Jayapura, Jubi – Fiji tercatat hingga kini tidak memiliki pusat rehabilitasi untuk anak jalanan. Satuan tugas harus dibentuk untuk bekerja sama dengan organisasi berbasis gereja atau keagamaan di Fiji.
Hal ini dikatakan Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial Salote Biukoto kepada www.fijitimes.com.fj yang dikutip jubi.id Jumat (5/7/2024).
Salote Biukoti menyampaikan saat memberikan laporan Kementerian Pemberdayaan Perempuan, Anak, dan Perlindungan Sosial kepada Komite Tetap Sosial mengenai laporan tahunan 2019-2020 dan 2020-2021 pada, Selasa 2/7/2024).
Lebih lanjut dia, mengatakan bahwa satuan tugas telah dibentuk untuk bekerja sama dengan organisasi-organisasi berbasis agama guna mengamankan lokasi untuk mendirikan pusat rehabilitasi bagi anak jalanan.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
“Saat ini kami tengah bekerja sama dengan Gereja Methodist dan Salvation Army untuk melihat apakah kami dapat memperolehnya,” kata Biukoto.
“Berkaitan dengan data statistik anak jalanan, di Lautoka ada 33 anak jalanan, di Suva saat ini ada 11 anak yang hidup penuh di jalanan, dan di Nadi ada lima anak jalanan,”katanya.
“Untuk Nakasi-Nausori, kami masih mengerjakannya,” tambahnya.
“Saat ini, kami baru saja menyelesaikan kegiatan pembuatan profil yang melibatkan lebih dari 15 anak,” katanya.
Ia mengatakan kementeriannya terus mengupayakan anggaran untuk kelompok kerja teknis.
“Dengan alokasi anggaran tahun anggaran 2020-2021, kementerian memiliki ketergantungan tanpa alokasi anggaran. Kami kehilangan alokasi anggaran pada tahun 2020-2021,” katanya.
“Jadi, kementerian bergantung pada mitra untuk menyediakan tempat penampungan, program reintegrasi anak-anak ke keluarga mereka, serta menyediakan tempat penampungan, baik di rumah penampungan anak-anak maupun di keluarga yang menyediakan akomodasi selama pandemi COVID-19 dan pasca-siklon tropis Harold,” tambahnya.(*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua




Discussion about this post