• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Animha

TPNPB klaim bertanggung jawab terhadap penembakan pesawat di Korowai

February 12, 2026
in Animha
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Arjuna Pademme
TPNPB

Pesawat yang ditertembak di Bandara Korowai Batu, Kampung Danowage, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan pada Rabu (11/2/2026) - IST

0
SHARES
567
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Nabire, Jubi – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau TPNPB mengklaim bertanggungjawab terhadap penembakan pesawat komersil jenis Caravan dengan nomor resistrasi PKS-NR, milik maskapai penerbangan Smart Air di Bandara Korowai Batu, Kampung Danowage, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026).

Komandan operasi TPNPB Wilayah Pertahanan XVI Yahukimo, Mayor Kopitua Heluka menyatakan pihaknya yang bertanggung jawab dalam insiden penembakan yang menewaskan pilot, Kapten Egon Erawan dan kopilot, Kapten Bas Koro itu.

Kopitua Heluka mengingatkan aparat keamanan untuk tidak salah tangkap saat mengejar pelaku. Katanya, aparat keamanan jangan menangkap warga sipil yang tak bersalah.

“Jangan salah tangkap atau salah serang terhadap warga sipil. Kalau mau cari, cari pasukan TPNPB. Pelakunya kami. Kalau mau cari saya, saya ada ini. Saya siap tanggung jawab,” kata Kopitua Heluka dalam rekaman video yang diterim Jubi, Kamis (12/2/2026).

Menurut Heluka, ia telah memerintahkan untuk menembak siapapun warga non Papua yang diduga menjadi informan atau mata-mata aparat keamanan.

“Hari ini [Rabu, 11 Februari 2026] kami tembak pilot, dan tembak pesawat. Itu perintah saya. Kami TPNPB tujuan jelaskan, tidak minta pembangunan, tidak minta jalan, tidak minta uang dan lain-lain. Kami murni minta pengakuan kepada Presiden kolonial Indonesia yaitu Prabowo Subianto. Itu tuntutan kami. Kalau ko masih kepala batu, kami lawan sampai Papua merdeka,” ujarnya.

Katanya, pihaknya juga telah menyampaikan kepada warga Yahukimo baik asli Papua maupun non Papua untuk meninggalkan wilayah itu, karena daerah tersebut sudah masuk daerah medan perang.

BERITATERKAIT

TPNPB Kodap Ndugama pelaku penembakan di jalan trans Wamena-Ndugama

TPNPB Kodap Ndugama bertanggung jawab terhadap penembakan ASN di Jayawijaya

TPNPB Kodap Yahukimo umumkan duka nasional setelah empat anggotnya tewas

Markas TPNPB di Puncak Jaya diserang militer Indonesia

“Masalah [penembakan] pilot hari ini, silahkan cari saya. Saya siap bertanggungjawab,” ucapnya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi
Juru Bicara TPNPB, Sebby Sambom juga menyatakan, penembakan itu dilakukan oleh pasukan TPNPB wilayah pertahanan XVI Yahukimo dari Batalyon Kanibal.

“Panglima TPNPB Wilayah Pertahanan XVI Yahukimo  Bridjen Elkius Kobak dan Komandan Operasi Mayor, Kopitua Heluka bertanggungjawab atas peristiwa ini,” tulis Sebby Sambom dalam siaran pers tertulisnya, Kamis (12/02/2026).

Menurut Sambom, aksi itu dilakukan pasukan TPNPB, sebab pesawat milik perusahaan penerbangan tersebut sering mengangkut pasukan keamanan Indonesia di Tanah Papua.

“Hal ini [dilakukan] pasukan TPNPB, karena pilot-pilot dari perusahaan penerbangan ini tidak mengindahkan peringatan yang selalu keluarkan oleh manajemen markas pusat Komnas TPNPB, juga pilot-pilot ini merupakan agen intelijen militer dan polisi Indonesia,” ujar Sebby Sambom.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Polisi Faizal Ramadhani mengatakan, saat ini Satgas masih melakukan konsolidasi kekuatan untuk merespons situasi di lapangan.

“Sore ini kami sudah menerbangkan pasukan ke Boven Digoel. Harapannya kami bisa menilai situasi di lokasi dan menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan evakuasi, berdasarkan penilaian kondisi yang ada,” kata Brigjen Faizal melalui rilis yang diterima Jubi, Kamis (12/2/2026).

Faizal Ramadhani mengatakan, pasukan yang diberangkatkan merupakan pergeseran personel dari luar Papua sebagai bagian dari penguatan pengamanan dan penyelidikan.

Terkait pelaku penembakan, Faizal menegaskan bahwa identitas maupun kelompok pelaku masih dalam proses penyelidikan.

“Untuk sementara yang bisa kami pastikan ada dua korban. Untuk yang lainnya masih kami dalami. Situasi terakhir, kami terus berupaya berkomunikasi dan memonitor kondisi masyarakat di sekitar lokasi,” ucapnya.

Pesawat yang ditembak itu berangkat dari Bandara Tanah Merah pukul 10.35 WIT, dengan membawa 12 penumpang dewasa dan satu bayi.

Pesawat ditembaki dari arah hutan samping bandara, saat mendarat. Aksi itu menewaskan pilot dan kopilot, sementara 13 penumpang berhasil selamat. (*)

Continue Reading
Tags: Bandara Korowai BatuKabupaten Boven DigoelPenembakan Pesawatpesawat Smart AirTPNPB
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Penembakan sopir oleh TPNPB di Wamena

TPNPB Kodap Ndugama pelaku penembakan di jalan trans Wamena-Ndugama

September 16, 2026
Penembakan ASN di Jayawijaya

TPNPB Kodap Ndugama bertanggung jawab terhadap penembakan ASN di Jayawijaya

September 10, 2026
TPNPB

TPNPB Kodap Yahukimo umumkan duka nasional setelah empat anggotnya tewas

September 3, 2026

Markas TPNPB di Puncak Jaya diserang militer Indonesia

August 20, 2026

KNPB dan TPNPB nyatakan sikap politik menolak Perjanjian New York

August 15, 2026

Konflik semakin mendalam: Pengungsi massal terjadi di Papua Pegunungan

August 5, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara