• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Pemilu

Teman tuli Kota Cirebon menyuarakan kesetaraan lewat Pemilu 2024

February 5, 2024
in Pemilu, Nusa
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: Antara - Editor: Jean
Kota Cirebon

Puluhan pekerja berada di gudang logistik KPU Kota Cirebon, Jawa Barat, Senin (15/1/2024), untuk menyelesaikan tahap sortir dan lipat surat suara. -Antara/Fathnur Rohman

0
SHARES
294
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Cirebon, Jubi – Melodi musik “tarling” yang menggema di gudang logistik Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kota Cirebon, Jawa Barat, medio Januari lalu, membakar semangat puluhan pekerja untuk segera menuntaskan proses sortir dan lipat lebih dari 1,2 juta lembar surat suara. Tembang khas Cirebon itu mengalun dan sukses mengusir kejenuhan para pekerja yang tanpa lelah memilah setiap lembar surat suara menggunakan alat sederhana.

Dari pagi hingga sore, gudang seluas 1.200 meter persegi ini tidak pernah sepi. Supaya bisa mendapatkan upah Rp100 ribu dengan menyelesaikan 500 lembar per hari, kelompok pekerja selalu bergegas melibas tumpukan surat suara di depannya.

Petugas gabungan dari KPU hingga kepolisian pun turut hadir, untuk memastikan tahapan sortir dan lipat surat suara ini berjalan sesuai aturan.

Namun di tengah hiruk-pikuk tersebut, sosok perempuan bernama Hafizha Felicia (22 tahun) berhasil mencuri perhatian dengan keunikan yang membedakannya.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Meski diam membisu, senyum kecil tergurat pada wajahnya. Dia tampak begitu teliti dan tidak tergesa-gesa saat memeriksa kemudian melipat ribuan surat suara yang dipakai pada Pemilu 2024 nanti.

Rupanya, bagi Felicia, kesibukan di gudang logistik itu tak sekadar mencari cuan tambahan, melainkan menjadi kegiatan menyenangkan dengan tawa riang yang meleburkan semua batasan.

Dia bisa merasakan bagaimana diperlakukan setara dan diterima, tanpa adanya stigma yang kerap menghantuinya.

BERITATERKAIT

KYRI awasi sidang tindak pidana pemilu di Tanah Papua

KPU Kabupaten Jayapura gelar FGD evaluasi penyelenggaraan pemilihan umum 2024

Persatuan Rugbi Fiji harus pastikan perlindungan hubungan sejenis

Pemantau pemilu sambangi KPU dan Bawaslu Manokwari

“Saya senang dan bisa diterima baik di sini,” kata Felicia saat berbincang dengan  menggunakan bahasa isyarat.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi
Kota Cirebon
Hafizha Felicia (kiri) dan Tarjono (kanan) melakukan interaksi menggunakan bahasa isyarat di sela-sela tugas mereka saat berada di gudang logistik KPU Kota Cirebon, Jawa Barat pada Senin (15/1/2024). – Antara/Fathnur Rohman

Felicia merupakan salah seorang dari 163 orang pekerja yang direkrut KPU Kota Cirebon, untuk membantu menuntaskan tahap sortir dan lipat surat suara dengan batas waktu selama 10 hari.

Mayoritas para pekerja berasal dari warga lokal berusia 17-60 tahun, termasuk Felicia bersama delapan orang rekannya yang menyandang status tunarungu dan tunawicara atau teman tuli.

Tugas yang diberikan KPU Kota Cirebon dianggapnya bukan sebagai beban, melainkan kesempatan langka untuk bisa bercengkerama dengan para pekerja lainnya.

Selama beraktivitas di lokasi ini, dia tidak pernah mengalami diskriminasi atau dilihat berbeda dengan pandangan negatif.

Sebaliknya, Felicia melihat para pekerja tidak canggung untuk berinteraksi hingga bertegur sapa dengannya. Walaupun komunikasi yang dilakukan memakai bahasa tanpa suara.

Selain itu, dia ingin membuktikan teman tuli sepertinya dapat berpartisipasi aktif mengerjakan berbagai tugas yang diberikan. Apalagi pekerjaannya kali ini berkaitan dengan pesta demokrasi.

