• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Penghasilan pedagang Pasar Pharaa Sentani merosot, keluhkan ‘pasar dadakan’

Pedagang: Setelah Covid-19 sangat susah mengembalikan modal, meski Rp500 ribu saja

July 14, 2024
in Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Engel Wally - Editor: Syofiardi
Pedagang

Pedagang sayur bergerak di Sentani dengan menggunakan mobil pikap. – Jubi/Engel Wally

0
SHARES
129
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sentani, Jubi – Sejumlah pedagang di pasar lama dan juga Pasar Pharaa Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura mengeluhkan hasil penjualan mereka setiap hari yang kian menurun. Hal ini berbanding terbalik dengan dua atau tiga tahun lalu.

Ina Mehue, 36 tahun, pedagang di Pasar Pharaa, mengaku kesal karena jualannya banyak tidak laku dibandingkan sebelumnya.

Ibu dua anak ini setiap hari berjualan sayur-mayur, sagu, dan ubi-ubian, serta bahan-bahan dapur seperti bumbu, cabai, bawang, dan tomat.

Pedagang

“Sayur-mayur seperti kangkung, bayam, dan sawi harus dipesan di sejumlah petani dan tengkulak, termasuk bahan-bahan dapur seperti bawang, tomat, dan cabai,” katanya, Sabtu (13/7/2024).

Menurutnya, jumlah pembeli setahun setelah Covid-19 mulai menurun. Barang jualan yang biasa banyak terjual sejak pagi, lalu tidak banyak lagi. Bahkan sampai batas hari penjualan pada sore hari tidak banyak yang terjual.

Sayuran, kata Ina, ada stok yang terbatas, seperti sayur sawi, bayam, dan kangkung cabut. Sayur seperti ini harus habis terjual karena sekali panen.

BERITATERKAIT

Wamenpar dijadwalkan Buka Festival Danau Sentani XV

376 atlet ikut juraan renang Pangdam Cenderawasih

Trotoar jadi tempat jualan, sampah menumpuk di kawasan Pasar Lama

Kasus malaria di Kabupaten Jayapura tertinggi kedua secara nasional

“Sekali pesan bisa sampai 50 ikat yang besar, lalu dibagi-bagi lagi menjadi dua bagian untuk semua jenis sayuran, sementara bahan dapur atau bumbu dibeli per kilogram untuk dijual kembali,” katanya.

Pendapatan setiap hari, lanjut Mehue, sebelum Covid-19 dan sesudah Covid-19 sangat jauh berbeda. Sebelum Covid-19 setiap hari ia bisa memperoleh Rp500 ribu hingga Rp700 ribu. Namun setelah Covid-19 sangat susah mengembalikan modal, meski Rp500 ribu saja.

Pedagang
Pedagang di Pasar Pharaa Sentani menunggu pembeli. – Jubi/Engel Wally

Ditambah, katanya, dengan kondisi Pasar Pharaa yang minim perhatian dari pemerintah, serta banyak pedagang dan pasar yang berjualan di luar pasar utama.

“Bahan jualan yang sama, setiap pagi ada pedagang dengan menggunakan mobil dan motor yang masuk ke perumahan warga untuk berjualan. Akhirnya pasar yang besar ini jadi sunyi pembeli, pendapatan kita jadi menurun drastis,” ujarnya.

Hal senada juga dirasakan Merry Yoku, pedagang yang berjualan di Pasar Lama Sentani. Padahal lokasi pasarnya tepat di pinggir jalan raya.

Menurutnya, belakangan ini banyak ‘pasar dadakan’ yang muncul di pertigaan hingga pinggir jalan raya.

“Setiap pagi para pedagang yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat, biasanya membeli bahan jualan juga di pasar lama, lalu pergi berjualan ke kompleks perumahan warga yang jauh dari pasar,”

Pedagang
Pedagang di pasar lama Sentani melayani pembeli. – Jubi/Engel Wally

ujarnya.

Mery mengaku bahan dagangan sayuran seperti cabai dan tomat sudah jarang dijualnya karena selalu tidak habis. Ia hanya menjual bawang putih dan bawang merah, itupun dibelinya dalam jumlah sedikit.

“Setiap toko atau kios di Sentani sudah menjual bahan natura seperti yang kami jual saat ini, yaitu sayur-mayur, ubi, rempah-rempah, dan bumbu dapur, tahu hingga ikan mentah. Pembeli lebih memilih ke toko atau kios yang berjualan natura termasuk pedagang bergerak,” katanya.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jayapura mencatat jumlah penduduk di wilayah Distrik Sentani 71.174 jiwa. Sedangkan pertumbuhan ekonomi melalui penjualan dan perdagangan dengan toko dan kios sebanyak 330 unit, warung makan 114 unit, dan pasar permanen 1 unit. Kemudian pasar semi permanen 2 unit dan pasar tanpa bangunan (dadakan) tersebar di 5 titik atau tempat.

Kepala Pasar Pharaa Sentani Keliopas Mehue mengatakan jumlah pedagang di Pasar Pharaa pada 2023 sebanyak 700 pedagang.

Mereka terbagi dalam beberapa kelompok. Ada kelompok pedagang musiman yang saat awal paling dominan, namun saat ini hanya tinggal 200-an pedagang. Kemudian pedagang kelontong dan barang produksi yang menempati lantai atas dan sebagian di lantai bawah dengan menambah los mereka masing-masing. Dua kelompok ini berjumlah 200-an di lantai atas dan 200-an di lantai dasar.

