Jayapura, Jubi – Pengurus Provinsi (Pengprov) cabang olahraga paralayang Papua menargetkan minimal tiga medali emas pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.
Target tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan Gubernur Papua Matius D. Fakhiri terkait persiapan pembinaan atlet menuju pesta olahraga nasional tersebut di Kota Jayapura, Kamis (12/3/2026).
Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Paralayang Papua, Marta Ardilaga mengatakan pihaknya mulai mematangkan sejumlah persiapan, mulai dari pembinaan atlet, penyediaan lokasi latihan, hingga jadwal latihan dan target prestasi.
“Pertemuan kami hari ini membahas persiapan menuju PON 2028, terutama terkait atlet, tempat latihan, jadwal latihan, dan target yang ingin dicapai,” katanya.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Ia menjelaskan, pada cabang olahraga paralayang terdapat 12 nomor yang dipertandingkan dengan total 12 medali emas yang diperebutkan. Dari jumlah tersebut, Papua menargetkan minimal tiga medali emas.
“Untuk cabang paralayang ada 12 medali emas yang diperebutkan. Target kami minimal tiga medali emas,” ujarnya.
Marta mengungkapkan, pada penyelenggaraan PON sebelumnya, Papua hanya mampu meraih satu medali sehingga pembinaan atlet akan diperkuat agar hasil yang dicapai pada PON mendatang lebih maksimal.
“Tahun lalu kami hanya mendapatkan satu medali. Karena itu persiapan kali ini harus lebih baik agar target emas bisa tercapai,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa kondisi cuaca sempat menjadi kendala pada pertandingan sebelumnya, sehingga pengalaman tersebut menjadi evaluasi penting dalam mempersiapkan atlet ke depan.
“Pada pertandingan di Aceh kemarin banyak kendala cuaca. Ke depan kami berharap dengan persiapan lebih matang, target emas bisa diraih,” jelasnya.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Papua disebut memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan olahraga paralayang di daerah.
“Pak Gubernur sangat mendukung. Beliau juga mendorong agar disiapkan tempat dan peralatan untuk pembinaan atlet paralayang,” kata Marta.
Ia berharap dukungan pemerintah daerah dapat membantu pengembangan atlet sehingga Papua mampu bersaing di tingkat nasional.
“Harapan kami atlet-atlet paralayang yang kami bina dapat berkembang dengan baik. Selain itu tersedia tempat latihan dan peralatan yang memadai untuk persiapan menuju PON,” ujarnya. (*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua




Discussion about this post