Kendati hanya sebatas menyortir dan melipat surat suara, hal tersebut dapat memicu kesadaran bersama bahwa teman tuli dan difabel lainnya harus dianggap sebagai warga negara dengan hak yang sama, tak terkecuali dalam konteks pemilu.

“Saya merasa tugas ini bukan menjadi beban, melainkan kesempatan karena sudah diberi ruang untuk terlibat dalam proses pemilu,” ungkapnya masih dalam bahasa isyarat.

Berkat jerih payah teman tuli dan kekompakan seluruh pekerja lainnya, tahap sortir dan lipat surat suara di Kota Cirebon akhirnya dirampungkan hanya 2 hari atau lebih cepat 9 hari dari target waktu yang ditetapkan.

Suara sunyi teman tuli

Partisipasi Felicia bersama delapan rekannya dalam sebuah tahapan pemilu menjadi langkah awal untuk mewujudkan terciptanya demokrasi yang inklusif.

Terlebih, dia merupakan ketua dari Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) di Kota Cirebon, sebuah organisasi yang menjadi wadah bagi teman tuli untuk bersuara demi mendapatkan kesetaraan.

Tidak hanya bergerak melalui wadah organisasi, Felicia juga menaruh harapan besar agar nasib dan hak-hak teman difabel menjadi lebih baik setelah terlaksananya pesta demokrasi.

Hal senada disampaikan Tarjono, rekan sekaligus juru bahasa isyarat, yang mendampingi Felicia dan teman tuli lainnya saat berada di gudang logistik KPU Kota Cirebon.

Dari sudut pandang Tarjono, suara sunyi teman tuli di Kota Cirebon perlu didengar, diberikan ruang, dan diterima setara oleh semua pihak.

Dia menilai keputusan KPU Kota Cirebon yang menggandeng penyandang disabilitas, khususnya para teman tuli, sangat tepat.

Selain terfasilitasi untuk mendapatkan upah layak dari sortir dan lipat surat suara, teman tuli dapat merasakan kebersamaan tanpa adanya diskriminasi.
Dampak positifnya, rasa percaya diri teman tuli meningkat dan mereka tidak malu lagi dalam berinteraksi maupun berkenalan dengan orang baru.

“Daripada menganggur di rumah. Mereka mau diajak sama KPU. Bekerja dari pagi sampai sore, mereka justru semangat dan tidak ada beban,” ujarnya.

Kota Cirebon
Sejumlah warga mengikuti proses simulasi pemungutan dan penghitungan suara di salah satu TPS di Kota Cirebon, Jawa Barat pada Senin (29/1/2024). – Antara/Fathnur Rohman

Sebenarnya kendala komunikasi verbal yang sering ditemui ketika berinteraksi dengan teman tuli itu dapat disiasati. Contohnya dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi atau belajar bahasa isyarat.

Bahasa isyarat menjadi jembatan penting untuk memahami semua hal terkait teman tuli. Berkat keyakinan ini pula, Tarjono mempelajarinya.

Walau tekun belajar, dia mengakui untuk memahami berbagai simbol gerakan dalam bahasa isyarat memerlukan waktu dan kesabaran yang tidak sebentar.

“Menurut saya belajar bahasa isyarat itu penting. Teman-teman tuli diajak secara bahasa verbal tidak bisa. Mungkin pengucapan ada yang bisa. Tidak semua verbal. Budaya mereka itu isyarat,” tuturnya.

Terlepas dari hal tersebut, dia menyatakan proses pemungutan suara yang tinggal menghitung hari lagi itu diharapkan dapat berjalan aman dan damai tanpa adanya kecurangan.

Baik Felicia, Tarjono, dan teman difabel lainnya mendorong KPU Kota Cirebon agar menyediakan tempat pemungutan suara (TPS) yang lebih ramah dan mendukung bagi teman-teman disabilitas ketika menyalurkan hak suara.

Pemilu ramah disabilitas

Melalui proses pemilu, masyarakat juga menjadi lebih sadar akan hak-hak teman tuli. Hal ini dapat mencakup aksesibilitas fasilitas umum, pendidikan khusus, dan pekerjaan yang mendukung.

Pemilu memberikan kesempatan inklusi bagi semua warga negara, termasuk teman tuli dan difabel. Hak pilih mereka harus dihormati serta dilindungi untuk tetap menyalurkan aspirasi.