Pedagang
Kepala Pasar Pharaa Sentani Keliopas Mehue. – Jubi/Engel Wally

“Soal pembeli yang ke Pasar Pharaa, akhir-akhir ini mulai berkurang. Data kami pada tiga tahun lalu, pengunjung pasar bisa sampai 700 hingga 800 orang per hari. Sedangkan hari libur mencapai 1.000 orang,” katanya.

Menurutnya, jumlah pengunjung berkurang karena sudah banyak pedagang yang membuka lapak-lapak jualan di sepanjang pertokoan di Sentani dan juga ada pasar dadakan.

“Secara kasar bisa dihitung dari jumlah blok karcis parkir kendaraan, per satu kendaraan. Misalnya blok karcis mobil setiap hari ada 5 blok (1 blok karcis =100 lembar) dan blok karcis motor setiap hari 7 blok. Sore hari petugas parkir bawa kembali 3 blok karcis mobil dan 2 blok karcis motor,” ujarnya.

Pedagang
Pedagang sayur bergerak di Sentani dengan menggunakan sepeda motor. – Jubi/Engel Wally

Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura mencatat ada 83 pedagang mobile dari Kota Jayapura yang menggunakan roda empat maupun roda dua untuk berdagang di wilayah kota Sentani. Sedangkan di kota Sentani ada 13 pedagang yang beroperasi secara bergerak, baik roda dua maupun roda empat. (*)

Tags: Dampak Covid-19Kabupaten JayapuraPasar Pharaa Sentanipasar rakyatPenghasilan Pedagang
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Bupati Jayapura, Dr.Yunus Wonda, SH.MH saat diwawancarai wartawan di lokasi FDS-XV Pantai Kalkote, distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua pada Rabu (2/9/2026).-Jubi/Silpester Kasipka

Wamenpar dijadwalkan Buka Festival Danau Sentani XV

September 2, 2026
Kejuaraan Renang Pangdam XVII/Cenderawasih

376 atlet ikut juraan renang Pangdam Cenderawasih

June 15, 2026

Trotoar jadi tempat jualan, sampah menumpuk di kawasan Pasar Lama

June 11, 2026

Kasus malaria di Kabupaten Jayapura tertinggi kedua secara nasional

May 18, 2026

DPMPTSP dan Bank Mandiri berkolaborasi tingkatkan kualitas pelayanan publik

May 13, 2026

Banyak program di Kemtuk tidak dikoordinasikan dengan pemerintah distrik

May 8, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster
24 October 2026
Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster

Jayapura, Jubi – Amnesty International has called on the government to stop suppressing protest over forest and land fires and [...]

Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands
24 October 2026
Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands

Jayapura, Jubi – Residents of Mulima village in Libarek district, Jayawijaya regency, Papua Highlands, have condemned suspected arson after a [...]

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Rencana Tambang dan hak masyarakat adat

Rencana tambang oleh ANTAM, hak masyarakat adat dan pertambangan rakyat di Papua Tengah

October 25, 2026
Pemprov Papua Tengah berkolaborasi dengan Unhas

Pemprov Papua Tengah berkolaborasi dengan Unhas memperkuat pemenuhan dokter spesialis

October 25, 2026
Evaluasi aparat keamanan di Nduga

Pemerintah didesak mengevaluasi keberadaan aparat keamanan non organik di Nduga

October 25, 2026
Greenpeace luncurkan buku

Greenpeace luncurkan buku anak tentang hutan, laut, dan menjaga alam

October 25, 2026
Penembakan tiga warga Nduga

Masyarakat Nduga desak negara bertanggung jawab atas penembakan tiga warga sipil

October 25, 2026
Bintang Kejora di nisa Filep Karma

Motif Bintang Kejora di nisan Filep Karma ditimpa cat Merah Putih

October 24, 2026
Kunang-kunang dan hilangnya habitat

Kunang-kunang dan hilangnya habitat akibat alih fungsi lahan

October 24, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Protes Karhutla dan bencana nasional

Hentikan pembungkaman protes Karhutla dan tetapkan status bencana nasional

October 24, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Berkas perzinaan komisioner KPU

Berkas dugaan perzinaan komisioner KPU Papua Barat telah P21

October 24, 2026
Kelompok gereja Pasifik

Kelompok gereja Pasifik menyerukan peninjauan peran Israel di PIF

October 24, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
Rencana Tambang dan hak masyarakat adat

Rencana tambang oleh ANTAM, hak masyarakat adat dan pertambangan rakyat di Papua Tengah

0
Pemprov Papua Tengah berkolaborasi dengan Unhas

Pemprov Papua Tengah berkolaborasi dengan Unhas memperkuat pemenuhan dokter spesialis

0
Evaluasi aparat keamanan di Nduga

Pemerintah didesak mengevaluasi keberadaan aparat keamanan non organik di Nduga

0
Greenpeace luncurkan buku

Greenpeace luncurkan buku anak tentang hutan, laut, dan menjaga alam

0
Penembakan tiga warga Nduga

Masyarakat Nduga desak negara bertanggung jawab atas penembakan tiga warga sipil

0
Bintang Kejora di nisa Filep Karma

Motif Bintang Kejora di nisan Filep Karma ditimpa cat Merah Putih

0
Kunang-kunang dan hilangnya habitat

Kunang-kunang dan hilangnya habitat akibat alih fungsi lahan

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara