Sarmi, Jubi – Jumlah pemilih menyusut pada Pilkada 2024 di Sarmi. Jumlahnya berkurang hingga sekitar 2.200 orang jika dibandingkan dengan Pemilu 2024.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sarmi Haris Edverson Karubaba mengatakan jumlah pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Sarmi pada Pemilu 2024 ialah sebanyak 30.329 orang. Pada DPT Pilkada 2024, jumlah pemilihnya berkurang menjadi 28.126 orang.
“Ada beberapa faktor [penyebab] berkurangnya pemilih di Sarmi. Ada karena sudah pindah ke daerah lain, dan meninggal,” kata Haris Karubaba, Minggu malam (22/9/2024).
Tempat pemungutan suara (TPS) di Sarmi juga berkurang pada Pilkada 2024. Beberapa TPS digabung karena menyesuaikan ketentuan maksimal jumlah pemilih pada Pilkada 2024.
Saat Pemilu 2024, ada 149 TPS di Sarmi. Jumlahnya berkurang sebanyak 36 sehingga menjadi 113 TPS pada Pilkada 2024.
“Saat pemilu, setiap TPS [maksimal digunakan untuk] 300 pemilih. Saat pilkada, [maksimal untuk] 600 pemilih,” ujar Karubaba.
TPS di Sarmi tersebar di 88 kampung. KPU Sarmi mempertimbangkan kondisi geografis dan akses masyarakat setempat dalam penggabungan TPS pada Pilkada 2024.
“Ada 10 TPS terjauh, yakni di Distrik Apapawer. Pengedropan logistiknya harus pakai helikopter. [Pengedropan] lewat jalur sungai sebenarnya bisa, tetapi waktu [tempuhnya] lama,” kata Karubaba. (*)




Discussion about this post