Jayapura, Jubi – Badan Eksekutif Mahasiswa atau BEM Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Papua membahas akselerasi pembangunan di daerah otonomi baru atau DOB di Tanah Papua.
Pembahasan itu dilakukan lewat seminar yang digelar BEM Uncen di Kota Jayapura, 17 Juni 2025-18 Juni 2025.
Berbagai isu dibahas dalam seminar ini, di antaranya aspek pendidikan, kesehatan, ekonomi dan infrastruktur.
Ketua BEM Uncen, Yanes Hisage mengatakan seminar tersebut digelar sebab adanya instruksi Presiden atau Inpres nomor 1 tahun 2025 tentang efisiensi belanja negara dalam pelaksanaan APBN
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
” Itu kami melihat dari sisi positifnya, memberikan membiayai semua hal. Akan tetapi [ada] sisi negatif [yang berdampak] besar kepada enam provinsi baru di Tanah Papua, dalam pelaksanaan pemerintahan yang justru belum normal dan akan menjadi kesulitan,” ujar Hisage kepada Jubi, di Gedung Susteran Maranatha, Heram, Kota Jayapura, Selasa (17/6/2025).
Menurutnya, akibat pemangkasan anggaran tersebut, dana tidak akan cukup membiayai kebutuhan pemerintahan, birokrasi, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan infrastruktur di daerah otonomi baru.
“Sebab itulah tujuannya BEM Uncen mendorong mengadakan seminar regional, yang berkonteks lokal dengan menghadirkan narasumber dari pihak akademisi, DPR Papua agar kami melihat strategi kedepan di DOB ini,” katanya.
Katanya, mesti ada perkembangan pada semua sektor di provinsi baru yang ada di Tanah Papua. Untuk itu, tindaklanjut dari seminar tersebut, BEM Uncen berkomitmen beraudiensi dengan majelis rakyat Papua MRP dan DPR Papua
“Dari seminar ini, saya menyimpulkan bahwa selama otonomi khusus berjalan hingga pada pelaksanaan di lapangan, tidak terlihat pemimpin yang non kompromi, melindungi dan mensejahterakan masyarakat, bukan justru masuk merusak sistem,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Uncen Dr. Septianus Saa berharap mahasiswa yang mengikuti seminar dapat membawa perubahan di daerahnya masing-masing.
“Yang terpenting, agar mereka menyampaikan pandangannya dalam seminar itu. Sebab ini juga perluasan wawasan mereka, bagimana memahami itu hanya orang-orang yang berlatih, jadi bangun diri tidak melalui seminar itu, tetapi terus belajar kapan dan dimanapun mereka,” kata Septinus Saa. (*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua




Discussion about this post