KPU sendiri menjamin sebanyak 220 orang pemilih difabel di Kota Cirebon dapat menyalurkan hak suara, dengan disediakan TPS yang mudah diakses dan ramah penyandang disabilitas.

Ketua KPU Kota Cirebon Mardeko menerangkan untuk menghadirkan pelaksanaan pemilu yang pro-inklusi, pihaknya menerjunkan petugas untuk mendampingi difabel pemilih saat pemungutan suara.

Para pendamping bisa berasal dari pihak keluarga maupun petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), yang telah menyatakan diri bersedia menemani pemilih.

Selanjutnya, KPU juga telah menyiapkan surat suara khusus untuk jenis pemilihan presiden dan wakil presiden serta surat suara pemilihan anggota DPD RI yang bisa dicoblos oleh pemilih tunanetra dengan fasilitas huruf Braille.

Akan tetapi tidak semua surat suara, hanya pilpres dan DPD RI. Surat suara itu bisa dibaca oleh pemilih tunanetra.

Secara keseluruhan pada hari pencoblosan 14 Februari 2024, daftar pemilih tetap (DPT) di Kota Cirebon tercatat sebanyak 252.385 orang yang akan menyalurkan hak suara di 1.026 lokasi TPS.

KPU sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Cirebon dan beberapa instansi lain untuk memastikan pelaksanaan pemilu berjalan aman dan damai.

Pemkot Cirebon sejak awal berkomitmen mengawal kesiapan pendistribusian logistik pemilu, terutama antisipasi terhadap kemungkinan dampak bencana atau lainnya.

Pada akhirnya, Pemilu 2024 di Kota Cirebon bukan sebatas arena pesta demokrasi biasa. Ini adalah panggung di mana keberagaman tidak hanya diakui, tetapi dihargai dan dirayakan.

Suara bisu teman-teman tuli menjadi lantunan melodi kebersamaan yang mengetuk nurani para pemangku kepentingan, untuk lebih memperhatikan hak-hak disabilitas dalam mewujudkan arti sebenarnya dari kesetaraan. (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: kesetaraanKota Cirebonmenyuarakanmenyuarakan kesetaraan lewat Pemilu 2024Pemilu 2024teman tuli
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

CPO

Pemblokiran Kapal MT Westama Bermuatan CPO di Pelabuhan Dumai 2007 dan Nasib Hutan Sumatera

December 14, 2025
MuBi

33 wartawan dari Papua dibekali pemahaman peran Bank Indonesia lewat kunjungan ke MuBI dan Peruri

October 10, 2025

Konsolidasi perempuan pemimpin masyarakat adat Nusantara penjaga identitas budaya Kampung

August 8, 2025

Kongres Persatuan PWI 2025 siap digelar, syarat ketum dan DPT ditetapkan

August 7, 2025

Logistik di TPS 23 Kelurahan Waena tiba jam 08:01 WIT

August 6, 2025

Kongres Persatuan PWI 2025 segera dilaksanakan, SC dan para peserta sudah disepakati

August 5, 2025

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

April 4, 2026
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

April 4, 2026
Mahasiswa

IPMAPAPARA dan mahasiswa Kawanua nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 4, 2026
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

April 4, 2026
Kaledonia Baru

UU Reformasi konstitusi Kaledonia Baru ditolak Majelis Nasional Prancis

April 4, 2026
Tambrauw

Mediasi Komnas HAM–Bupati Tambrauw, 5 DPO penyerangan Bamusbama serahkan diri

April 4, 2026
persipura

Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

April 2, 2026
beasiswa

Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

April 2, 2026
ekskavator

Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

April 1, 2026
Peristiwa Dogiyai

Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 3, 2026
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
gubernur

Ini penjelasan Gubernur Fakhiri terkait pemberhentian petugas kebersihan

March 31, 2026
Gubernur

Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

April 1, 2026
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

0
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

0
Mahasiswa

IPMAPAPARA dan mahasiswa Kawanua nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

0
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

0
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

0
Kaledonia Baru

UU Reformasi konstitusi Kaledonia Baru ditolak Majelis Nasional Prancis

0
Tambrauw

Mediasi Komnas HAM–Bupati Tambrauw, 5 DPO penyerangan Bamusbama serahkan diri

0

Trending

  • persipura

    Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara