dilakukan online. Sehingga itu merupakan tantangan tersendiri bagi generasi muda, tapi bukan berarti kita harus menyerah dengan itu,” kata Abdul Hamid Toffir usai peluncuran.
Menurutnya, pendaftaran transparansi paskibraka itu memacu generasi muda di Kabupaten Jayapura, untuk tetap berpartisipasi melewati tahapan tersebut.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Katanya, seleksi calon paskibraka dimulai sejak 13 Maret 2026 hingga 17 April 2026. Tim seleksi berasal dari Badan Kesbangpol, Duta Pancasila Paskibraka Indonesia provinsi dan lainnya.
“Nantinya pada 14 Maret 2026, calon paskibraka (capas) akan diberikan materi bela negara agar tertanam rasa cinta terhadap negara, sesama, termasuk kedisiplinan,” ujarnya.
Adapun kualifikasi bagi pendaftar, yaitu merupakan siswa Sekolah Menengah Atas/SekolahMenengahKejuruan (SMA/SMK) berusia 16 tahun hingga 18 tahun, dan duduk di bangku kelas 10.
“Kemudian ada faktor lain menyangkut tinggi dan berat badan, kesehatan, kesiapan fisik secara umum yang masuk ke dalam persyaratannya,” ucapnya.
Katanya, pendaftaran transparansi ini diprioritaskan untuk siswa-siswi yang berada di sekitar Sentani. Namun, pada tahapan berikut, pihaknya membuka kesempatan bagi murid yang berada di Distrik Yapsi, Demta, Nimboran, dan lainnya terlibat dalam seleksi.
“Untuk pendaftarannya [secara] online, namun untuk prosesnya, sebagian nanti kami sesuaikan. Jadi, tetap secara transparansi online tapi mungkin ada penyesuaian fleksibilitas dengan kondisi daerah,” ujarnya.
Siswa SMAN 1 Sentani, Debbye Selviana Nasa, salah satu peserta yang hadir dalam peluncuran tersebut mengatakan, dari kegiatan itu ia mengetahui persyaratan dan tahapan seleksi, sehingga bisa mempersiapkan diri lebih awal.
“Puji Tuhan berkasnya sudah siap, [untuk] pembukaan seleksi administrasi mulai 13 Maret hingga 10 April 2026. Nanti berkas dikumpulkan [ke Kesbangpol] lalu akan dibantu oleh panitia/admin untuk pendaftaran online,” kata Debbye Selviana Nasa. (*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua



















Discussion about this post