Manokwari, Jubi – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan menyatakan komitmennya mendukung peringatan satu abad pendidikan modern di Tanah Papua atau satu abad tanah peradaban orang Papua, di Kabupaten Teluk Wondama pada Oktober 2025.
“Iya [peringatan] satu abad [tanah peradaban] di Teluk Wondama tepat 25 Oktober 2025. Kemarin pak bupati [Teluk Wondama] meminta dukungan dari Pemerintah Papua Barat. Kami punya tanggung jawab untuk harus mensukseskan,” kata Dominggus Mandacan di Manokwari, Senin (26/5/2025).
Menurut Mandacan, Pemerintah Provinsi atau Pemprov Papua Barat tetap mendukung peringatan satu abad tanah peradaban di Teluk Wondama sesuai kemampuan anggaran pemprov, meski kini ada efisiensi anggaran.
“Tentu ada pergeseran [anggaran] yang kita akan gunakan untuk membantu Pemda Teluk Wondama, agar bisa dilaksanakan perayaan satu abad,” ujarnya.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Katanya, saat peringatan satu abad mendatang tamu yang hadir bukan hanya.pihak gereja di Tanah Papua, juga dari luar Tanah Papua dan pemerintah pusat.
“Iya, tamu dari pusat pasti ada. Ini momen bagi satu Tanah Papua. Dimulai dari batu peradaban di Miei sana. [Dari situ] dimulai pendidikan bagi Tanah Papua. Terutama dari lembaga-lembaga keagamaan seperti gereja pasti akan datang [saat momen satu abad],” ucapnya.
Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Teluk Wondama kini mempersiapkan peringatan satu abad awal mula pendidikan modern pertama masuk di Miei, Distrik Wasior, Teluk Wondama.
Bupati Teluk Wondama, Elisa Auri memperkirakan peringatan akan dihadiri 15.000 hingga 20.000 orang dari berbagai daerah di Tanah Papua maupun luar Tanah Papua.
“Kita menyiapkan rumah-rumah warga dan kemarin saat raker (rapat kerja) bupati, pak gubernur [menyatakan] akan membantu memfasilitasi, agar kapal putih milik Pelni berlabuh di Wasior saat perayaan,” kata Elisa Auri.
Bupati meminta seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah atau OPD di Kabupaten Teluk Wondama, tidak keluar daerah, agar dapat terlibat persiapan peringatan satu abad tanah peradaban.
Persiapan tak hanya dilakukan ditingkat kabupaten. Warga diberbagai kampung, juga antusias menyambut momentum tersebut.
“Kami khususnya, Jemaat GKI Siloam Yopmeos sudah mulai menyiapkan dengan membuat sasi sejak awal, agar beberapa hari sebelum peringatan kita buka sasi dan hasil hasil laut disumbangkan demi perayaan satu abad,” kata Kepala Kampung Yopmeos, Eliezer Ayomi, Senin (26/5/2025).
Ayomi menyebut, momentum tersebut merupakan hal yang dinanti semua orang di Tanah Papua, terutama warga di Teluk Wondama, tak terkecuali di Kampung Yopmeos.
“[Peringatan] satu abad Teluk Wondama sebagai negeri peradaban ini merupakan momen penting,” ujarnya. (*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua




Discussion about this post