Sorong, Jubi – Ikatan Keluarga Mahasiswa Sorong Selatan atau Ikmasos Manokwari mendesak Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan memastikan hak kepemilikan atas asrama yang mereka tempati. Akibat ketidakjelasan tersebut, para penghuni asrama kesulitan mengakses layanan air bersih dan listrik.
Ketua Ikmasos Manokwari Hendrik Wagarefe mengatakan mereka telah dua kali membicarakan perihal itu kepada pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sorong Selatan. Namun, hampir dua tahun berlalu belum juga ada tindak lanjutnya.
“Saat audiensi pada 2022 dan 2023, kami meminta Pemkab Sorong Selatan mengomunikasikan [permasalahan itu] dengan Pemkab Manokwari. Kami harap masalah sertifikat ini segera diselesaikan sehingga asrama dapat memiliki fasilitas air bersih [leding] dan listrik,” kata Wagarefe, yang juga penghuni asrama, Jumat (19/7/2024).
Asrama Mahasiswa Sorong Selatan berada di Kelurahan Amban, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari. Gedungnya dibangun Pemkab Sorong Selatan di lahan milik Pemkab Manokwari.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Pemondokan mahasiswa tersebut tidak memiliki sarana air bersih memadai sehingga para penghuni mengandalkan dari tampungan air hujan. Mahasiswa juga harus membayar sendiri kebutuhan listrik mereka, yang seharusnya ditanggung Pemkab Sorong Selatan.
“Listrik juga sering padam sehingga kami kesulitan saat belajar. Jadi, sertifikat [asrama] itu sangat penting agar kami dapat menikmati fasilitas air bersih [leding] dan listrik sehingga bisa mengerjakan tugas perkuliahan dengan lancar,” kata Marten Srekletfat, penghuni Asrama Mahasiswa Sorong Selatan di Manokwari.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Sorong Selatan Riyan Eko mengaku mereka telah berupaya mengomunikasikan permasalahan aset tersebut kepada pihak Pemkab Manokwari. Namun, belum berhasil.
“Kami mengajukan audiensi pada tahun lalu, tetapi belum mendapat kepastian dari Bupati Manokwari. Sampai hari ini, kami masih menunggu kepastian itu guna mencari jalan keluar mengenai [kepemilikan] lokasi Asrama Mahasiswa Sorong Selatan di Manokwari,” kata Riyan mengonfimasi kepada Jubi.id melalui pesan instan seluler. (*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua


















Discussion about this post